RSIA Bunda Terus Optimalkan Robot Bedah

Kamis, 20 Agustus 2015 - 09:40 WIB
RSIA Bunda Terus Optimalkan...
RSIA Bunda Terus Optimalkan Robot Bedah
A A A
Kemajuan teknologi juga turut membawa pengaruh pada dunia medis yang diharapkan mampu meningkatkan harapan hidup manusia. Pada proses penanganan pembedahan yang selama ini dilakukan, masih memberikan dampak trauma bagi pasien karena masih banyak pasien masih merasakan nyeri atau sakit pascaoperasi.

Namun, teknologi yang berkembang saat ini, seperti robotic surgery, menawarkan risiko operasi terbuka yang lebih rendah, seperti infeksi, kehilangan darah, dan masa rawat inap yang cenderung lama. Robotic surgeryatau bedah robotik merupakan pembedahan yang menggunakan teknologi tangan robotik yang menjadi kepanjangan tangan dokter bedah.

Pemberian tindakan ini hanya memberikan luka sayatan yang sangat kecil yang dihubungkan dokter bedah melalui serat fiber opticke surgeon console (simulator). Salah satu pengembangan robotic surgerydilakukan dengan ditujukan untuk meminimalkan invasif yang jauh lebih maju dengan pembedahan menggunakan media robot.

Keuntungan yang didapatkan pasien, di antaranya waktu penyembuhan lebih cepat dan dapat mempersingkat lama rawat pascaoperasi, lebih presisi (ketetapan bedah), sayatan lebih kecil, dapat mengurangi volume kehilangan darah, angka kesakitan (nyeri) lebih rendah, serta kepuasan hasil operasi lebih tinggi.

Sejak diperkenalkan RS Bunda Jakarta sejak awal 2012, teknologi bedah robotik ini telah menjadi pilihan pasien dalam mengambil keputusan proses pembedahan. Tindakan ini dinilai efektif dan menguntungkan bagi pasien karena dapat mengurangi luka sayatan (estetika), meningkatkan ketepatan dan akurasi yang tinggi.

“Dalam kurun waktu kurang dari 3 tahun, RS Bunda telah menangani setidaknya lebih dari 140 pasien dengan menggunakan bedah robotik. Pada waktu mendatang, jumlah pasien yang memutuskan menggunakan bedah robotik akan lebih besar nantinya,” kata dr Rizal Sini SpOG, pendiri PT Bunda Medik, yang dijumpai dalam acara Seminar and Live ‘Robotic Surgery’ Teknologi Bedah Minimal Invasif di RS Bunda Jakarta, Minggu (16/8).

Penggunaan bedah robotik dapat menjangkau penyakit-penyakit serius lainnya yang tak hanya sebatas permasalahan kandungan. Beberapa kasus yang pernah ditangani oleh tim dokter bedah robotik RS Bunda di antaranya, kasus ginekologi sebanyak 139 kasus, urologi sebanyak 2 kasus, dan digestive(pencernaan) sebanyak 1 kasus.

“Dalam melakukan bedah robotik tidak dibutuhkan banyak campur tangan dokter. Biasanya akan melibatkan sekitar 2 orang dokter saja. Proses penangan cenderung lebih singkat, rata-rata hanya 1,5 hingga 2 jam dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi,” ujar Prof Dr dr Wachyu Hadisaputra SpOG (Presiden IGES).

Dalam acara tersebut turut hadir Prof Dr dr Wachyu Hadisaputra SpOG (Presiden IGES), dr Irham Suheimi SpOG (ahli bedah robotik Indonesia), dr Arnold Advincula MD (ahli robotic surgerydari Amerika Serikat), dan dr Aziz Abdul Yahya MD (Malaysia) dalam upaya transfer pengetahuan kepada para dokter bedah di Indonesia.

RS Bunda juga membuka kesempatan dokter lain untuk bergabung dengan tim dokter Advanced Robotic and Minimally Invasive Surgery (ARMIS) RS Bunda dengan mengikuti beberapa tahap pelatihan. “Ada tiga tahapan dalam pelatihan bedah robotik. Tahap pertama dapat dilakukan via onlinedengan mempelajari beberapa modul yang diberikan dan nanti akan diberikan sertifikat onlinesetelah lulus.

Kemudian, ada overseas training dengan melakukan pemberangkatan ke Hong Kong selama dua hari. Terakhir, bisa langsung melakukan bedah robotik yang nanti akan didampingi praktisi bedah robotik yang berpengalaman,” ungkap dr Sita Ayu Arumi SpOG.

Larissa Huda
(bbg)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
44 menit yang lalu
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
1 jam yang lalu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
2 jam yang lalu
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
2 jam yang lalu
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
3 jam yang lalu
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
3 jam yang lalu
Infografis
Alfamart Tutup 400 Gerai,...
Alfamart Tutup 400 Gerai, Sementara Warung Madura Terus Ekspansi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved