Menurut Penelitian Ini, Usia 24 Belum Tergolong Dewasa

Rabu, 08 Januari 2020 - 19:37 WIB
Menurut Penelitian Ini,...
Lulus kuliah pada usia 22-23 tahun ternyata gak bikin kita dianggap dewasa, setidaknya begitu menurut sebuah penelitian. Foto/freepik.com
A A A
Menurut para peneliti, standar dewasa pada masa lalu gak mempertimbangkan masalah biologis, yang menurut mereka penting sebagai ukuran menilai usia dewasa.

Studi ini dilakukan oleh Profesor Susan M Sawyer dan rekan-rekannya. Hasilnya bisa dilihat di sini .

Menurut mereka, usia remaja dimulai dengan pubertas. Karena nutrisi dan kesehatan pada masa sekarang lebih baik dibanding beberapa dekade ke belakang, maka hormon tertentu udah bisa aktif sejak usia 10 tahun.

Tapi ternyata, pada penentuan kriteria remaja tersebut, perkembangan biologis gak dimasukkan dalam pertimbangan menentukan ukuran kedewasaan.

Menurut Penelitian Ini, Usia 24 Belum Tergolong Dewasa

Foto: brightside.me

Saat kita bilang bahwa usia 19 itu sudah dewasa, kenyataannya pada usia 20-an, tubuh kita masih dalam proses perkembangan.

Contohnya, gigi belakang kita masih tumbuh saat usia 20-an. Lalu proses perkembangan kedewasaan otak yang penting untuk hubungan sosial antarmanusia juga masih berkembang pada usia tersebut. Nah, atas alasan inilah, usia 24 menurut para peneliti belum masuk kategori dewasa.

Masih menurut penelitian tersebut, dikutip dari Brightside, saat era 1960-an, orang-orang bisa menikah pada usia 21 tahun. Tapi sekarang, orang-orang banyak yang mulai menikah pada usia 28 tahun, bahkan 30 tahun ke atas.

Kesimpulannya, untuk menentukan ukuran tingkat kedewasaan, maka kita mesti melihat perkembangan biologis dan perubahan sosial yang ada.

Menurut Penelitian Ini, Usia 24 Belum Tergolong Dewasa

Foto: brightside.me

Nah, karena perubahan sosial sangat dinamis, mungkin aja nanti ukuran usia dewasa bisa berubah lagi.

Tapi untuk sekarang ini, kriteria usia dewasa yang di atas 24 tahun juga bisa menyulitkan kita yang udah masuk dunia kerja pada usia 23-24 tahun.

Kalo kriteria para peneliti dipake dan diakui secara luas, maka sangat mungkin kalo kita bakal dianggap remeh atau dipandang sebelah mata oleh karyawan yang usianya jauh lebih tua di kantor.

Mereka pasti akan kasih alasan, bahwa kita masih remaja, dan pendapatnya gak layak atau gak perlu diseriusi. Waduh, bisa repot, kan!
(her)
Berita Terkait
Dewi Perssik Kuliah...
Dewi Perssik Kuliah Jurusan Psikologi Pakai Cadar, Identitasnya Terbongkar dari Suara
Dewi Perssik Kuliah...
Dewi Perssik Kuliah Psikologi demi Anak dan Sembuhkan Luka Masa Lalu
Lab Indonesia 2026 Perkuat...
Lab Indonesia 2026 Perkuat Ekosistem Riset dan Industri Berbasis Teknologi
Penelitian: Ubah Pola...
Penelitian: Ubah Pola Makan ke Diet Mediterania Bisa Tambah Umur Bertahun-Tahun
Mengenal Post-concert...
Mengenal Post-concert Depression, Perasaan Hampa yang Muncul usai Nonton Konser dan Cara Mengatasinya
Apa Itu Parasocial Relationship?...
Apa Itu Parasocial Relationship? Istilah yang Sering Diucapkan Gen Z
Berita Terkini
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
1 hari yang lalu
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
1 hari yang lalu
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
2 hari yang lalu
Usai Kim Se-ui Ditangkap,...
Usai Kim Se-ui Ditangkap, Kim Soo-hyun Tuntut Garo Sero Institute Ditutup Permanen
3 hari yang lalu
Rekomendasi 6 Drama...
Rekomendasi 6 Drama Korea yang Paling Seru Ditonton Ulang, Bikin Susah Move On
3 hari yang lalu
Tur Dunia BTS Meledak,...
Tur Dunia BTS Meledak, Pendapatan per Konser Tembus Rp215 Miliar
6 hari yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved