Kematangan Baru Everest

Kamis, 06 Agustus 2015 - 07:46 WIB
Kematangan Baru Everest
Kematangan Baru Everest
A A A
FORD Everest menanggalkan tampilan usangnya dengan wajah yang lebih modern dan segar. SUV dari Thailand ini juga memiliki teknologi canggih yang tidak boleh dianggap enteng.

Ketangguhan Ford Everest memang tidak bisa diragukan. Di berbagai komunitas off-road mobil ini kerap jadi favorit. Hanya saja di luar komunitas tersebut, mobil ini cukup sulit menarik perhatian. Alasannya mudah saja, tampangnya terlalu kaku untuk konsumen biasa yang membutuhkan SUV yang tidak hanya kuat di medan berat tapi juga keren dibawa-bawa ke jalanan Ibu Kota.

Jadi tidak heran ketika Ford mendapat kesempatan untuk membuat generasi baru Ford Everest, hal pertama yang mereka lakukan adalah reparasi wajah, meningkatkan kemampuan off-road dan menambah fitur-fitur terkini. Perpaduan inilah yang membuat Ford Everest benar-benar matang sebagai sebuah SUVmedium.

Dalam mengintepretasi kekuatan, Ford menanggalkan gaya yang sangat kaku dengan mengaplikasikan desain menawan sekaligus berotot. Ambil contoh grille trapezoidal baru di wajah mobil ini. Terintegrasi dengan desain bonnet berotot dan lampiu utama, mobil ini mengesankan kekuatan dan kemampuan yang dahsyat. Di bagian bumper bisa dilihat undershield tiga dimensi, didesain untuk memaksimalkan performa aerodinamika. Kelebihan kedua, bisa dilihat di bagian samping mobil.

Di sana terdapat panel samping dibuat berkontur. Bisa dilihat pula bibir fender untuk aplikasi velg alloy 20- inci. Ini berkontribusi pada penampilan eksterior lebih gagah. Kelebihan ketiga beralih ke bagian belakang mobil. Di sini New Ford Everest sudah memiliki power liftgate atau pintu bagasi dilengkapi motor untuk metode buka tutup otomatis. Di sektor ini, bisa dilihat pula lampu belakang LED. Tak tampak kesan desain sebuah SUV tradisional di tubuh SUV ini.

Masih di bagian belakang, bisa dilihat lengkungan aerodinamika yang mengapit kaca belakang guna mengurangi hambatan udara Berbagai kelebihan ini akan sangat berhasil membuat orang akan lupa dengan desain Ford Everest lama yang sangat kaku. Ford berhasil dengan baik dalam membongkar wajah lama Ford. Siapa pun akan bangga membawa mobil ini kemana saja, termasuk ke pusat-pusat perbelanjaan Ibu Kota.

Meski demikian, Ford tidak melupakan habitat asli mobil ini yang terlahir untuk bermain di medan keras. Lihat saja namanya, Everest, yang mengingatkan kita pada gunung tertinggi di dunia yang sangat sulit ditaklukkan. Untuk itulah, Ford membekali mobil ini dengan teknologi off-road yang mumpuni. Seperti Terrain Management System (TMS) yang bisa membuat pengendaranya memiliki kemampuan off-road layaknya seorang profersional.

TMS ini memiliki empat pilihan pengaturan yang disesuaikan dengan jalan atau medan yang akan dilalui yaitu Normal, Snow/Gravel/Grass, Sand and Rock. Sistem TMS ini membuat respon gas, transmisi, sistem penggerak empat roda dan traksi kontrol untuk beradaptasi dengan berbagai medan. Ada juga Hill Descent Control yang membantu pengendara untuk mengatur dan membantu saat mengemudi di tanjakan dan turunan dengan kecepatan tetap tanpa perlu menekan gas atau pedal rem dan bisa berkonsentrasi pada kemudi saja.

Anda juga tidak perlu khawatir jika saat ber-off-road ria, roda mobil Anda akan kehilangan traksi. Sebab, Ford Everest memiliki fitur Electronic Locking Rear Differential yang berfungsi untuk mengunci poros belakang dan mencegah roda belakang berputar di medan off-road. Selain itu fitur ini juga berfungsi meningkatkan traksi dalam medan berat. Kemampuan roda-roda mobil ini juga meningkat karena torsi yang tersalurkan bisa diatur lewat fitur Torque on Demand via Active Transfer Case.

Fitur ini menjaga dan memaksimalkan performa melalui pengaturan torsi ke bagian semua roda agar mendapatkan grip dan traksi yang lebih baik. Nah, seperti Mitsubishi Pajero Sport baru yang memiliki water wading yang mumpuni, Ford Everest juga memiliki hal yang sama.

Bahkan lebih dalam lagi, jika Pajero Sport berada di angka 700 mm, Ford Everest ada di angka 800 mm serta ground clearance 225 mm. Bisa jadi ini yang terbaik di kelasnya. Menarik kan?

Wahyu sibarani
(ars)
Berita Terkait
Industri Automotif Mulai...
Industri Automotif Mulai Optimistis
Kabar Baik Insentif...
Kabar Baik Insentif Automotif
Industri Automotif Nasional...
Industri Automotif Nasional Mulai Tumbuh
Pasar Automotif Baru...
Pasar Automotif Baru Pulih Tahun Depan
Bisnis Automotif Menggeliat,...
Bisnis Automotif Menggeliat, Daihatsu Edukasi Konsumen
Optimisme Pasar Mobil...
Optimisme Pasar Mobil Domestik dan Ekspor Menggeliat Pada Kuartal IV
Berita Terkini
Ibunda Terapi Robot...
Ibunda Terapi Robot Usai Stroke, Aldi Taher dan Sang Kakak Kompak Bagi Tugas Cari Uang
30 menit yang lalu
Fany Sulf Sentil Fenomena...
Fany Sulf Sentil Fenomena Netizen Suka Komentar Lewat Lagu Orang-Orang
37 menit yang lalu
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 5: Kelanjutan Kebohongan Jaka Mengguncang Rumah Tangga Mila
1 jam yang lalu
True Love In Disguise,...
'True Love In Disguise', Drama China Romantis tentang Kencan Buta Penuh Rahasia di V+Short
1 jam yang lalu
10 Tips Bermain Mobile...
10 Tips Bermain Mobile Legends ala King Zilong, Bikin Tim Lebih Solid dan Auto Win
2 jam yang lalu
Apa Itu Longevity? Gaya...
Apa Itu Longevity? Gaya Hidup Sehat yang Mulai Tren di Indonesia
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved