7 Hal Seru Tentang Perempuan Tanah Jahanam, Film Horor Terbaru Joko Anwar
Senin, 26 Agustus 2019 - 11:05 WIB
Film horor terbaru dari Joko Anwar ini disebutnya akan lebih horor dibanding film remake Pengabdi Setan dan bakal naikkan standar film horor. Foto-foto/Rapi Films
A
A
A
Dalam gelaran Playfest kemarin (25/8), Joko Anwar membeberkan beberapa hal tentang film yang dulunya berjudul "Impetigore" Ini. Katanya, film ini bakal lebih serem daripada "Pengabdi Setan" dan punya standar film horor yang lebih tinggi lagi!!
Film hasil kerja sama antara Rapi Films, Base Entertainment, CJ Entertainment, dan Ivanhoe Pictures (perusahaan yang memproduksi "Crazy Rich Asians") ini akan tayang pada 17 Oktober mendatang. Nah, ini dia 7 fakta "Perempuan Tanah Jahanam".
1. DISIAPKAN SEJAK 2008
![7 Hal Seru Tentang Perempuan Tanah Jahanam, Film Horor Terbaru Joko Anwar]()
Film ini sudah disiapkan sejak 10 tahun yang lalu, tepatnya pada 2008. Tapi Joko baru menggarapnya sekarang karena ia menginginkan dirinya benar-benar siap mengeksekusi film ini sebaik-baiknya, dengan dukungan pemain-pemain terbaik Indonesia.
2. SYUTING DI 5 KOTA DI JAWA TIMUR
![7 Hal Seru Tentang Perempuan Tanah Jahanam, Film Horor Terbaru Joko Anwar]()
Syuting di antaranya dilakukan di Lumajang, Banyuwangi, Lumbang, dan Gempol. Kota-kota tersebut dianggap sangat cocok untuk membuat tiap adegannya mendapatkan suasana yang Joko inginkan.
3. LOKASI LATAR UTAMANYA DI DESA YANG AMAT TERPENCIL
![7 Hal Seru Tentang Perempuan Tanah Jahanam, Film Horor Terbaru Joko Anwar]()
Joko ingin set utamanya ada di desa yang benar-benar belum terjamah orang luar. Tim kru film pun awalnya tidak bisa masuk karena tidak ada akses jalan sama sekali, dan akhirnya mereka pun membuka jalan supaya tim produksi film bisa masuk dan membuat filmnya.
Desa tersebut tidak pernah diakses oleh orang luar, dan terisolasi. “Lokasinya beneran autentik, kalau latarnya malem, ya, artisnya bener-bener ngerasain gelap. Intinya kita ingin mereka merasakan adegannya dengan penuh penghayatan,” jelas Joko.
4. PARA PEMAINNYA MERASA TERTANTANG
![7 Hal Seru Tentang Perempuan Tanah Jahanam, Film Horor Terbaru Joko Anwar]()
Foto: Tiffany PDF
Menurut Tara Basro, hal yang paling sulit saat syuting adalah lokasinya yang terisolasi. “Syutingnya very challenging, karena, kan, lokasinya di hutan. Tengah malem enggak keliatan apa-apa. Terus karena gelap, ya, semuanya serba ngagetin. Keren juga, sih, bisa nemuin rumah kayak gitu di tengah-tengah hutan,” ucap Tara.
Sama seperti Tara, Marissa Anita juga merasa lokasi syuting jadi salah satu tantangan besar. Apalagi rumah yang dipakai menjadi set film seram sekali, dengan gaya rumah Belanda yang cantik, tapi sudah sangat tidak terawat.
Sementara Ario Bayu butuh beberapa bulan untuk belajar menjadi pendalang, perannya dalam film ini.
5. AKAN ADA ADEGAN UPSIDE DOWN YANG SANGAT SULIT DILAKUKAN
![7 Hal Seru Tentang Perempuan Tanah Jahanam, Film Horor Terbaru Joko Anwar]()
Ini adalah saat salah satu tokoh harus tergantung dengan kepala di bawah dalam waktu yang relatif lama. Hal itu sulit dilakukan mengingat kita hanya mampu berada dalam posisi tersebut maksimal 15 menit.
6. ADA PENAMPAKAN YANG BISA DILIHAT SAAT NONTON FILMNYA
![7 Hal Seru Tentang Perempuan Tanah Jahanam, Film Horor Terbaru Joko Anwar]()
Kata Joko, ada banyak penampakan yang tertangkap kamera, contohnya adalah penampakan anak kecil. Dia juga tidak akan menghapus adegan penampakan itu, alias kita juga bisa melihatnya nanti saat nonton filmnya. Hiyy!
Selain itu, ada juga kru yang kesurupan. Saat itu, sebagai sutradara Joko harus berteriak untuk memberikan komando adegan. Tiba-tiba ada seorang kru perempuan bersikap aneh, kemudian dengan wajah menunduk ia berkata ke Joko, ‘jangan teriak-teriak’.
7. TIDAK ADA TARGET JUMLAH PENONTON
![7 Hal Seru Tentang Perempuan Tanah Jahanam, Film Horor Terbaru Joko Anwar]()
Joko mengaku tidak memiliki target jumlah penonton sama sekali. “Saya hanya ingin memberikan penonton pengalaman sinematik yang paling menyenangkan dan berkesan,” tegasnya.
Buat pemanasan, yuk nonton lagi teaser trailernya.
Tiffany Pesona Desire Fitri
Kontributor Gen Sindo
Universitas Indonesia
Twitter: @tiffanypdf
Film hasil kerja sama antara Rapi Films, Base Entertainment, CJ Entertainment, dan Ivanhoe Pictures (perusahaan yang memproduksi "Crazy Rich Asians") ini akan tayang pada 17 Oktober mendatang. Nah, ini dia 7 fakta "Perempuan Tanah Jahanam".
1. DISIAPKAN SEJAK 2008

Film ini sudah disiapkan sejak 10 tahun yang lalu, tepatnya pada 2008. Tapi Joko baru menggarapnya sekarang karena ia menginginkan dirinya benar-benar siap mengeksekusi film ini sebaik-baiknya, dengan dukungan pemain-pemain terbaik Indonesia.
2. SYUTING DI 5 KOTA DI JAWA TIMUR

Syuting di antaranya dilakukan di Lumajang, Banyuwangi, Lumbang, dan Gempol. Kota-kota tersebut dianggap sangat cocok untuk membuat tiap adegannya mendapatkan suasana yang Joko inginkan.
3. LOKASI LATAR UTAMANYA DI DESA YANG AMAT TERPENCIL

Joko ingin set utamanya ada di desa yang benar-benar belum terjamah orang luar. Tim kru film pun awalnya tidak bisa masuk karena tidak ada akses jalan sama sekali, dan akhirnya mereka pun membuka jalan supaya tim produksi film bisa masuk dan membuat filmnya.
Desa tersebut tidak pernah diakses oleh orang luar, dan terisolasi. “Lokasinya beneran autentik, kalau latarnya malem, ya, artisnya bener-bener ngerasain gelap. Intinya kita ingin mereka merasakan adegannya dengan penuh penghayatan,” jelas Joko.
4. PARA PEMAINNYA MERASA TERTANTANG

Foto: Tiffany PDF
Menurut Tara Basro, hal yang paling sulit saat syuting adalah lokasinya yang terisolasi. “Syutingnya very challenging, karena, kan, lokasinya di hutan. Tengah malem enggak keliatan apa-apa. Terus karena gelap, ya, semuanya serba ngagetin. Keren juga, sih, bisa nemuin rumah kayak gitu di tengah-tengah hutan,” ucap Tara.
Sama seperti Tara, Marissa Anita juga merasa lokasi syuting jadi salah satu tantangan besar. Apalagi rumah yang dipakai menjadi set film seram sekali, dengan gaya rumah Belanda yang cantik, tapi sudah sangat tidak terawat.
Sementara Ario Bayu butuh beberapa bulan untuk belajar menjadi pendalang, perannya dalam film ini.
5. AKAN ADA ADEGAN UPSIDE DOWN YANG SANGAT SULIT DILAKUKAN

Ini adalah saat salah satu tokoh harus tergantung dengan kepala di bawah dalam waktu yang relatif lama. Hal itu sulit dilakukan mengingat kita hanya mampu berada dalam posisi tersebut maksimal 15 menit.
6. ADA PENAMPAKAN YANG BISA DILIHAT SAAT NONTON FILMNYA

Kata Joko, ada banyak penampakan yang tertangkap kamera, contohnya adalah penampakan anak kecil. Dia juga tidak akan menghapus adegan penampakan itu, alias kita juga bisa melihatnya nanti saat nonton filmnya. Hiyy!
Selain itu, ada juga kru yang kesurupan. Saat itu, sebagai sutradara Joko harus berteriak untuk memberikan komando adegan. Tiba-tiba ada seorang kru perempuan bersikap aneh, kemudian dengan wajah menunduk ia berkata ke Joko, ‘jangan teriak-teriak’.
7. TIDAK ADA TARGET JUMLAH PENONTON

Joko mengaku tidak memiliki target jumlah penonton sama sekali. “Saya hanya ingin memberikan penonton pengalaman sinematik yang paling menyenangkan dan berkesan,” tegasnya.
Buat pemanasan, yuk nonton lagi teaser trailernya.
Tiffany Pesona Desire Fitri
Kontributor Gen Sindo
Universitas Indonesia
Twitter: @tiffanypdf
(her)