Asma Lebih Banyak Diderita di Negara Maju

Selasa, 30 Agustus 2016 - 07:44 WIB
Asma Lebih Banyak Diderita...
Asma Lebih Banyak Diderita di Negara Maju
A A A
JAKARTA - Penyakit asma merupakan salah satu penyakit kronik atau menahun yang menyerang saluran pernafasan (bronchial) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga saluran nafas. Akibatnya timbul penyempitan saluran nafas yang akhirnya menyebabkan sesak nafas.

Spesialis Paru dan Saluran Pernafasan dari Rumah Sakit Evasari Awalbros, Dr Ni Nyoman Priantini SpP menjelaskan, asma paling banyak terdapat di negara maju. "Asma banyak terdapat di negara maju, terutama negara dengan tingkat polusi udaranya yang tinggi," papar Dr Nyoman kepada Sindonews di Jakarta.

Sementara, penyebab kambuhnya penyakit ini pun bisa disebabkan oleh dua hal. Dr Nyoman menambahkan, faktor instrisik dan ekstrisik bisa menyebabkan kambuhnya asma.

"Secara umum ada dua yaitu faktor instriksik, dari dalam diri seseorang. Hal ini bisa karena penyakit flu, aktivitas yang berat atau karena faktor emosi. Yang ke dua adalah faktor ekstriksik atau faktor dari luar. Biasanya disebabkan karena debu, serbuk sari, bulu, udara dingin atau yang lain yang memicu terjadinya asma," jelasnya.

Parahnya, penyakit ini tidak bisa disembuhkan secara sempurna. Oleh karena itu, Dr Nyoman pun menyarankan untuk pentingnya melakukan diagnosis sedini mungkin. Salah satunya dengan cara melihat riwayat keluarga dan riwayat alergi sebelumnya.

"Riwayat penyakit sangat berguna untuk mendapatkan diagnosis penyakit asma. Informasi tentang gejala asma juga berguna untuk dapat mendapatkan diagonosis penyakit asma. Gejala umum dan tanda-tanda penyakit asma diantaranya, mengi (kondisi dimana seseorang mengeluarkan bunyi pada saat bernapas), batuk berdahak, sesak nafas dan dada terasa berat. Gejala juga bisa dilihat saat terpapar alergi, saat terkena infeksi atau selesai olah raga atau beraktivitas," pungkasnya.
(nfl)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Tips Redakan Nyeri Kepala...
Tips Redakan Nyeri Kepala Nyut-nyutan dari Dokter, Sederhana Pakai Bola Tenis
4 jam yang lalu
Karina Ranau Trauma...
Karina Ranau Trauma Berat Usai Dianiaya hingga Takut Pergi ke Warung Sendiri
4 jam yang lalu
Sensasi Pizza Premium...
Sensasi Pizza Premium Hadir di Bekasi, Lengkap dengan Menu Pendamping Favorit
4 jam yang lalu
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
5 jam yang lalu
Microdrama Her Dangerous...
Microdrama Her Dangerous Game Tayang di V+Short, Simak Sinopsisnya di Sini!
6 jam yang lalu
Karina Ranau Minta Polisi...
Karina Ranau Minta Polisi Tambahkan Pasal Baru dalam Kasus Dugaan Penganiayaan
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved