Cegah Penyakit Jantung, Hindari 4 Makanan Ini

Senin, 01 Agustus 2016 - 18:05 WIB
Cegah Penyakit Jantung,...
Cegah Penyakit Jantung, Hindari 4 Makanan Ini
A A A
JAKARTA - Penyakit jantung menjadi penyebab utama kematian. Tidak saja di Indonesia, tapi rata-rata terjadi pada masyarakat di berbagai belahan dunia. Untuk menghindari penyakit berbahaya ini, mulailah dengan memilih gaya hidup sehat, seperti rutin berolahraga.

Selain itu, memilah makanan yang dikonsumsi juga dapat berdampak besar pada kesehatan jantung Anda. Dilansir Eatingwell, berikut 4 jenis makanan terburuk untuk jantung yang harus dihindari sejak dini.

Lemak Trans
Mengapa lemak trans begitu berbahaya? Seperti lemak jenuh, lemak trans bahkan lebih parah dalam meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL).
American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi jumlah lemak trans yang Anda makan setiap hari, yakni sekitar 1 persen atau lebih sedikit dari total kalori.

Cara termudah untuk terhindar lemak trans adalah dengan menghindari makanan yang mengandung minyak terhidrogenasi atau minyak terhidrogenasi parsial yang biasanya tertulis di daftar bahan di balik kemasan.

Selain itu, pastikan setiap makanan kemasan yang Anda beli tertulis Trans Fat 0g dalam daftar nutrisi yang juga terdapat pada kemasan.

Lemak trans juga dapat ditemukan di sejumlah produk hewani, seperti daging sapi, daging babi, domba dan mentega. Oleh karena itu Anda harus membatasi konsumsi daging sapi, babi, domba, dan mentega. Sebagi penggantinya, gunakan produk lain, seperti susu versi rendah atau tanpa lemak sehingga membantu Anda menjaga kesehatan jantung.

Lemak Jenuh
Mentega, krim asam, dan mayones meruapakan makanan yang mengandung lemak jenuh cukup tinggi dan dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) yang mengarah pada penumpukan plak di arteri.

Untuk jantung yang lebih sehat, batasi konsumsi lemak jenuh hingga 5 persen atau lebih sedikit dari total kalori. Cobalah mengganti mentega dengan minyak berbasis nabati, seperti zaitun dan canola oil, yang keduanya mengandung jumlah lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung sehat.

Anda juga dapat mengganti konsumsi daging yang tinggi lemak dengan unggas tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan.

Garam
Garam paling sering digunakan untuk masakan rumah atau restoran. Penggunaan garam dan penyedap sering kali tanpa takaran yang jelas. Padahal, batas harian konsumsi garam setiap orang hanyalah sebanyak 2.300 mg atau sekitar 1 sendok teh. Selain berbahaya untuk jantung, hal ini pun dapat memicu penyakit tekanan darah tinggi.

Salah satu cara termudah untuk mengurangi asupan garam adalah dengan tidak menambahkannya jika Anda belum merasakan asin pada masakan. Misalnya, jangan menambahkan garam ke dalam air rebusan pasta atau kentang. Lebih baik menambahkannya ke piring ketika masakan telah selesai dan akan segera disajikan. Meski hanya sedikit, cara tersebut lebih aman.

Gula
“Mengurangi asupan gula akan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Kadar gula yang tinggi terkait dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi dan kadar trigliserida yang tinggi merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung,” kata Rachel Johnson PhD RD, ketua kelompok menulis American Heart Association (AHA).

AHA merekomendasikan cara untuk membatasi asupan gula bagi perempuan adalah dengan tidak mengonsumsi gula lebih dari 100 kalori atau sekitar 6 sendok teh per hari. Sementara untuk laki-laki, mereka harus mengonsumsi gula kurang dari 150 kalori atau sekitar 9 sendok teh setiap harinya. Sementara itu, asupan gula lainnya yang alami seperti rasa manis dari buah-buahan tetap dapat Anda konsumsi.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Harry Styles Mendadak...
Harry Styles Mendadak Batalkan Konser di Sao Paulo karena Masalah Kesehatan
18 menit yang lalu
Road to Kilau Raya 2026...
Road to Kilau Raya 2026 Hadir di Klaten, Irfan Hakim hingga Denada Siap Hibur Warga
36 menit yang lalu
Tantri Kotak Nyaris...
Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton, Arda Naff Buka Suara
56 menit yang lalu
Viral! Tantri Kotak...
Viral! Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton Pria di Atas Panggung
1 jam yang lalu
Zaskia Adya Mecca Izinkan...
Zaskia Adya Mecca Izinkan Anak Bolos Sekolah, Alasannya Bikin Salut
2 jam yang lalu
Heni Sagara Desak Bareskrim...
Heni Sagara Desak Bareskrim Periksa Dokter Oky, Kasus Mandek Disorot
2 jam yang lalu
Infografis
Bukan Senjata Nuklir,...
Bukan Senjata Nuklir, Ini 4 Cara Terbaik Melawan Dominasi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved