Film Pokemon Live Action Jadi Subyek Perang Panas Studio Besar

Selasa, 19 April 2016 - 19:15 WIB
Film Pokemon Live Action...
Film Pokemon Live Action Jadi Subyek Perang Panas Studio Besar
A A A
LOS ANGELES - Selama 20 tahun terakhir, Pokemon telah menjadi salah satu franchise game terkondang sejagat sepanjang masa. Franchise ini punya beragam game, manga, film animasi, show televisi dan bahkan mobile game yang akan datang. Kini, film adaptasi live action franchise ini menjadi subjek perang tawar menawar lisensi yang panas.

Menurut The Hollywood Reporter, sebuah lelang rahasia saat ini sedang digelar untuk menentukan siapa yang akan memenangkan hak untuk membuat adaptasi live-action film Pokemon ini. Ini tentu saja menjadi sesuatu yang besar bagi studio dan perusahaan besar. Terutama karena Pokemon baru saja merayakan ulang tahun ke-20 di pasar.

Berdasarkan laporan IGN, Warner Bros. adalah salah satu perusahaan yang berusaha keras mendapatkan lisensi untuk film ini. Tentu saja, ini masuk akal karena studio itu telah merilis sejumlah film animasi Pokemon.

Pesaing berat Warner Bros. adalah Sony. Lalu, perusahaan lain yang muncul sebagai kandidat kuat di lelang rahasia itu adalah Legendary Entertainment. Sebagai catatan, Legendary dan Warner Bros. pernah berkolaborasi untuk membuat sejumlah film monster di Godzilla-Kong Cinematic Universe.

The Hollywood Reporter menuturkan, Legendary mungkin akan memenangkan perang ini. Jika benar, maka akan muncul masalah baru. Legendary sebagian dikuasai Dalian Wanda Group asal China. Dan, karena ketegangan politik antara China dan Jepang, maka ini akan memicu permasalahan dalam kemitraan antara Legendary dan Nintendo.

Meski begitu, orang dalam industri ini tampaknya lebih menyukai perusahaan produksi non-Hollywood untuk menangani hak lisensi film untuk franchise game Nintendo. Menurut Ollie Barder dari Forbes, Hollywood sama sekali tidak memahami bagaimana kerja pop culture dan game Jepang. Apalagi, industri film masih yakin bahwa mereka berada di kompetisi langsung dengan industri game. Meninggalkan franchise seperti Pokemon di tangan rumah produksi Hollywood bisa menghasilkan kegagalan seperti Super Mario Bros. pada 1990an.

“Sebuah kemitraan dengan Hollywood akan berakhir dalam bencana dan jika kalian tidak percaya, tontonlah Bob Hoskins sebagai Mario. Masa depan dystopian gelap menanti kita jika Hollywood kembali lagi mencakar Nintento,” ujar Barder yang dikutip Yibada.

(alv)
Berita Terkait
8 Film Hollywood Tanpa...
8 Film Hollywood Tanpa Karakter Laki-laki, Unik dan Seru
Film Ticket to Paradise,...
Film Ticket to Paradise, Kisah Orangtua Hentikan Pernikahan Putrinya di Bali
Deretan Film Hollywood...
Deretan Film Hollywood yang Kena Sensor di Indonesia, Nomor 4 Angkat Kisah Musisi Legendaris Dunia
Sinopsis Final Destination:...
Sinopsis Final Destination: Bloodlines, Alur Kematian yang Makin Mengerikan
10 Film Populer Hollywood...
10 Film Populer Hollywood yang Terinspirasi dari Anime
10 Film Hollywood Bertema...
10 Film Hollywood Bertema Agama Paling Kontroversi, Nomor 3 Menghina Islam
Berita Terkini
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
1 jam yang lalu
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
3 jam yang lalu
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
3 jam yang lalu
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
3 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
4 jam yang lalu
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved