Demi Pariwisata, Presiden Jokowi Resmikan Pelabuhan Sibolga

Sabtu, 20 Agustus 2016 - 14:40 WIB
Demi Pariwisata, Presiden...
Demi Pariwisata, Presiden Jokowi Resmikan Pelabuhan Sibolga
A A A
JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan melakukan groundbreaking atau peresmian perluasan dan pembangunan Pelabuhan Sibolga, Sabtu (20/8/2016). Diharapkan, dengan perluasan tersebut, Pelabuhan Sibolga dapat ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Pantai Barat Sumut dan Danau Toba.

“Kita berharap Pelabuhan Sibolga juga akan menjadi pelabuhan distribusi barang ke Pulau Nias dan sekitarnya. Sehingga, dengan keberadaan pelabuhan ini, suplai barang ke Pulau Nias dan sekitarnya semakin lancar dan laju inflasi dapat ditekan, selain itu juga bisa membawa wisatawan ke daerah kami,” ungkap Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk di Sibolga.

Selama ini, dermaga Pelabuhan Sibolga hanya bisa disandari satu kapal besar saja. "Diharapkan, dengan pembangunan perluasan berupa perpanjangan dermaga pelabuhan yang dilaksanakan Presiden Jokowi nantinya, Pelabuhan Sibolga dapat disinggahi banyak kapal besar," papar Syarfi.

Syarfi juga mengharapkan, kunjungan Presiden Jokowi ke daerah ini akan membawa angin segar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sejalan dengan pertumbuhan pembangunan infrastruktur lainnya, seperti Bandara Pinangsori Tapteng, serta pembangunan Jalan Layang Batu Lobang. “Kita sangat berharap, setelah kunjungan Presiden Jokowi, pembangunan Bandara (Pinangsori), Jalan Layang Batu Lobang, Jalan Nasional dari Sibolga hingga Sumbar, serta dari Sibolga hingga batas Aceh segera terbangun, sehingga akses untuk Pariwisata juga terus terbuka,” tutur Syarfi.

Dia menambahkan, kedatangan Presiden Jokowi ke Sibolga dan Tapteng merupakan kado istimewa bagi masyarakat pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71. Hal itu juga merupakan sebuah bukti nyata dan keseriusan pemerintah pusat terhadap pembangunan Kota Sibolga dan sekitarnya. "Di Kota Sibolga, direncanakan beliau akan mengunjungi Pasar Ikan Mina Nauli dan tempat produksi ikan asin di Kelurahan Pasar Belakang," ujar dia.

Setelah groundbreaking di Sibolga, Presiden Jokowi akan bergabung dengan 9 menteri di Danau Toba. Selain ada Rapat Terbatas (Ratas), juga akan menyaksikan konser dan karnaval kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016 di Parapat dan Balige, 20—21 Agustus 2016. KKPDT 2016 ini akan menjadi puncak peringatan HUT RI ke-71.

Menpar Arief Yahya menambahkan, tahun 2016 adalah tahun percepatan bagi pariwisata, setelah sektor ini dijadikan prioritas pembangunan oleh Kabinet Kerja Presiden Jokowi. Pariwisata, infrastruktur, pangan, energi dan maritim adalah lima prioritas presiden dalam membangun Indonesia. "Karena itu kami pun membuat tim percepatan, dari 10 Top Destinasi, percepatan wisata bahari, percepatan wisata halal, sampai percepatan wisata kuliner dan belanja," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.
(alv)
Berita Terkait
Siap-Siap! WITF 2025...
Siap-Siap! WITF 2025 Kembali dengan Skala Lebih Besar, Lebih Baik
Wonderful Indonesia...
Wonderful Indonesia Gourmet
Dukung Wonderful Indonesia...
Dukung Wonderful Indonesia Lewat Kompetisi Design Challenge
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Resmikan Wonderful Indonesia Outlook
Elok! ke Borobudur Wajib...
Elok! ke Borobudur Wajib Kunjungi Desa Wisata Candirejo dan Karangrejo
Kemenparekraf Beri Penghargaan...
Kemenparekraf Beri Penghargaan ke 50 Mitra Co-Branding Wonderful Indonesia
Berita Terkini
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
58 menit yang lalu
Cara Mengatasi Morning...
Cara Mengatasi Morning Sickness agar Ibu Hamil Tetap Terpenuhi Nutrisinya
1 jam yang lalu
Aletha Abew Ajak Anak...
Aletha Abew Ajak Anak Rajin Mandi Lewat Lagu Ceria yang Sarat Pesan Positif
12 jam yang lalu
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
12 jam yang lalu
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
12 jam yang lalu
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
14 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved