Pembangunan KEK Tanjung Kelayang Tercepat di Indonesia

Senin, 29 Agustus 2016 - 19:59 WIB
Pembangunan KEK Tanjung...
Pembangunan KEK Tanjung Kelayang Tercepat di Indonesia
A A A
JAKARTA - Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang dipastikan dimulai pada 2 September 2016, ditandai dengan peletakan batu pertama (ground breaking) oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Dengan demikian, Tanjung Kelayang yang terletak di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini tercatat sebagai KEK yang realisasi pembangunannya tercepat di Indonesia.

Tanjung Kelayang ditetapkan sebagai KEK Pariwisata oleh Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2016, pada 15 Maret 2016 lalu. Praktis, realisasi pembangunan dimulai hanya dalam waktu lima setengah bulan sejak penetapan tersebut.

KEK Tanjung Kelayang menjadi KEK yang realisasi pembangunannya paling cepat di Indonesia ini karena pembangunan sembilan KEK lainnya baru dimulai 2-3 tahun sejak ditetapkan sebagai KEK melalui Peraturan Pemerintah, seperti KEK Sei Mangkei, KEK Tanjung Lesung, KEK Morotai dan KEK Tanjung Api-api yang peletakan batu pertamanya baru dilaksanakan 3 tahun setelah ditetapkan sebagai KEK.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pembangunan KEK Tanjung Kelayang sangat cepat terealisasi berkat kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Kabupaten Belitung.

“Ini adalah wujud konkrit sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah” kata Menpar Arief Yahya di Jakarta, Senin (29/8).

Pembangunan KEK Tanjung Kelayang yang segera terealisasi ini berkat komitmen Konsorsium Belitung Maritime Silk Road (BMSR) sebagai pengembang dan pengelola. Konsorsium yang dimotori Dharmawangsa Group ini dinilai bukan hanya memiliki nama besar sebagai investor, juga komitmen serta reputasi yang tinggi dan teruji.

“Akselerasi pembangunan di kawasan akan berjalan cepat jika investornya punya nama, komitmen dan reputasi besar,” kata Arief.

Selain sebagai KEK Pariwisata, Tanjung Kelayang juga merupakan satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional. Kawasan yang memiliki pantai eksotis nan mempesona ini sering disebut-sebut wisatawan sebagai Maldive-nya Indonesia dan diperkirakan akan menjadi Bali kedua di Indonesia.

Pembangunan KEK Tanjung Kelayang di atas lahan seluas 432 haktare beserta infrastruktur pendukungnya, seperti perpanjangan landasan pacu bandara, pembangunan instalasi air bersih, peningkatan kapasitas listrik dan perluasan jalan diperkirakan menelan biaya sekitar Rp20 triliun. KEK Tanjung Kelayang ini mengusung konsep pengembangan pariwisata berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Setelah peletakan batu pertama pada 2 September 2016, Konsorsium Belitung Maritime Silk Road langsung melakukan pembangunan tahap pertama berupa pembangunan resort dan hotel standar internasonal.

Pada tahap selanjutnya akan dibangun lebih dari 10 jenis fasilitas pariwisata, seperti Marina and Marine Centre, Residential Villas, Equestrian Resort Villas, Polo and Equestrian Club serta Natural Farm Homestay yang seluruhnya bertaraf internasional.

Pascapembangunan, kawasan ini diproyeksikan mampu mendatangkan 500.000 wisatawan mancanegara ke Belitung atau meningkat 50 kali lipat dibanding kunjungan Wisman pada 2014. Kawasan ini diharapkan menjadi salah satu penopang target pemerintah pusat mendatangkan 20 juta Wisman ke Indonesia pada 2019.
(tdy)
Berita Terkait
Siap-Siap! WITF 2025...
Siap-Siap! WITF 2025 Kembali dengan Skala Lebih Besar, Lebih Baik
Wonderful Indonesia...
Wonderful Indonesia Gourmet
Dukung Wonderful Indonesia...
Dukung Wonderful Indonesia Lewat Kompetisi Design Challenge
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Resmikan Wonderful Indonesia Outlook
Elok! ke Borobudur Wajib...
Elok! ke Borobudur Wajib Kunjungi Desa Wisata Candirejo dan Karangrejo
Kemenparekraf Beri Penghargaan...
Kemenparekraf Beri Penghargaan ke 50 Mitra Co-Branding Wonderful Indonesia
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
11 jam yang lalu
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
11 jam yang lalu
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
13 jam yang lalu
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
13 jam yang lalu
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
14 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved