Akupuntur Picu Kematian Bagi Penderita Kanker

Sabtu, 17 September 2016 - 18:06 WIB
Akupuntur Picu Kematian...
Akupuntur Picu Kematian Bagi Penderita Kanker
A A A
LONDON - Akupuntur merupakan teknik yang memasukkan atau memanipulasi jarum ke dalam titik akupuntur di bagian tubuh. Pengobatan tradisional dari China ini dinilai bisa meringankan beberapa penyakit yang ada didalam tubuh. Sayang, akupuntur bisa membahayakan bagi penderita kanker yang berujung pada kematian.

Hal itu terjadi pada salah satu artis China bernama Xiao Ting yang menderita kanker. Wanita berusia 26 tahun ini mendokumentasikan perjalanan pengobatan kankernya dengan menulis beberapa artikelnya yang diunggah melalui blog pribadi.

Dia menuliskan dokumentasi kankernya sebelum meninggal. Dalam tulisannya dia mencoba memilih pengobatan akunpuntur dibandingkan kemoterapi.

Wanita ini memilih akupuntur dikarenakan mahalnya biaya pengobatan kemoterapi. Selain itu dirinya tidak ingin dikenali masyarakat saat melakukan kemoterapi.

Kondisi Ting mulai memburuk pada Agustus lalu dan pada 18 Agustus dia dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong, dia meninggal di usia yang muda. Kematiannya ini pun menjadi pembahasan serius bagi netizen di China. Sebab, Ting memilih pengobatan akupuntur dibandingkan pengobatan kemoterapi yang bisa saja memparpanja kelangsungan hidupnya.

"Saya telah bekerja di rumah sakit selama enam tahun dan pernah merawat pasien limfoma juga, meskipun obat dan pengobatan tradisional China sangat maju, namun berdasarkan pemahaman saya, belum ada pasien yang telah sembuh dari kanker melalui pengobatan tradisional China. Pengobatan kanker yang terbaik adalah dengan metode Barat. Jangan menunda pengobatan kemoterapikarena itu merupakan satu-satunya metode yang efektif untuk mengobati kanker sekarang," kata salah satu netizen seperti dikutip Foxnews.

Meskipun demikian, para fans mendoakan idolanya yang telah berjuang dalam kanker.
"Xiao Ting. Aku akan selalu ingat ketika kami pertama kali bertemu tiga tahun lalu, aku terlalu terlambat untuk mengucapkan selamat tinggal saat ini, tapi aku harap Anda akan bahagia dalam hidup Anda selanjutnya," tukasnya.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
The Odyssey Guncang...
The Odyssey Guncang Box Office Global, Raup Rp4,3 Triliun di Pekan Perdana
28 menit yang lalu
Rugi hingga Rp3 Miliar,...
Rugi hingga Rp3 Miliar, Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Oknum Manajemen
53 menit yang lalu
Keluarga Diserang Haters,...
Keluarga Diserang Haters, Ningning Aespa Siap Tempuh Jalur Hukum
1 jam yang lalu
Sarwendah Ungkap Alasan...
Sarwendah Ungkap Alasan Pindah Rumah, Didatangi Debt Collector hingga Ancaman Dilelang
1 jam yang lalu
Netizen Jepang Tuding...
Netizen Jepang Tuding BTS Diperlakuan Khusus FIFA di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved