Belanja Asyik di Motomachi

Jum'at, 14 Agustus 2015 - 08:39 WIB
Belanja Asyik di Motomachi
Belanja Asyik di Motomachi
A A A
Selain Tokyo, Yokohama menjadi kota yang harus menjadi daftar utama kunjungan para wisatawan di Jepang.

Jika berkesempatan ke sini, jangan lupa pergi ke Motomachi yang merupakan pusat belanja terkemuka yang terdiri atas butik, toko, dan kafe sepanjang lima blok dengan atmosfer kosmopolitan.

Yokohama merupakan kota terbesar kedua di Jepang setelah Tokyo, sekaligus menjadi ibu kota dari prefektur Kanagawa. Terletak di wilayah Kantou, Pulau Honshu, dengan jumlah penduduk sekitar 3,6 juta penduduk, kota ini terkenal sebagai kota pelabuhan, setelah Jepang membuka diri dari politik isolasi pada akhir abad ke-19.

Pelabuhan Yokohama merupakan pelabuhan utama di Jepang, di samping pelabuhan lain di Kobe, Osaka, Nagoya, Tokyo, Hakata, dan Chiba. Apabila ingin memuaskan hasrat berbelanja ketika mengunjungi kota ini, jangan lupa singgah ke Motomachi street, yang berada di kaki bukit Yamate.

Motomachi merupakan kawasan berbelanja istimewa dan cukup terkenal di kalangan masyarakat lokal maupun para wisatawan mancanegara yang tengah menghabiskan waktu berlibur di Negeri Sakura. Kawasan ini memiliki sentuhan Eropa yang kental sehingga sangat mungkin Anda bisa bernostalgia dengan kenangan indah saat berada di Benua Biru.

Motomachi Shopping Street pertama kali dibuat berbarengan dengan acara peresmian Pelabuhan Yokohama pada tahun 1859. Jadi, usianya sudah cukup tua, sekitar 150-an tahun. Ketika desa Yokohama kala itu dibagi menjadi dua distrik, maka Motomachi ini muncul. Kedua desa itu dijadikan sebagai distrik bisnis Jepang atau kegiatan perekonomian yang sangat penting di Jepang, dan satu lagi distrik bagi perumahan orang-orang asing.

Pada 1960 penduduk desa Yokohama bermukim di desa tetangga yang jaraknya cukup berdekatan yang disebut dengan Motomura. Pada bulan berikutnya, Motomura diubah namanya menjadi Yokohama Motomachi. Adapun yang menjadi pekerjaan utama rakyat Motomachi ialah bergerak di bidang pertanian dan perikanan yang memang sedari awal telah dilakukan.

Kemudian pada 1875, banyak orang asing yang masuk ke distrik perumahan Yamate, mereka pun melakukan kegiatan berbisnis. Keadaan tersebut rupanya sedikit mengubah situasi, di mana segera dibuka berbagai instrumen bisnis semisal toko pakaian, toko furnitur, toko roti, kafe, toko bunga, dan lain-lain.

Tempat ini juga merupakan daerah asal-muasal gaya berpakaian kasual Yokohama yang disebut Hamakaji. Motomachi juga berkembang atas andil orangorang asing yang ada dan tinggal di pelabuhan sebagai ujung tombak perkembangan mode pakaian ala Barat di Jepang.

Tradisi itu berkembang sampai sekarang dengan banyaknya toko mode yang ada di sana. Beberapa atraksi wisatawan di Motomachi ialah melihat keindahan The Harbor View Park, mengabadikan Bay Bridge, serta berkunjung ke rumah mewah di Yamate.

Rendra Hanggara
(ars)
Berita Terkait
Pengalaman Berbelanja...
Pengalaman Berbelanja yang Nyaman
Konsumen Belanja Online...
Konsumen Belanja Online di Indonesia Capai 32 Juta di Tahun 2021
Belanja Online Groceries...
Belanja Online Groceries di Allofresh
Kampanye ‘Ada Aja...
Kampanye ‘Ada Aja Idenya’ Untuk Permudah Masyarakat Berbelanja
Black Friday, Surga...
Black Friday, Surga Belanja yang Tak Boleh Dilewatkan!
RCTI+ Gandeng Shopee,...
RCTI+ Gandeng Shopee, Belanja Online Bisa Sambil Nonton Drama
Berita Terkini
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
6 jam yang lalu
Jennifer Coppen Unggah...
Jennifer Coppen Unggah Sindiran Pedas soal Sosok Playing Victim, Warganet Berspekulasi
7 jam yang lalu
Kris Dayanti Borong...
Kris Dayanti Borong 2 Medali Emas di Kejuaraan Nasional Wushu
8 jam yang lalu
Sambut Hari Kemerdekaan,...
Sambut Hari Kemerdekaan, The Margo Hotel Hadirkan Kuliner Bertema Harmony of Indonesia
11 jam yang lalu
Bukan Cuma Mencegah...
Bukan Cuma Mencegah Sakit, Ini Pentingnya Investasi Kesehatan Sel Sejak Dini
11 jam yang lalu
Chef Mandif Warokka...
Chef Mandif Warokka Siapkan Jamuan Kuliner Nusantara di Bintan, Modern dan Eksklusif
11 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved