Begini Hubungan Steve dan Robin Menurut Skenario Asli Stranger Things
Senin, 05 Agustus 2019 - 17:01 WIB
Robin (Maya Hawke) dan Steve (Joe Keery) jadi duo yang berbeda karakter tapi serasi dalam serial Stranger Things. Foto-foto/Netflix
A
A
A
Aktris Maya Hawke yang memerankan Robin membocorkan seperti apa seharusnya hubungan Steve dan Robin jika berdasarkan skenario buatan Duffer Brothers.
Seperti semua pencinta serial "Stranger Things" ketahui, Robin adalah karakter yang baru muncul pada season ketiga seri Netflix ini. Dia adalah rekan kerja Steve (Joe Keery) "The Hair" di toko es krim di Starcourt Mall.
Meski keduanya sering saling ejek, tapi penonton menduga bahwa keduanya bakal jadi pasangan, apalagi setelah Steve putus dari Nancy.
Nah, hati-hati bocoran nih buat kamu yang belum selesai nonton sampai episode ke-7 seasonke-3. Jangan lanjut baca kalau enggak mau kena spoiler.
Pada pertengahan episode ketujuh, penonton yang berharap mereka bakal jadian pasti kecewa berat saat tahu Robin ternyata lesbian. Apalagi tepat setelah Steve menyatakan suka pada Robin secara implisit.
![Begini Hubungan Steve dan Robin Menurut Skenario Asli Stranger Things]()
Nah, rasa kecewa sebagian penonton patut dipahami. Soalnya kita terbiasa melihat banyak karakter seperti Steve dan Robin yang berakhir jadi pasangan. Awalnya, Duffer Brothers pun juga berpikir begitu.
Menurut Maya Hawke, dikutip dari Indie Wire, keputusan tentang pengungkapan orientasi seksual Robin baru muncul pada pertengahan season.
Jadi hal ini tidak ada dalam skenario asli, yang artinya mereka memang awalnya diplot sebagai pasangan.
"Duffer Brothers, saya, dan (produser eksekutif) Shawn Levy banyak ngobrol selama syuting. Tapi keputusan soal orientasi seksual itu baru jadi final setelah kami selesai syuting episode empat atau lima," ujar aktris yang juga anak dari mantan pasutri aktris Uma Thurman dan aktor Ethan Hawke.
Masih menurut aktris berusia 21 tahun ini, sejak awal syuting, dia memang merasa mereka seharusnya enggak pacaran, dan Robin memang "berbeda".
"Kadang kita bisa punya empati kepada tokoh di film yang dalam kehidupan nyata kita tidak bisa melakukannya," katanya.
"Saya suka dengan karakter Robin, saya berusaha membuatnya sebagai sosok manusia biasa. Dan begitu orang-orang menyukai karakternya apa adanya, saya senang sekali," imbuhnya.
Seperti semua pencinta serial "Stranger Things" ketahui, Robin adalah karakter yang baru muncul pada season ketiga seri Netflix ini. Dia adalah rekan kerja Steve (Joe Keery) "The Hair" di toko es krim di Starcourt Mall.
Meski keduanya sering saling ejek, tapi penonton menduga bahwa keduanya bakal jadi pasangan, apalagi setelah Steve putus dari Nancy.
Nah, hati-hati bocoran nih buat kamu yang belum selesai nonton sampai episode ke-7 seasonke-3. Jangan lanjut baca kalau enggak mau kena spoiler.
Pada pertengahan episode ketujuh, penonton yang berharap mereka bakal jadian pasti kecewa berat saat tahu Robin ternyata lesbian. Apalagi tepat setelah Steve menyatakan suka pada Robin secara implisit.

Nah, rasa kecewa sebagian penonton patut dipahami. Soalnya kita terbiasa melihat banyak karakter seperti Steve dan Robin yang berakhir jadi pasangan. Awalnya, Duffer Brothers pun juga berpikir begitu.
Menurut Maya Hawke, dikutip dari Indie Wire, keputusan tentang pengungkapan orientasi seksual Robin baru muncul pada pertengahan season.
Jadi hal ini tidak ada dalam skenario asli, yang artinya mereka memang awalnya diplot sebagai pasangan.
"Duffer Brothers, saya, dan (produser eksekutif) Shawn Levy banyak ngobrol selama syuting. Tapi keputusan soal orientasi seksual itu baru jadi final setelah kami selesai syuting episode empat atau lima," ujar aktris yang juga anak dari mantan pasutri aktris Uma Thurman dan aktor Ethan Hawke.
Masih menurut aktris berusia 21 tahun ini, sejak awal syuting, dia memang merasa mereka seharusnya enggak pacaran, dan Robin memang "berbeda".
"Kadang kita bisa punya empati kepada tokoh di film yang dalam kehidupan nyata kita tidak bisa melakukannya," katanya.
"Saya suka dengan karakter Robin, saya berusaha membuatnya sebagai sosok manusia biasa. Dan begitu orang-orang menyukai karakternya apa adanya, saya senang sekali," imbuhnya.
(her)