Tato Sebabkan Masalah Kesehatan Jangka Panjang

Kamis, 28 Mei 2015 - 18:33 WIB
Tato Sebabkan Masalah...
Tato Sebabkan Masalah Kesehatan Jangka Panjang
A A A
WASHINGTON - Saat ini, banyak orang yang suka menato tubuhnya dan keberadaan mereka sudah lebih bisa diterima. Sejumlah survei di Amerika Serikat (AS) menyebut, sekitar 1 dari 5 orang dewasa di Negara Paman Sam itu punya tato. Sebagian besar bahkan punya lebih dari satu.

Tapi, peningkatan jumlah orang yang memiliki tato ini juga memicu lebih banyak komplikasi. Sebuah kajian terbaru terhadap orang bertato di New York City menemukan, sekitar 6% mengalami masalah signifikan seperti ruam, gatal-gatal atau pembengkakan yang berlangsung selama lebih dari empat bulan. Dalam sejumlah kasus, persoalan ini bahkan bisa bertahan selama bertahun-tahun.

“Kami mewaspadai tingginya angka komplikasi kronis yang dilaporkan terkait tato,” ujar Marie Leger, periset utama dalam kajian itu dan seorang asisten dosen di NYU Langone Medical Center, yang dikutip CBS News.

Leger mengaku kaget dengan sejumlah penemuannya, yang dipublikasikan di jurnal Contact Dermatitis. Sekitar 10% dari 300 orang yang disurvei menderita komplikasi jangka pendek dengan tato mereka.

“Banyak yang kami lihat tidak terkait sterilisasi atau yang seperti itu. Mereka lebih berkaitan dengan komponen di dalam tinta dan reaksi tubuh orang terhadapnya,” papar Leger.

Bagi reaksi kulit ringan, perawatan dengan steroid antiperadangan sering kali dipakai. Tapi, untuk reaksi yang lebih berat, Leger menyatakan operasi laser untuk menghilangkan sejumlah lapisan kulit mungkin dibutuhkan. Efek sampingnya bisa beragam dari parut hingga gatal dan tekanan emosional.

Tinta merah dan hitam, yang merupakan dua warna tinta tato paling umum, adalah pelanggar terbesar. Tapi, apa yang memicu reaksi tinta itu masih sulit diketahui.

“Belum diketahui apakah reaksi yang terjadi itu karena bahan kimia di dalam tinta itu atau bahan kimia lain, seperti pengawet atau pencerah, yang ditambahkan ke dalamnya, atau pemecahan kimia yang terjadi,” ujar Leger.

Leger mengatakan ingin melihat database nasional mengenai laporan komplikasi akibat tato sehingga masalah ini bisa ditelusuri dan diselesaikan.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
3 jam yang lalu
Sah! Nathalie Holscher...
Sah! Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli, Jawaban Doa Umrah
4 jam yang lalu
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
5 jam yang lalu
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
5 jam yang lalu
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
5 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 31: Bunda Latifah Terus Mendesak Mining Untuk Segera Mencari Jaka
5 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved