WHO Nyatakan Zika sebagai Darurat Kesehatan Publik Internasional

Selasa, 02 Februari 2016 - 02:08 WIB
WHO Nyatakan Zika sebagai...
WHO Nyatakan Zika sebagai Darurat Kesehatan Publik Internasional
A A A
JENEWA - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan Zika sebagai status darurat kesehatan publik internasional. Pengumuman dikeluarkan setelah penyakit yang terkait ribuan kelahiran cacat di Brasil itu menyebar dengan cepat. Zika disebabkan gigitan nyamuk yang membawa virus tersebut.

Pengumuman disampaikan Direktur Jenderal WHO Margaret Chan pada Senin (1/2/2016) waktu Jenewa. Dalam kesempatan itu dia mengatakan meskipun respons terkoordinasi internasional diperlukan, larangan bepergian atau perdagangan tidak dibutuhkan. Dia juga menyebut Zika sebagai "peristiwa luar biasa".

"Sekarang saya umumkan bahwa kluster microcephaly baru-baru ini dan abnomalitas neurologis yang dilaporkan di Amerika Latin menyusul kluster serupa di French Polynesia pada 2014 sebagai perhatian darurat kesehatan publik internasional," ujar Chan, seperti dikutip BBC.

Chan menuturkan, prioritas saat ini adalah melindungi wanita hamil dan bayi mereka. Selain itu adalah mengontrol nyamuk yan menyebarkan virus itu.

Dikutip dari Reuters, status darurat ini direkomendasikan komisi pakar independen kepada badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyusul kritik lambatnya respons terhadap penyankit itu. Langkah itu seharusnya membantu aksi internasional dan prioritas riset.

Pekan lalu, WHO menyatakan, virus Zika menyebar secara eksplosif dan bisa menginfeksi sebanyak 4 juta orang di Amerika. Saat ini, belum ada vaksin atau obat untuk menghentikan Zika. satu-satunya cara agar terhindar adalah menghindari gigitan nyamuk Aedes yang membawa virus tersebut.

Hingga saat ini, lebih dari 20 negara, termasuk Brasil, telah melaporkan kasus Zika. Sebagian besar infeksi yang terjadi ringan dan menyebabkan sedikit atau bahan tanpa gejala, meskipun ada laporan terjadinya gangguan kelumpuhan yang disebut sindrom Guillain-Barre.

Ancaman terbesar diyakini terjadi pada kehamilan hingga ke janin yang belum lahir. Ada sekitar 4.000 kasus microcephaly—bayi yang lahir dengan otak kecil—di Brasil sejak Oktober lalu.

Kementerian Kesehatan Brasil mengkaitkan kondisi itu pada Zika, meskipun kaitannya belum pasti. Menteri Kesehatan Brasil Marcelo Castro memaparkan, epidemi itu lebih buruk dari yang diyakini karena 80% kasus yang menginfeksi orang itu tidak menimbulkan gejala apa pun.

Di saat virus itu menyebar dari Brasil, negara lain di Amerika juga diperkirakan mengalami kasus bayi dengan cacat lahir terkait Zika. Organisasi Kesehatan Pan Amerika menyatakan, Zika saat ini telah menyebar di 24 negara dan kawasan di Amerika.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
37 menit yang lalu
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
2 jam yang lalu
Mewahnya Pernikahan...
Mewahnya Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Ada Penampilan Spesial Paul McCartney
3 jam yang lalu
Bernadya Kenang Masa...
Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga
6 jam yang lalu
5 Fakta Pernikahan Taylor...
5 Fakta Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Gaun Dior hingga Tamu Bertabur Bintang
8 jam yang lalu
Concealer Soulyu Beauty...
Concealer Soulyu Beauty Jadi Favorit Aldi Taher, Solusi Atasi Mata Panda
10 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved