Sapporo-Jepang Digoda Kemenpar dengan Sales Mission

Kamis, 01 September 2016 - 12:58 WIB
Sapporo-Jepang Digoda...
Sapporo-Jepang Digoda Kemenpar dengan Sales Mission
A A A
JEPANG - Jepang, China dan Korea, adalah penyumbang kunjungan wisatawan mancanegara terbesar dari kawasan Asia Timur. Tahun lalu ada 492.077 atau hampir 500 ribu kunjungan dari Negeri Matahari Terbit itu baik untuk liburan maupun bisnis. Sehingga Jepang pun masuk dalam 5 pasar utama bagi pariwisata Indonesia.

Karena itu, Kementerian Pariwisata (kemenpar) dengan brand international Wonderful Indonesia terus 'menggoda' masyarakat dan pelaku pariwisata di Jepang. Tak hanya di ibukota Tokyo, atau kota kedua Osaka. Kini giliran kota Sapporo, pulau di bagian utara Jepang sasarannya. Kemenpar akan menggelar kegiatan Sales Mission Jepang 2016 untuk menjual paket wisata ke destinasi unggulan yang dimiliki Indonesia pada tanggal 7 hingga 9 September 2016, mendatang.

”Sebanyak lima praktisi industri pariwisata Indonesia digandeng dan akan ikut kegiatan sales mission ini. Seller yang berpartisipasi pun sudah mewakili tiga pintu masuk utama wisman atau yang disebut Greater oleh Kemenpar, yakni Greater China, Greater Batam, dan Greater Bali. Dengan demikian, distribusi wisman akan lebih merata,” ujar Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar, Vinsenius Jemadu.

Lebih lanjut pria yang biasa disapa VJ itu mengatakan, tujuan datang ke Sapporo tak lain adalah untuk mendatangkan lebih banyak kunjungan wisman Jepang.

”Dengan mengadakan pertemuan antara sellers Indonesia dengan buyers Jepang, ditargetkan tercipta penjualan paket-paket wisata ke Indonesia secara langsung dan pasti, sehingga kedatangan wisatawan pun akan semakin bergairah ke tanah air,” ujar VJ.

Nantinya tim Kemenpar akan bertemu dengan para sellers langsung di Sopporo lima industri yang difasilitasi Kemenpar diharapkan mendapatkan kesepakatan yang sangat baik untuk Pariwisata Indonesia.

VJ juga menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan kuisioner kepada lima industri tersebut sebagai feedback potensi transaksi, masukan, dan evaluasi Pariwisata Indonesia ke depan agar lebih baik lagi dalam memfasilitasi industri Indonesia.

”Potensi transaksi ini akan terlihat nantinya setelah para buyers berhasil membawa wisatawan datang ke tanah air, tentunya kami berharap dengan jumlah yang banyak datang ke negara kita dengan tiga greater tersebut,” ujarnya.

VJ memaparkan, kendati sejauh ini mayoritas wisman Jepang vakansi ke Bali, namun destinasi lain pun akan dikenalkan dan ditawarkan. Khususnya 10 Destinasi Prioritas yang ditetapkan Kementerian Pariwisata yaitu: Danau Toba, Tanjung Kelayang, Bangka Belitung, Tanjung Lesung, Banten, Kepulauan Seribu, Candi Borobudur, Gunung Bromo dan Semeru, Pantai Mandalika, Wakatobi, Labuan Bajo, dan Pulau Morotai.

”Kesepuluh destinasi tersebut adalah yang diprioritaskan untuk dikembangkan. Sejumlah investor dalam dan luar negeri pun diajak mengembangkan 10 kawasan tersebut. Tak hanya destinasi-destinasi di atas yang menarik dikunjungi. Kedekatan historis Jepang-Indonesia pun membuat ada banyak gua Jepang tersebar di Nusantara. Kedekatan tersebut pun terlihat beberapa bulan lalu ketika peringatan lima tahun tsunami Jepang digelar di Museum Tsunami Aceh,” beber VJ.

Di samping tawaran ragam destinasi unggulan, masih kata VJ, Indonesia juga punya keunggulan berupa kebijakan bebas visa bagi masyarakat Jepang. Ditambah lagi jarak penerbangan yang tak lebih dari 6-7 jam.

Menurut VJ, durasi tersebut masih nyaman untuk travelling. Pria yang juga biasa disapa Pak Vinsen itu juga mengakui kiblat liburan orang Jepang masih ke Eropa dan Amerika Serikat. ”Maka dari itu kita berjuang agar mereka mau menyambangi Indonesia,” tegasnya.

Menpar Arief Yahya menyebut Pasar Jepang itu potensial untuk dikembangkan. "Mereka yang sudah berumur, suka dengan Bali. Mereka yang paruh baya suka main golf, dan ada 114 golf course Indonesia yang standar internasional. 'Anak-anak mudanya suka bermain wisata bahari. Dan Indonesia adalah surganya bahari dunia," kata Menpar Arief Yahya.

Dia membagi wisata bahari dalam tiga bagian, yakni coastal zone, sea zone dan underwater zone. Ketiga-tiganya, top 20 dunia ada di Indonesia.
(nfl)
Berita Terkait
Siap-Siap! WITF 2025...
Siap-Siap! WITF 2025 Kembali dengan Skala Lebih Besar, Lebih Baik
Wonderful Indonesia...
Wonderful Indonesia Gourmet
Dukung Wonderful Indonesia...
Dukung Wonderful Indonesia Lewat Kompetisi Design Challenge
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Resmikan Wonderful Indonesia Outlook
Elok! ke Borobudur Wajib...
Elok! ke Borobudur Wajib Kunjungi Desa Wisata Candirejo dan Karangrejo
Kemenparekraf Beri Penghargaan...
Kemenparekraf Beri Penghargaan ke 50 Mitra Co-Branding Wonderful Indonesia
Berita Terkini
Rumah Warisan atau Ditinggalkan?...
Rumah Warisan atau Ditinggalkan? Ki Atmo dan Dua Spiritualis Beri Saran Berbeda untuk Narasumber Ini?!
38 menit yang lalu
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
57 menit yang lalu
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
1 jam yang lalu
Tak Mau Berhenti di...
Tak Mau Berhenti di Indonesian Idol, Dandy Panjawi Siap Sikat Casting Film hingga Rilis Mini Album?!
1 jam yang lalu
Strategi Menyiapkan...
Strategi Menyiapkan Generasi Emas Indonesia, Dimulai dari Tumbuh Kembang Anak
2 jam yang lalu
Penuh Plot Twist! Simak...
Penuh Plot Twist! Simak Sinopsis Love Beyond Memory, Microdrama Seru di V+Short
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved