Membaca Histogram Pada Kamera Digital

Selasa, 19 Mei 2015 - 10:20 WIB
Membaca Histogram Pada...
Membaca Histogram Pada Kamera Digital
A A A
Salah satu keunggulan yang sangat dirasakan oleh para pengguna kamera digital adalah kemudahan untuk melihat hasil foto secara langsung melalui layar monitor LCD kamera begitu selesai menjepret, suatu hal yang tidak mungkin terjadi di era fotografi film.

Dari tampilan hasil foto di layar monitor LCD kamera tersebut kita bisa melihat berbagai aspek dari hasil jepretan kita seperti area yang fokus, komposisi, tona warna, termasuk juga tingkat kecerahan foto. Kita bisa melihat apakah hasil foto kita sudah memiliki tingkat kecerahan yang tepat ataukah terlalu gelap atau terlalu terang melalui layar monitor LCD kamera kita.

Namun seringkali saat kita memotret di bawah matahari terik atau di tempat yang sangat terang, tingkat kecerahan foto dari tampilan layar monitor LCD tidak dapat terlihat dengan jelas sehingga kita sulit menilai apakah foto yang kita hasilkan sudah memiliki tingkat kecerahan yang tepat. Untuk mengetahui tingkat kecerahan foto secara akurat, ada sebuah tampilan grafik yang tersedia di semua kamera digital Canon yaitu Histogram.

Grafik ini sering terabaikan oleh para pengguna kamera digital yang tidak memahami fungsi dan cara membacanya. Grafik Histogram ditampilkan dalam paduan sumbu X (horizontal) dan sumbu Y (vertical). Sumbu X pada Histogram menunjukkan tingkat kecerahan gambar yang ditangkap oleh kamera. Area yang semakin mengarah ke kiri menunjukkan area yang semakin gelap.

Sebaliknya semakin ke kanan, area yang ditampilkan adalah area yang semakin terang. Ruang antara batas tepi kiri dan tepi kanan dalam Histogram merupakan rentang area gambar yang dapat ditangkap oleh kamera. Jika ada piksel gambar yang melewati batas tepi kiri Histogram, maka piksel-piksel gambar tersebut akan menjadi piksel berwarna hitam pekat sehingga tidak ada lagi detail gambar yang bisa ditampilkan.

Sedangkan piksel gambar yang melewati batas tepi kanan Histogram akan menjadi piksel berwarna putih murni yang tidak dapat menampilkan detail apa pun lagi pada hasil gambar. Area gelap pada gambar dikenal dengan istilah “Shadow” dalam fotografi. Sedangkan area sedang di bagian tengah sumbu X Histogram disebut dengan istilah “Midtone” dan area terang disebut dengan “Highlight” Sumbu Y pada Histogram menunjukkan berapa banyak piksel dalam gambar yang berada pada derajat kecerahan di sumbu X tertentu.

Sebuah foto yang memiliki kontras tinggi akan memperlihatkan tampilan histogram dengan piksel-piksel yang tersebar dari tepi kiri hingga tepi kanan histogram. Sebaliknya pada foto-foto berkontras rendah, piksel-piksel di histogram akan terlihat berkumpul di area tangkapan kamera dengan menyisakan area tangkapan di kiri dan kanan histogram yang tidak terpakai.

Jika kita melihat di Histogram hasil foto kita terdapat piksel-piksel yang terpotong di tepi kiri dan menyisakan area kosong di sisi kanan histogram, maka foto kita tersebut dikategorikan sebagai foto “Underexposed” atau kurang pencahayaan sehingga terlihat gelap. Untuk kondisi foto seperti ini kita perlu meningkatkan pencahayaan/ exposure pada pengaturan kamera kita. Sebaliknya jika pada Histogram hasil foto kita terdapat piksel-piksel yang terpotong di tepi kanan dan menyisakan area kosong di sisi kiri histogram, maka foto kita tersebut menjadi “Over-exposed” atau kelebihan pencahayaan sehingga terlihat terang sekali.

Untuk kondisi foto seperti ini kita perlu mengurangi pencahayaan/ exposure pada pengaturan kamera kita. Lihat dan bandingkan ketiga hasil foto berikut dengan tampilan histogramnya masingmasing. Dengan memahami cara membaca Histogram di kamera, kita dapat menilai ketepatan pencahayaan dari hasil foto kita dengan lebih akurat tanpa dipengaruhi oleh kualitas tampilan layar monitor LCD kamera. Jadi, mengecek ketepatan pencahayaan hasil foto di bawah terik matahari bukan lagi masalah.

Oleh: Sintra Wong
Division Manager Canon Image Communication Product Div. PT Datascrip.
(bbg)
Berita Terkait
Prof. Suryanegara: Jadilah...
Prof. Suryanegara: Jadilah Master, Bukan Hamba Gadget! Pesan Penting untuk Remaja
Tips Memilih Gadget...
Tips Memilih Gadget Paling Hemat dan Sesuai Kebutuhan di 2023
Atasi Kecanduan Gadget...
Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak, Algorithmics Kenalkan Pembelajaran Pemrograman
Salah Kaprah Sinar Biru...
Salah Kaprah Sinar Biru Gadget Berbahaya Bagi Mata, Ini Faktanya!
Mengetahui Apa itu Blue...
Mengetahui Apa itu Blue Light di Gadget dan Bahayanya untuk Mata
Cara Mengubah HP Jadi...
Cara Mengubah HP Jadi Mikrofon, Ternyata Mudah!
Berita Terkini
Heni Sagara Desak Bareskrim...
Heni Sagara Desak Bareskrim Periksa Dokter Oky, Kasus Mandek Disorot
26 menit yang lalu
Tantri Kotak Ungkap...
Tantri Kotak Ungkap Update Kasus Dugaan Penipuan, Pelaku Masih Diburu
37 menit yang lalu
Mengapa Banyak Orang...
Mengapa Banyak Orang Pilih Menghilang dari Media Sosial? Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Tak Hanya Sehat, Olahraga...
Tak Hanya Sehat, Olahraga Calon Ayah Berpotensi Perbaiki DNA Anak
2 jam yang lalu
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
13 jam yang lalu
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
14 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved