Berhenti Merokok Total, Bantu Perokok Terbebas dari Rokok

Sabtu, 11 Juni 2016 - 18:25 WIB
Berhenti Merokok Total,...
Berhenti Merokok Total, Bantu Perokok Terbebas dari Rokok
A A A
INGGRIS - Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Annals of Internal Medicine, mengungkapkan bahwa mereka yang berhenti merokok secara total 25% akan terbebas dari rokok dibandingkan mereka yang berhenti secara bertahap.

Dilansir dari Huffington Post, peneliti dari University of Oxford meneliti 700 perokok yang ingin menghentikan kebiasaan merokok di Inggris. Setengah dari perokok diminta untuk memilih satu hari untuk menghentikan rokok secara total dan mematuhinya.

Setengah perokok lainnya diminta untuk secara bertahap mengurangi rokok selama dua minggu mendekati hari di mana mereka ingin berhenti merokok secara total. Selain itu, keduanya juga diberikan pengetahuan.

Hasilnya, 49% kelompok yang berhenti merokok secara total dalam satu hari berhasil tidak merokok. Sementara perokok yang berhenti merokok secara bertahap, hanya berhasil 39% yang berhenti.

Menariknya, setalah enam bulan sejak hari pertama berhenti merokok, 22% dari mereka yang berhenti merokok secara total berhasil terhindar dari rokok. Namun, kelompok yang berbeda hanya berhasil 15%.

"Petugas kesehatan harus menawarkan cara berhenti total sebagai cara pertama bagi pasiennya. Tetapi kalau itu tak bisa menjadi pilihan, berhenti merokok secara bertahap dapat menjadi alternatif kedua. Kami memahami bahwa orang mungkin harus setengah mati menghadapi candu saat harus berhenti merokok secara total. Namun, efektivitasnya perlu dipertimbangkan," papar penulis utama studi dan peneliti postdoctoral di Oxford di Inggris, Nicola Lindson-Hawley.

Selain kesadaran diri sendiri, untuk terbebas dari rokok juga dibutuhkan dari orang-orang terdekat. Menurut Lidson, berhenti secara total merupakan cara yang baik untuk berhenti merokok. Pasalnya, akan mengubah kebiasaan dalam satu waktu. Pada kelompok bertahap, mereka melakukannya dengan cara bertahap dan berisiko kehilangan motivasi.

"Ada banyak bukti yang menunjukkan, bahwa jika Anda ingin berhenti merokok, cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mencari bantuan dalam bentuk konseling dan pengobatan seperti terapi pengganti nikotin atau varenicline," pungkasnya.
(nfl)
Berita Terkait
Bahaya Rokok Elektrik...
Bahaya Rokok Elektrik bagi Kesehatan, Efek Candu hingga Kerusakan Paru Permanen
Fakta Mengejutkan! Keluarga...
Fakta Mengejutkan! Keluarga Miskin Lebih Banyak Beli Rokok daripada Lauk-Pauk
Vape atau Rokok Konvensional,...
Vape atau Rokok Konvensional, Manakah yang Lebih Berbahaya?
PERKI: Vape Sama Buruknya...
PERKI: Vape Sama Buruknya dengan Rokok Konvensional
Nikotin dan TAR, Mana...
Nikotin dan TAR, Mana yang Lebih Berbahaya bagi Kesehatan?
Daftar Negara yang Menerapkan...
Daftar Negara yang Menerapkan Kebijakan Rokok Unik
Berita Terkini
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
1 jam yang lalu
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
3 jam yang lalu
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
15 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
15 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
16 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
16 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved