Menpar Arief Yahya: Aceh Go Digital to World Best Halal Destination 2016

Rabu, 21 September 2016 - 12:28 WIB
Menpar Arief Yahya:...
Menpar Arief Yahya: Aceh Go Digital to World Best Halal Destination 2016
A A A
BANDA ACEH - Dua hal yang menarik dari pidato Gubernur Aceh Zaini Abdullah, pada Rakor Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh, di Hotel Hermes, 19 Setember 2016 itu. Di hadapan Menpar Arief Yahya, orang nomor satu di Nangroe Aceh Darussalam itu bertekat bulat membangun destinasi halal kelas dunia. Lalu menggunakan Go Digital be The Best untuk mempercepat progress Aceh sebagai destinasi wisata halal itu.

Kata-kata itu muncul di penghujung sambutan Gubernur Zaini selama 25 menit di hadapan seluruh stakeholder pariwisata di sana. “Kami ingin menuju Aceh sebagai destinasi halal kelas dunia. Kami ingin menggunakan teknologi dan go digital untuk percepatan,” kata Zaini.

Statement itu dilanjutkan dengan deklarasi bersama Pemprov Aceh dan Pemkab/Pemkot se-Aceh tentang kawasan tersebut menjadi destinasi wisata halal unggulan. Ada 4 poin dalam deklarasi itu.

Pertama, menjadikan Aceh sebagai destinasi wisata halal unggulan. Kedua, memprioritaskan program percepatan pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata sehingga menjadi leading sector dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah.

Ketiga, menjadi tanggung jawab bersama dalam memajukan pariwisata halal di Aceh dengan melibatkan semua elemen, khususnya pemerintah, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku bisnis, media, dan komunitas. Keempat, memprioritaskan pariwisata halal di Aceh melalui beberapa tahap, yaitu penyiapan dan peningkatan konektivitas, aksesibilitas, amenitas dan kualitas atraksi di beberapa obyek wisata unggulan.

Lalu, peningkatan kualitas promosi dan publikasi wisata halal di tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Peningkatan sumberdaya manusia dan kelembagaan pariwisata halal. Memajukan, menyiapkan, dan meningkatkan industri wisata halal di Aceh. Dan, mendorong pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat. Deklarasi itu dibuat sebagai acuan pada semua pihak untuk menjadikan Aceh Sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan yang ditandatangani 19 September 2016 dan telah diketahui Menpar Arief Yahya. “Saya melihat semua sangat serius dan bersemangat,” kata Arief.

Arief mengingatkan agar para CEO (bupati, wali kota, gubernur) untuk serius membangun komitmen. Tanpa itu, hampir bisa dipastikan, program yang sudah dideklarasikan itu akan mandek dan tak bergerak. “Saya setuju dengan branding The Light of Aceh. Cahaya Aceh. Tinggal logonya yang harus dihubungkan dengan logo national branding kita, Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia,” papar Arief.

Mengapa harus terhubung? Ada unsur warna-warni merah, biru, kuning, orange, hijau? “Agar nyambung dengan kombinasi warna logo Wonderful Indonesia yang sudah dipromoaikan ke seluruh penjuru dunia. Sudah habis ratusan miliar rupiah untuk mempopulerkan Wonderful Indonesia itu diberbagai media terbesar. Kalau tidak dicantolkan dengan itu, sayang banget,” kata Arief.

Arief mencontohkan logo Halal Tourism by Wonderful Indonesia. Logonya bagus, huruf Arab: hak, lam, lam, yang jika disatukan menghasilkan kata: halal. Unsur warnanya sudah memenuhi syarat. “Masih cukup waktu untuk memperbaiki warna warni logo The Light of Aceh,” kata dia.

Selain mengisi satu sesi di Rakor, Menpar juga mengunjungi kampus Politeknik Aceh. Ditemani Deputi Kelembagaan dan SDM Ahman Sya, Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dadang Rizky, Kadisbudpar Aceh Reza Pahlevi, Arief berencana membuka program studi pariwisata di sana.

Di bawah Kemenpar, ada 4 kampus pariwisata yang sudah lama beroperasi. STP NHI Bandung, STP Nusa Dua Bali, Poltekpar Medan dan Poltekpar Makassar. Dua lagi mulai dibangun Poltekpar Palembang dan Poltekpar Lombok. “Sekarang ini 100% lulusannya sudah diserap industri pariwisata, 30% bekerja di luar negeri. STP Bandung malah 40% diserappasar asing,” kata Arief.

Politeknik Aceh sudah lama berdiri, hanya belum ada program studi pariwisata. “Kali ini di Aceh, kami bekerjasama dengan Poltek, yang sudah punya kampus dan mahasiswa lumayan. Tinggal membuka program studi baru saja, jurusan pariwisata,” tambah Ahman Sya, Deputi Kelembagaan dan SDM Kemenpar.

Sementara itu, Kadibudpar Aceh Reza Pahlevi sudah mulai menggandeng para pegiat media sosial untuk mempromosikan Aceh dengan tanda pagar (tagar) atau hashtag #TheLightOfAceh. Saat Menpar Arief Yahya hadir di Hermes, MC langsung menginformasikan bahwa saat itu, 19 September 2016, #TheLightOfAceh sedang naik trending topic nasional di Twitter. Hashtag itu mengalahkan #SidangJessica yang sedang on dan live di TV.

Informasi itu disambut tepuk tangan riuh di ruangan itu. Antara pernyataan Zaini dengan apa yang dikerjakan Kadisbudparnya betul-betul nyambung. Salam Pesona Cahaya Aceh!
(alv)
Berita Terkait
Siap-Siap! WITF 2025...
Siap-Siap! WITF 2025 Kembali dengan Skala Lebih Besar, Lebih Baik
Wonderful Indonesia...
Wonderful Indonesia Gourmet
Dukung Wonderful Indonesia...
Dukung Wonderful Indonesia Lewat Kompetisi Design Challenge
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Resmikan Wonderful Indonesia Outlook
Elok! ke Borobudur Wajib...
Elok! ke Borobudur Wajib Kunjungi Desa Wisata Candirejo dan Karangrejo
Kemenparekraf Beri Penghargaan...
Kemenparekraf Beri Penghargaan ke 50 Mitra Co-Branding Wonderful Indonesia
Berita Terkini
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
4 jam yang lalu
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
6 jam yang lalu
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
7 jam yang lalu
Konser Tehillim 2026:...
Konser Tehillim 2026: Angel Pieters Ungkap Pesan Mendalam di Balik Lagu Liliana Tanoesoedibjo
7 jam yang lalu
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
7 jam yang lalu
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
8 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Vietnam Jelang Final AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved