Konsumsi Omega 3 & Omega 6 untuk Perbaiki Kualitas Hormon
Kamis, 12 November 2015 - 12:31 WIB
Konsumsi Omega 3 & Omega 6 untuk Perbaiki Kualitas Hormon
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah, MS mengungkapkan, tak semua lemak buruk bagi kesehatan. Omega 3 dan omega 6 merupakan salah satu jenis lemak jenuh ganda yang tidak bisa diproduksi sendiri, sehingga penting bagi tubuh.
"Jenis lemak ini penting sekali bagi tubuh, apalagi untuk tumbuh kembang anak. Karena, merupakan pembentuk jaringan dan sel tubuh," papar Hardinsyah di Jakarta.
Tidak hanya untuk pertumbuhan anak, omega 3 dan omega 6 juga menyimpan banyak manfaat. Salah satunya membuat rambut dan kulit menjadi berkilau, mata lebih bersinar, meningkatkan kemampuan otak untuk mengingat, penting untuk kualitas jantung yang baik, hingga baik untuk hormon kewanitaan dan kejantanan.
"Omega 3 dan omega 6 bisa didapat dari berbagai sumber makanan, mulai dari ikan salmon, ikan tuna, minyak sawit, telur, tempe, tahu, sayuran hijau, alpukat, dan margarin yang mengandung omega 3 dan omega 6," kata dia.
Menurut Hardinsyah, WHO menganjurkan mengonsumsi omega 3 dan omega 6 sebanyak 39%. "Tuna sama salmon itu kan susah didapat dan mahal, kita juga bisa gantinya dengan mengonsumsi belut," tandasnya.
"Jenis lemak ini penting sekali bagi tubuh, apalagi untuk tumbuh kembang anak. Karena, merupakan pembentuk jaringan dan sel tubuh," papar Hardinsyah di Jakarta.
Tidak hanya untuk pertumbuhan anak, omega 3 dan omega 6 juga menyimpan banyak manfaat. Salah satunya membuat rambut dan kulit menjadi berkilau, mata lebih bersinar, meningkatkan kemampuan otak untuk mengingat, penting untuk kualitas jantung yang baik, hingga baik untuk hormon kewanitaan dan kejantanan.
"Omega 3 dan omega 6 bisa didapat dari berbagai sumber makanan, mulai dari ikan salmon, ikan tuna, minyak sawit, telur, tempe, tahu, sayuran hijau, alpukat, dan margarin yang mengandung omega 3 dan omega 6," kata dia.
Menurut Hardinsyah, WHO menganjurkan mengonsumsi omega 3 dan omega 6 sebanyak 39%. "Tuna sama salmon itu kan susah didapat dan mahal, kita juga bisa gantinya dengan mengonsumsi belut," tandasnya.
(nfl)