30 Negara Nikmati Pesona Sumatera Barat

Senin, 08 Agustus 2016 - 15:55 WIB
30 Negara Nikmati Pesona...
30 Negara Nikmati Pesona Sumatera Barat
A A A
SUMBAR - Sebanyak 25 tim dari 30 negara menikmati kompetisi mereka di ajang Tour de Singkarak (TdS) 2016 di Sumatera Barat. Selain beradu cepat, peserta mengagumi keindahan alam yang dilewati dilintasan sepanjang 1.100 km ini.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Burhasman Bur mengaku senang dengan pelaksanaan TDS 2016 karena daerahnya kedatangan tamu yang berasal dari 30 negara, di antaranya 19 tim berasal dari luar negeri dan 6 tim dari Indonesia.

Adapun 19 tim dari luar negeri ini, berasal dari Malaysia, Singapura, Laos, Taiwan, Jepang, Swis, Korea, Australia, Iran, Uni Emirat Arab, Filipina, Hong Kong, dan Kenya. Sedangkan dari dalam negeri, yakni tim nasional Indonesia, Prima Indonesia, BRCC Banyuwangi, SAKB Jawa Barat, dan tim dari Sumatera Barat.

”Ini saatnya Sumatera Barat menebarkan pesonanya di mata dunia dan kami minta kepada masyarakat untuk bisa menyambut event ini dengan suka cita, kita buktikan bahwa sumber daya manusia di Sumbar juga SDM yang sangat mengerti apa itu perlunya pariwisata untuk kemakmuran masyarakat,” kata Burhasman.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan pentingnya sport tourism, seperti Tour de Singkarak (TdS) 2016 ini. Menurutnya ada dua hal, yakni direct impact (turis yang datang selama pelaksaan TdS 2016 dan indirect impact atau media value-nya.

“Lebih besar indirect impact-nya karena disiarkan di banyak tempat, dilaporkan di banyak media, dan membuat Sumatera Barat semakin popuper dan dipromosikan bersama dengan TdS itu sendiri,” kata Arief.

Kedua, soal repeater tourisme yang berasal dari international sport event. “Ada 60 persen dari turis yang datang saat sport event itu yang datang kembali setelah event sebelumnya,” jelas Arief.

Sport tourism itu masuk dalam atraksi man made yang total hanya 5%, di mana yang ada di Man Made ini adalah sport event dan MICE. “Jadi kalau ditanya, berapa sport event sumbangannya terhadap Wisman, ada 1-2%,” ujarnya.

Sementara itu pebalap Iran mendominasi dua etape dan rastra masuk 10 besar. Ini menjawab teka-teki siapa yang akan menjadi jawara etape dua Tour de Singkarak 2016. Tim Pishgaman Cycling Team Iran mendominasi kejuaraan balap sepeda internasional yang didukung Kemenpar itu. Etape dua melaju dari Lembah Harau, Limapuluh Kota hingga menuju Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar, Minggu (7/8).

Tim asal Iran menampatkan dua wakilnya di tiga besar, yaitu Rahim Emami di posisi pertama dan Reza Hosseini di posisi tiga. Sedangkan posisi dua direbut oleh pebalap 7-Eleven Filipina, James Ewart.

Prediksi bakal terjadi kejutan di etape dua ini benar-benar terbukti. Rahim Emani merupakan salah satu pebalap yang diunggulkan pada kejuaraan yang masuk kalender UCI ini. Dia benar-benar berlomba dengan serius sejak awal perlombaan. Apalagi pebalap asal Iran memiliki kemampuan ganda yaitu kuat di sprint serta hebat di tanjakan.

Meski mampu menjuarai etape dua, perjuangan Rahim Emami tidak mudah. Pebalap dengan nomor start dua ini harus beradu sprint dengan James Ewart. Namun, Rahim Emami sukses masuk terlebih dahulu digaris finis dengan catatan waktu 02:55:34.

Saat masuk finis Rahim Emami terlihat tersenyum karena mampu menunjukkan tim juara bertahan mampu bangkit setelah di etape pertama harus mengakui keunggulan pebalap Australia yang memperkuat tim Data #3 Cisco, Dylan Newberry.

Meski posisi tiga besar didominasi pebalap asing, pebalap Indonesia sebenarnya mampu bersaing karena mampu berada di posisi sepuluh besar finis tercepat. Kali ini ada nama Rastra Patria Dinawan dari Timnas Indonesia. Pebalap asal Yogjakarta ini mampu finis ke tujuh dengan catatan waktu 02:55:54.

Apa yang diraih Timnas Indonesia ini dinilai cukup bagus oleh Manajer Timnas Wawan Setyobudi. Menurut dia anak asuhnya mampu menjalankan strategi dengan terus berada di rombongan terbesar.

"Itu harapan kami sejak awal dan harus bisa konsisten terus di balapan berikutnya," kata Wawan.

Dari 10 besar pebalap tercepat, Indonesia juga menempatkan nama Jamalidin Novardianto yang memperkuat tim Singha Infinite Singapura diposisi 9 dan Slamet Juangga dari KFC Cycling Team Jakarta dengan catatan waktu yang sama dengan pebalap diatasnya.

Adapun pemegang red white jersey atau pebalap Indonesia tercepat Dadi Suryadi harus finis di urutan 29 dengan catatan waktu yang sama. Dengan demikian pebalap dari Terengganu Cycling Team Malaysia itu tetap berhak memegang red white jersey.

Untuk pemegang klasemen umum atau yellow jersey tetap dipegang Dylan Newberry yang di etape dua finis diurutan 30. Dyan juga masih berhak memegang green jersey atau predikat raja sprint. Sedangkan raja tanjakan (polkadot jersey) dipegang pebalap Pishgaman, Amir Kolahdouz dengan 19 poin.

Setelah menyelesaikan etape dua, semua pebalap akan yang finis akan melanjutkan balapan ke etape tiga dari Pasaman menuju Pasaman Barat, Senin 8 Agustus 2016.
(tdy)
Berita Terkait
Siap-Siap! WITF 2025...
Siap-Siap! WITF 2025 Kembali dengan Skala Lebih Besar, Lebih Baik
Wonderful Indonesia...
Wonderful Indonesia Gourmet
Dukung Wonderful Indonesia...
Dukung Wonderful Indonesia Lewat Kompetisi Design Challenge
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Resmikan Wonderful Indonesia Outlook
Elok! ke Borobudur Wajib...
Elok! ke Borobudur Wajib Kunjungi Desa Wisata Candirejo dan Karangrejo
Kemenparekraf Beri Penghargaan...
Kemenparekraf Beri Penghargaan ke 50 Mitra Co-Branding Wonderful Indonesia
Berita Terkini
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
42 menit yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
1 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
1 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
1 jam yang lalu
Pesan Menyentuh Ruben...
Pesan Menyentuh Ruben Onsu untuk Anak di Hari Ulang Tahun, Singgung Kenangan yang Masih Disimpan
2 jam yang lalu
Sarwendah Minta Maaf...
Sarwendah Minta Maaf usai Video Kontroversial Viral, Akui Ucapannya Kurang Tepat
3 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved