Mengapa Daum Kakao Beli Path?

Selasa, 09 Juni 2015 - 10:44 WIB
Mengapa Daum Kakao Beli...
Mengapa Daum Kakao Beli Path?
A A A
Mungkin pengguna Path banyak yang tidak sadar bahwa jejaring sosial asal Amerika tersebut telah berganti kepemilikan.

Baru-baru ini Path telah diakuisisi oleh Daum Kakao, perusahaan yang membuat aplikasi internet messenger Kakao Talk. Setelah proses akuisisi yang tidak diketahui jumlahnya itu, Path tetap akan beroperasi. Tapi, fokusnya kini berganti pada pasar Asia Tenggara. Khususnya Indonesia. Selama 5 tahun berdiri, Path telah memiliki 10 juta pengguna aktif per bulan. Path dibentuk pada November 2010 oleh Dave Morin, mantan karyawan Facebook dan Apple.

Tujuannya adalah memberikan pengguna sebuah media sosial yang lebih personal dan pribadi untuk berbagi dan saling berhubungan. Jejaring sosial itu tidak pernah populer di Eropa atau Amerika. Namun justru digemari di Asia. Selain merilis aplikasi messaging Path Talk, belum lama ini Path juga memiliki Kong, aplikasi untuk berbagi hadiah selfie. Rumor akuisisi Path oleh perusahaan asal Korea Selatan itu muncul sejak April 2015, setelah sebelumnya Path dikabarkan ditawar Apple pada September 2014.

”Kami sampai pada titik kami membutuhkan lebih banyak sumber daya untuk membantu mempercepat pertumbuhan dan memperbesar skala Path,” tegas CEO dan co-founder Path Dave Morin melalui keterangan resminya. Alasannya memilih Daum Kakao, adalah pemahaman yang mendalam terhadap pasar Asia serta pengalaman terhadap layanan inovasi mobile. Basis pengguna Path yang kuat di pasar Indonesia berkembang pesat.

Ini membuat Path menjadi kandidat kuat untuk berkembang menjadi sebuah platform mobile lifestyle dengan beragam layanan. Hal itu disampaikan oleh Head of Daum Kakao Indonesia Alex Kim. ”Tentu juga ada potensi besar bagi Daum Kakao dan Path di pasar global,” ungkap Kim. Path memang berbeda dibanding Facebook atau Twitter. Selain tampilannya yang indah, jejaring sosial tersebut memberikan kontrol lebih pribadi terhadap konten yang dibagi, baik berita, foto, ataupun video.

Pengguna dapat berbagi secara selektif pada sekelompok teman terpilih. Fitur tersebut ternyata sangat disukai oleh pengguna di Indonesia. Setelah menurunnya tren BlackBerry Messenger (BBM), Indonesia tidak memiliki aplikasi pesan instan yang dominan. Berbeda dengan negara Asia lainnya, misalnya China (WeChat), India, Singapura, dan Malaysia (WhatsApp), Jepang, Thailand, dan Taiwan (Line), serta Filipina (Viber).

Karena itu, akuisisi ini akan menguntungkan bagi Kakao Talk dalam berpenetrasi dan mensinergikan layanan mereka di pasar Indonesia. Daum Kakao mengaku tidak berencana untuk mensinergikan layanan seperti pembayaran atau game di Path maupun Path Talk. Meski, seiring berjalanannya waktu, pengguna Path akan didorong untuk juga memakai Kakao Talk atau sebaliknya.

Selain itu, bukan tidak mungkin Daum Kakao akan menggunakan Path untuk secara aktif mempromosikan jejaring sosial tersebut ke pasar internasional.

Danang arradian
(ars)
Berita Terkait
Prof. Suryanegara: Jadilah...
Prof. Suryanegara: Jadilah Master, Bukan Hamba Gadget! Pesan Penting untuk Remaja
Tips Memilih Gadget...
Tips Memilih Gadget Paling Hemat dan Sesuai Kebutuhan di 2023
Salah Kaprah Sinar Biru...
Salah Kaprah Sinar Biru Gadget Berbahaya Bagi Mata, Ini Faktanya!
Atasi Kecanduan Gadget...
Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak, Algorithmics Kenalkan Pembelajaran Pemrograman
Mengetahui Apa itu Blue...
Mengetahui Apa itu Blue Light di Gadget dan Bahayanya untuk Mata
Cara Mengubah HP Jadi...
Cara Mengubah HP Jadi Mikrofon, Ternyata Mudah!
Berita Terkini
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
24 menit yang lalu
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
54 menit yang lalu
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
1 jam yang lalu
Sinopsis Terikat Janji...
Sinopsis 'Terikat Janji' 4 Juni 2026: Identitas Aslinya Runtuh, Sena Rela Pikul Kesalahan Sendiri demi Lindungi Davina
3 jam yang lalu
ARMY Siap-Siap! Tiket...
ARMY Siap-Siap! Tiket Konser Comeback BTS di Jakarta Mulai Dijual Juni Ini
4 jam yang lalu
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama CEO Who Killed My Father di V+Short, Misi Jurnalis Bongkar Kejahatan CEO Berkuasa
4 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved