Menikmati Uniknya Sate dengan Sambal Tumis di Warung Uyenk

Minggu, 18 September 2016 - 23:30 WIB
Menikmati Uniknya Sate...
Menikmati Uniknya Sate dengan Sambal Tumis di Warung Uyenk
A A A
BANDUNG - Bagi Anda pencinta sate di kota Bandung, tentu sudah tidak asing jika sate ayam, sapi, atau kambing, disajikan dengan bumbu kacang. Namun, ada yang lain dari sate yang disajikan di Warung Uyenk.

Cafe dengan konsep warung yang berlokasi di jalan Sulanjana kota Bandung ini, menyajikan daging sate dengan bumbu yang berbeda. Begitu pun dengan pengolahan dagingnya sendiri, itu lain dari biasanya.

Menurut sang juru masak, Budi Trisnahadi, umumnya daging yang akan dijadikan sate tidak dibumbui macam-macam. Tapi, dia membuat sate yang sebelumnya sudah dibumbui terlebih dahulu. Sebelum ditusukkan pada tusukan sate, daging ayam/sapi/domba-nya dibumbui dengan bumbu dasar seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan kencur. Setelah bumbu ulekan tersebut meresap ke dalam daging, lalu dibakar di atas bara.

"Sambil dibakar, kita pun tetap memberikan glassing berupa saus sambal. Sehingga rasa daging yang gurih dan pedas ini lebih menyatu," ujarnya.

Selain itu, keunikan lainnya, sate daging ini pun tidak disajikan dengan bumbu kacang, seperti sate-sate pada umumnya. Tapi, sate ini disajikan dengan sambal tumis, yang di dalamnya berisi bawang merah, bawang putih, kemiri, kencur, ketumbar, cabai merah, cabai rawit yang sangat pedas, kemudian semuanya ditumis.

Selain menu sate yang pedasnya bisa disesuaikan tadi, anda pun bisa mencicipi aneka sajian seblak, salah satunya Seblak Ceker Seuhah Geuneuk. Istilah seuhah geuneuk dalam bahasa sunda saja, bisa dimaknai pedas yang sangat membekas.
Seblak Ceker
Budi menyebutkan, seblak yang satu ini merupakan gabungan antara sup yang ada kuahnya, dengan rasa seblak yang khas dengan pedasnya. Ceker yang sebelumnya sudah direbus hingga empuk, kemudian diberikan kuah kaldu ayam dan diberi bumbu rempah. Kuah kaldunya pun diberikan jahe, lada hitam bubuk, cabai merah, cabai gendot, cabai rawit, dan diberikan sedikit kecap manis.

"Bagi anda yang tidak telalu suka pedas, bisa pesan disesuaikan dengan selera saja," ujar Budi.

Tak hanya itu, anda pun bisa mencicipi Cilok Seblak. Seperti umumnya bahan dasar pembuatan seblak, perbedaannya hanya pada penambahan beberapa bumbu rempah pada kaldu ayamnya, seperti jahe, kencur, serta lada hitam. Penambahan bumbu ini diharapkan agar rasa kuah cilok seblak tidak hanya pedas, namun juga hangat di tubuh saat dikonsumsi.

Untuk ciloknya, dibuat seperti biasanya namun dibumbui tumisan bumbu rempah. Setelah itu, baru kuah kaldu yang telah dibumbui tadi, disiramkan ke cilok-cilok tersebut dan dimasak hingga kuahnya mengental.

Sebagai kafe dengan konsep warung, tempat ini pun tidak hanya menyajikan makanan khas kota Bandung yang serba pedas, namun juga berbagai jenis sajian mi. Jadi, bagi anda yang berkunjung ke Bandung dan ingin mencicipi makanan yang dijamin enak, harga terjangkau, dan tempat berkelas kafe, Anda harus menyambangi tempat yang satu ini.
(alv)
Berita Terkait
Kolaborasi Budaya Indonesia...
Kolaborasi Budaya Indonesia dan Malaysia dalam Festival Kita Serumpun
Gopek House, Lestarikan...
Gopek House, Lestarikan Kelezatan Kuliner Indonesia Peranakan melalui Pengalaman Kuliner Unik
Sarirasa Group Melalui...
Sarirasa Group Melalui Pantura Ungkap Kembali Perjalanan Rasa Jawa yang Terlupakan
Bantu Bisnis Kuliner...
Bantu Bisnis Kuliner Skala UKM, Endeus Gelar Cooking Class Virtual Gratis!
7 Makanan Paling Populer...
7 Makanan Paling Populer Khas Dayak, Salah Satunya Tempoyak dari Durian yang Difermentasi
5 Wisata Kuliner di...
5 Wisata Kuliner di Solo dan Sekitarnya, Sayang kalau Dilewatkan
Berita Terkini
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
10 menit yang lalu
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
2 jam yang lalu
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
2 jam yang lalu
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
2 jam yang lalu
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 21: Elio Diam-Diam Terus Mendekati Arumi
4 jam yang lalu
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved