Ada Horor, Komedi, dan Rasa Baper dalam Film Si Manis Jembatan Ancol
Senin, 16 Desember 2019 - 12:20 WIB
Konferensi pers film Si Manis Jembatan Ancol yang dihadiri pemilik MVP Pictures Raam Punjabi (tengah), produser Amrit Punjabi (kanan), sutradara Anggy Umbara (kiri), dan para pemain filmnya. Foto/Rohmatul Hikmah
A
A
A
Pemutaran perdana (gala premiere) film "Si Manis Jembatan Ancol" sudah berlangsung pada Jumat (13/12) malam. Setelah menonton, rasanya campur aduk antara seru, lucu, dan bikin baper.
Film ini bukanlah film pertama tentang legenda hantu jembatan Ancol. Sebelumnya pada tahun 1973 dan 1993, sudah ada film berjudul sama dengan pemeran Lenny Marlina dan Diah Permatasari.
Nah, akhir tahun ini, "Si Manis Jembatan Ancol" datang lagi dengan cerita yang agak berbeda dengan dua film sebelumnya.
Menurut sutradara Anggy Umbara, film ini masih akan bercerita tentang drama kisah cinta, tapi dengan bumbu balas dendam. Yang balas dendam tentu saja Maryam (Indah Permatasari), yang mati dibunuh suaminya sendiri, Roy (Arifin Putra). Hantu Maryam pun bergentayangan untuk membalas perbuatan orang-orang yang jahat padanya.
Cerita versi balas dendam ini gak ada dalam dua versi film sebelumnya. Dalam film, Maryam digambarkan sebagai istri yang penyayang dan tegas. Tapi suaminya yang banyak utang malah cemburu dengan Maryam.
"Karakter Maryam (di sini) lebih berani, punya trigger untuk melawan, dan punya trigger untuk mengambil hak-haknya," kata Anggy saat konferensi pers dan pemutaran perdana film "Si Manis Jembatan Ancol" di Epicentrum XXI.
"Film ini mengajak kita untuk bercermin, Maryam sosok wanita yang ingin merasakan kebahagiaan. Ia sosok tegar, kuat, hanya ingin bahagia bersama pasangannya, penuh dengan rasa yang dipendam," tambahnya.
Sementara Produser Multivision Plus Amrit Punjabi mengatakan bahwa film ini bukan sekadar cerita horor, tapi ada cerita cinta dan kesetiaan. "Ini bernilai banget, jadi setiap adegan pasti ada sesuatu yang menarik di cerita ini," jelasnya.
Sedangkan Arifin Putra merasa bahwa film ini bisa menggambarkan kisah Maryam yang setia pada suami, tapi malah dibalas dengan memberinya penderitaan.
"Tergambar dari penonton pertama yang keluar dari bioskop. Nangis, ketawa, dan senyum. Kami berhasil mencampuradukkan emosinya dia. Melihat reaksi penonton seperti itu hati saya sudah bahagia,” ucap Arifin.
Adapun Indah Permatasari mengaku memerankan Maryam adalah salah satu yang terberat dalam perjalanannya sebagai aktris.
"Karakternya amazing. Maryam sosok yang adil dan mengagumkan," katanya sambil menambahkan bahwa Maryam hanya ingin bahagia dan dia memang pantas bahagia.
Ikut serta bermain sebagai karakter antagonis yaitu Ozy Syahputra, yang juga pernah bermain sebagai teman Maryam, sesama hantu di jembatan Ancol dalam film versi 1993.
"Si Manis Jembatan Ancol" bakal diputar di jaringan bioskop di Indonesia mulai 26 Desember 2019.
Rohmatul Hikmah
Kontributor GenSINDO
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Instagram: @rohmatulhikmah
Film ini bukanlah film pertama tentang legenda hantu jembatan Ancol. Sebelumnya pada tahun 1973 dan 1993, sudah ada film berjudul sama dengan pemeran Lenny Marlina dan Diah Permatasari.
Nah, akhir tahun ini, "Si Manis Jembatan Ancol" datang lagi dengan cerita yang agak berbeda dengan dua film sebelumnya.
Menurut sutradara Anggy Umbara, film ini masih akan bercerita tentang drama kisah cinta, tapi dengan bumbu balas dendam. Yang balas dendam tentu saja Maryam (Indah Permatasari), yang mati dibunuh suaminya sendiri, Roy (Arifin Putra). Hantu Maryam pun bergentayangan untuk membalas perbuatan orang-orang yang jahat padanya.
Cerita versi balas dendam ini gak ada dalam dua versi film sebelumnya. Dalam film, Maryam digambarkan sebagai istri yang penyayang dan tegas. Tapi suaminya yang banyak utang malah cemburu dengan Maryam.
"Karakter Maryam (di sini) lebih berani, punya trigger untuk melawan, dan punya trigger untuk mengambil hak-haknya," kata Anggy saat konferensi pers dan pemutaran perdana film "Si Manis Jembatan Ancol" di Epicentrum XXI.
"Film ini mengajak kita untuk bercermin, Maryam sosok wanita yang ingin merasakan kebahagiaan. Ia sosok tegar, kuat, hanya ingin bahagia bersama pasangannya, penuh dengan rasa yang dipendam," tambahnya.
Sementara Produser Multivision Plus Amrit Punjabi mengatakan bahwa film ini bukan sekadar cerita horor, tapi ada cerita cinta dan kesetiaan. "Ini bernilai banget, jadi setiap adegan pasti ada sesuatu yang menarik di cerita ini," jelasnya.
Sedangkan Arifin Putra merasa bahwa film ini bisa menggambarkan kisah Maryam yang setia pada suami, tapi malah dibalas dengan memberinya penderitaan.
"Tergambar dari penonton pertama yang keluar dari bioskop. Nangis, ketawa, dan senyum. Kami berhasil mencampuradukkan emosinya dia. Melihat reaksi penonton seperti itu hati saya sudah bahagia,” ucap Arifin.
Adapun Indah Permatasari mengaku memerankan Maryam adalah salah satu yang terberat dalam perjalanannya sebagai aktris.
"Karakternya amazing. Maryam sosok yang adil dan mengagumkan," katanya sambil menambahkan bahwa Maryam hanya ingin bahagia dan dia memang pantas bahagia.
Ikut serta bermain sebagai karakter antagonis yaitu Ozy Syahputra, yang juga pernah bermain sebagai teman Maryam, sesama hantu di jembatan Ancol dalam film versi 1993.
"Si Manis Jembatan Ancol" bakal diputar di jaringan bioskop di Indonesia mulai 26 Desember 2019.
Rohmatul Hikmah
Kontributor GenSINDO
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Instagram: @rohmatulhikmah
(her)