Tanpa Tangan, Pria Polandia Berhasil Jadi Drifter Profesional
Kamis, 21 Mei 2015 - 10:08 WIB
Tanpa Tangan, Pria Polandia Berhasil Jadi Drifter Profesional
A
A
A
PADAusia yang masih muda, Bartosz Ostalowski mengalami kecelakaan mobil yang sangat fatal.
Akibatnya dia kehilangan dua tangan. Meski kehilangan tangan, kecintaan Bartosz pada dunia automotif tidak pernah padam. Dia tetap bermimpi menjadi drifter profesional. Mimpi itu pun terwujud ketika dia berhasil masuk ke Polish Championship Rally Raceway Cross pada 2012.
Waktu itu meski masih belum terbiasa, Bartosz berhasil memukau banyak orang karena kemampuannya mengendalikan mobil tanpa tangan berjalan dengan baik. Bahkan, beberapa aksi drift berhasil dilakukannya. Saat ini Bartosz masih terus menjadi drifter profesional. Kemampuan drifting- nya juga semakin terasah.
Mobil terbaru yang kini dia kendarai adalah Nissan R34 Skyline dengan modifikasi khusus. Beberapa bagian seperti tuas transmisi diubah menjadi tuas transmisi otomatis. Saat perpindahan transmisi dilakukan dengan menggunakan bahu, pengendalian mobil dilakukan dengan kaki kiri. Sementara, kaki kanan mengontrol pedal gas dan rem. Luar biasa, bukan?
(wahyu sibarani)
Akibatnya dia kehilangan dua tangan. Meski kehilangan tangan, kecintaan Bartosz pada dunia automotif tidak pernah padam. Dia tetap bermimpi menjadi drifter profesional. Mimpi itu pun terwujud ketika dia berhasil masuk ke Polish Championship Rally Raceway Cross pada 2012.
Waktu itu meski masih belum terbiasa, Bartosz berhasil memukau banyak orang karena kemampuannya mengendalikan mobil tanpa tangan berjalan dengan baik. Bahkan, beberapa aksi drift berhasil dilakukannya. Saat ini Bartosz masih terus menjadi drifter profesional. Kemampuan drifting- nya juga semakin terasah.
Mobil terbaru yang kini dia kendarai adalah Nissan R34 Skyline dengan modifikasi khusus. Beberapa bagian seperti tuas transmisi diubah menjadi tuas transmisi otomatis. Saat perpindahan transmisi dilakukan dengan menggunakan bahu, pengendalian mobil dilakukan dengan kaki kiri. Sementara, kaki kanan mengontrol pedal gas dan rem. Luar biasa, bukan?
(wahyu sibarani)
()