Perkembangan Riset Sel Punca di Indonesia Membanggakan

Rabu, 06 Januari 2016 - 23:30 WIB
Perkembangan Riset Sel...
Perkembangan Riset Sel Punca di Indonesia Membanggakan
A A A
JAKARTA - Para peneliti terus mengembangkan sel punca atau stem cell yang dipercaya mampu menjadi terapi sejumlah penyakit. Di Indonesia, sebanyak 11 rumah sakit saat ini juga sudah menjadi tempat riset terapi sel punca.

Melihat kemajuan tersebut, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengaku merasa bangga dengan perkembangan teknologi sel punca di Indonesia. "Saya sebagai Menteri Riset Teknologi sangat surprise terhadap kemajuan teknologi yang ada di Indonesia. Khususnya di bidang kesehatan, yaitu yang menyangkut b, di mana Kalbe Farma punya satu lembaga yang disebut Stem Cell and Cancer Institute (SCI)," papar Nasir saat kunjungan ke SCI di komplek PT Bintang Toedjo, Rabu (6/1/2016).

Nasir menjelaskan, dalam pengembangan lembaga SCI melibatkan para peneliti dan bekerja sama dengan Universitas Indonesia. "Ke depan inilah mungkin masa depan Indonesia di bidang kesehatan. Sebab saat ini bahan baku obat 92% impor dari India dan China. Ini menjadi tantangan bagi kita. Stem Cell tentu akan menjadi masa depan Indonesia," kata dia.

Dia pun berharap, sel punca bisa mengatasi penyakit degeneratif di Indonesia dengan baik. Selain itu, sel punca yang digarap peneliti ini juga diharapkan menjadi produk inovasi yang bermanfaat untuk Indonesia dan menjadi produk ekspor. "Lima tahun ke depan stem cell berkembang pesat di Indonesia. Selain itu biodiversity Indonesia kita gali terus supaya obat tidak jadi mahal," ujar dia.
(alv)
Berita Terkait
Penerapan Layanan GeNose...
Penerapan Layanan GeNose untuk Transportasi Umum Perlu Riset Awal
75 Publikasi Riset Danone...
75 Publikasi Riset Danone SN Indonesia Dorong Transformasi Kesehatan
3 Peneliti Terpilih...
3 Peneliti Terpilih Radjak Group dalam Pengembangan Inovasi Kesehatan
Sebaran Riset 2025 IPB...
Sebaran Riset 2025 IPB University: Pangan 43,5%, Kesehatan dan Rekayasa Keteknikan 16,8%
Deloitte Luncurkan Hasil...
Deloitte Luncurkan Hasil Riset Bertajuk Digitising Indonesia's Health Care Sector
Berfitur Digital Kesehatan,...
Berfitur Digital Kesehatan, Smartwatch Beraksesoris Smart Jewelry Diperkenalkan
Berita Terkini
Tak Asal Review! Aleta...
Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
44 menit yang lalu
Gigi yang Tidak Sehat...
Gigi yang Tidak Sehat Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Faktanya
47 menit yang lalu
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
4 jam yang lalu
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
14 jam yang lalu
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
15 jam yang lalu
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
16 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved