Kematian Resistensi Antibiotik di Indonesia Meningkat

Kamis, 06 Agustus 2015 - 07:25 WIB
Kematian Resistensi...
Kematian Resistensi Antibiotik di Indonesia Meningkat
A A A
JAKARTA - Studi dari Badan Litbang Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang bekerja sama dengan World Health Organisation (WHO) menunjukkan bahwa angka kematian akibat infeksi resistensi atau kekebalan terhadap antimikroba meningkat di Indonesia. Resistensi disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang tidak bijak.

Namun sayangnya, tidak semua orang mengetahui keberadaan kuman resistensi dalam tubuh.

"Kami menghimpun data nasional dari rumah sakit di Indonesia. Jika lihat kasus kematian akibat jantung, stroke, di rumah sakit, jika ditelusuri rekam mediknya sebenarnya ada kuman resisten," papar Ketua Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba (KPRA), dr. Hari Paraton, Sp.OG(K) dalam seminar Cegah Resistensi Antibiotik Demi Selamatkan Manusia di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (5/8/2015).

Permasalahan resistensi antimikroba, telah menjadi permasalahan serius di tingkat global dan menjadi salah satu tantangan terbesar dunia kesehatan.

Dari populasi Thailand yang sejumlah 70 juta, 38 ribu meninggal akibat kuman resistensi. Maka asumsi kematian akibat penyakit resistensi antibiotik di Indonesia kurang lebih 130 ribu per tahun.

"Penanganan resistensi antibiotik di Indonesia memang belum maksimal. Hal ini terjadi karena kurangnya data soal prevalensi kasus penyakit resisten antibiotik di Indonesia," ujar dia.

Hari menjelaskan, antibiotik digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan infeksi kuman dan bakteri, seperti typus dan disentri amuba.

"Kalau penyakit karena infeksi kuman, bakteri, harus pakai antiobiotik seperti tipes, disentri amuba. Tetapi di dunia ini, 70 persen penyakit kan karena virus, biarkan saja menderita panas dingin selama lima hari, paracetamol saja cukup, tidak perlu pakai antibiotik," pungkasnya.
(nfl)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
4 jam yang lalu
Rissa Hipnotis Penonton...
Rissa Hipnotis Penonton Musiczone Okezone di Sarinah, Hipdut Bikin Semua Ikut Bergoyang
5 jam yang lalu
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
5 jam yang lalu
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
5 jam yang lalu
Buka Musiczone, Nastya...
Buka Musiczone, Nastya Sabella Ajak Penonton Nyanyi dan Galau Bersama
6 jam yang lalu
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved