Main-Main dengan Benda Tajam, Pisau Sepanjang 25 cm Menancap di Otak Remaja 15 Tahun
Selasa, 18 Juni 2019 - 14:00 WIB
hasil rontgen Eli menunjukkan pisau menancap di pipi kanannya dan terus menembus hingga ke tengkorak. Foto/cnn.com
A
A
A
Pisau sepanjang 25 cm itu menancap di organ vitalnya tersebut, yang bisa mengakibatkan stroke dan kerusakan tubuh lainnya.
Saat itu, remaja Kansas bernama Eli Gregg itu sedang bermain dengan teman-temannya. Saking hebohnya bermain, dia lalu terjatuh, dan pisau yang dipegangnya langsung menancap di otaknya.
Eli lantas menjerit sekuat-kuatnya. Awalnya, ibunya, Jimmy Russell, mengira itu karena anaknya tengah bermain seru dengan anak-anak lainnya.
Tapi begitu melihat anaknya bersimbah darah di depan pintu, Jimmy pun langsung panik.
"Ada metal di wajahnya, penuh darah. Saya benar-benar syok," kata Jimmy kepada Inside Edition.
Pisau itu ternyata menancap di wajah, dan masuk terus hingga berhenti di tengkorak Eli, tepatnya di arteri karotid. Itu adalah tempat yang vital, yang jika rusak, bisa menyebabkan stroke dan masalah kesehatan serius lainnya.
Jimmy lalu langsung menelepon 911. Ambulans pun segera datang. Tadinya, Eli akan dibawa ke rumah sakit anak. Tapi karena lokasinya yang jauh dan kondisi Eli yang kritis, ambulans akhirnya mengarah ke University of Kansas Health System yang tempatnya lebih dekat dengan rumah Eli.
Untunglah, di sana ada dr Koji Ebersole, yang langsung menolong Eli melepaskan pisau dari wajahnya.
Untuk mencegah pendarahan di sekitar area pisau yang tertancap, dokter dan tim lantas mengontrol peredaran darah dengan balon dan kateter. Setelah itu, barulah pisau dilepaskan dari wajah Eli.
![Main-Main dengan Benda Tajam, Pisau Sepanjang 25 cm Menancap di Otak Remaja 15 Tahun]()
Foto: usatoday.com
Dikutip Fox News, tim dokter harus menggunakan catok untuk mencabut pisau tersebut dibanding dengan tangan mereka.
Untunglah, pisau akhirnya berhasil dicabut, dan kini Eli tengah dalam masa pemulihan.
"Dia berjanji tak akan pegang benda tajam lagi," kata Jimmy tentang Eli.
Saat itu, remaja Kansas bernama Eli Gregg itu sedang bermain dengan teman-temannya. Saking hebohnya bermain, dia lalu terjatuh, dan pisau yang dipegangnya langsung menancap di otaknya.
Eli lantas menjerit sekuat-kuatnya. Awalnya, ibunya, Jimmy Russell, mengira itu karena anaknya tengah bermain seru dengan anak-anak lainnya.
Tapi begitu melihat anaknya bersimbah darah di depan pintu, Jimmy pun langsung panik.
"Ada metal di wajahnya, penuh darah. Saya benar-benar syok," kata Jimmy kepada Inside Edition.
Pisau itu ternyata menancap di wajah, dan masuk terus hingga berhenti di tengkorak Eli, tepatnya di arteri karotid. Itu adalah tempat yang vital, yang jika rusak, bisa menyebabkan stroke dan masalah kesehatan serius lainnya.
Jimmy lalu langsung menelepon 911. Ambulans pun segera datang. Tadinya, Eli akan dibawa ke rumah sakit anak. Tapi karena lokasinya yang jauh dan kondisi Eli yang kritis, ambulans akhirnya mengarah ke University of Kansas Health System yang tempatnya lebih dekat dengan rumah Eli.
Untunglah, di sana ada dr Koji Ebersole, yang langsung menolong Eli melepaskan pisau dari wajahnya.
Untuk mencegah pendarahan di sekitar area pisau yang tertancap, dokter dan tim lantas mengontrol peredaran darah dengan balon dan kateter. Setelah itu, barulah pisau dilepaskan dari wajah Eli.

Foto: usatoday.com
Dikutip Fox News, tim dokter harus menggunakan catok untuk mencabut pisau tersebut dibanding dengan tangan mereka.
Untunglah, pisau akhirnya berhasil dicabut, dan kini Eli tengah dalam masa pemulihan.
"Dia berjanji tak akan pegang benda tajam lagi," kata Jimmy tentang Eli.
(her)