Ada Sekitar 6.000 Penyakit Langka di Dunia

Senin, 29 Februari 2016 - 17:30 WIB
Ada Sekitar 6.000 Penyakit...
Ada Sekitar 6.000 Penyakit Langka di Dunia
A A A
JAKARTA - Rare Disease Day atau Hari Penyakit Langka sedunia diperingati setiap akhir bulan Februari. Tahun ini, hari peringatan tersebut jatuh di hari kabisat, yaitu 29 Februari 2016.

Dilansir dari Rare Disease Day, penyakit langka merupakan penyakit yang tidak biasa diderita banyak orang. Selain itu, penyakit ini juga belum diketahui penyebabnya.

Diperkirakan terdapat sekitar 6.000 penyakit langka di dunia dengan gejala yang berbeda. Sekitar 80% diantaranya disebabkan oleh masalah genetik. Sisanya, disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, alergi, masalah lingkungan, masalah degeneratif atau penuaan, dan proliferasi.

Setegah dari penyakit langka di dunia diketahui dialami oleh anak-anak. Sementara untuk gejala, penyakit ini memiliki gejala sama seperti penyakit umum. Hal ini kerap menyebabkan sejumlah penderita salah dan telat mendapatkan pengobatan.

Penyakit ini juga menyebabkan kualitas hidup penderita yang menurun hingga kematian. Sayangnya, karena rasa sakit yang semakin bertambah, membuat obat-obatan kerap tidak bekerja efektif.

Pakar metabolisme anak dari RS Cipto Mangunkusumo, Dr dr Damayanti R Sjarif, SpA(K) menjelaskan, bahwa penyakit langka jika penderitanya kurang dari satu tiap 2.000 populasi. Menurut dia, di setiap negara memiliki definisi yang berbeda.

"Di Amerika Serikat, suatu penyakit disebut langka jika jumlah kasusnya kurang dari satu di antara 1.500 dalam sebuah populasi. Di Jepang, penyakit langka ditemukan kurang dari satu tiap 2.500 dalam sebuah populasi," papar Damayanti dalam peringatan Hari Penyakit Langka di Hotel Double Tree Cikini, Senin (29/2/2014).

Tidak hanya di Indonesia, Amerika dan Jepang, pengertian tersebut juga diterapkan di beberapa negara lainnya seperti Australia dan Taiwan. EURORDIS atau European Organisation for Rare Diseases juga menilai penyakit langka dengan batasan jumlah kasus kurang dari satu tiap 2.000 orang.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
5 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
6 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
6 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
7 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
7 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
8 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved