Peringati WTD 2016, Akpar Medan Aksi Bersih-bersih Destinasi

Jum'at, 30 September 2016 - 13:32 WIB
Peringati WTD 2016,...
Peringati WTD 2016, Akpar Medan Aksi Bersih-bersih Destinasi
A A A
MEDAN - Ada banyak cara untuk mengekspresikan komitmen di World Tourism Day (WTD) 27 September 2016. Menteri Pariwisata Arief Yahya melaunching Culinary and Shopping Festival 2016 yang dibuka serentak di 12 provinsi, 16 kota (bukan lagi 14 kota, red), dan 85 mall ternama di tanah air, yang ditandai dengan live video conference dengan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Akpar (Akademi Pariwisata) Medan memilih cara unik dan simpatik, yakni bersih-bersih destinasi wisata di Kota Medan.

Sebuah komitmen yang patut diacungi dua jempol, karena Akpar Medan berada di kota yang memang membutuhkan kerja keras untuk menghormati rasa bersih dan bebas sampah berceceran.

”Mereka membersihkan Istana Maimun dan Masjid Raya Al Mashun Kota Medan. Selain dalam rangka Dies Natalis Akpar Medan yang ke-25, kegiatan juga berlangsung dengan tujuan menyambut datangnya Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan,” sebut Deputi Kelembagaan Kemenpar, Profesor Ahman Sya.

Sejak mahasiswa, lanjut Ahman, anak-anak yang kelak memperkuat barisan Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia itu sudah diajarkan spirit hospitality. Itu nilai yang paling membutuhkan perhatian di ibu kota Sumatera Utara tersebut. “Jadi, langkah ini sudah inline dengan spirit dunia pendidikan kita yang sangat dekat dengan pariwisata,” ungkapnya.

Ahman mengatakan, berdasarkan laporan Akpar aksi bersih-bersih diikuti oleh sekitar 800 mahasiswa dan mahasiswi serta 180 orang dari kalangan dosen dan pegawai Akpar Medan. Aksi itu juga didukung beberapa perguruan tinggi pariwisata lainnya yakni, Akpar Medan Hotel School dan Akpar Darma Agung dan STIM Sukma.

”Sehingga total peserta yang mengikuti aksi bersih tersebut mencapai hampir 1.100 orang. Akpar Medan meggelar aksi tersebut bertujuan untuk memupuk cinta dan peduli terhadap pariwisata Indonesia, khususnya Sumatera Utara yang semakin maju dan menjadi core bisnis ekonomi pariwisata Indonesia,” ujar pria yang pernah mengenyam S2 di Belgia itu.

Bukan itu saja, masih kata Ahman, selain itu kegiatan tersebut juga dapat mempererat kekompakan antar para akademisi dan mahasiswa pariwisata di kota Medan. Aksi ini juga digelar dengan harapan agar mampu menginspirasi stakeholders pariwisata untuk dapat bekerja nyata dalam mendukung pariwisata yang menjadi sektor prioritas, dimana sebentar lagi hadir destinasi prioritas, Danau Toba menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia.

”Ini namanya berbuat sesuatu dan berkarya serta berbuat nyata untuk kemajuan pariwisata Kota Medan, Sumut dan Indonesia. Kita harus terus tanamkan hal ini kepada kader-kader Pariwisata Indonesia,” ujarnya.

Seperti diketahui, kunjungan wisatawan ke Sumatera Utara sudah semakin membaik. Peningkatan kunjungan ini harus tetap dijaga dengan melakukan perbaikan di berbagai sektor termasuk infrastruktur, peningkatan kualitas produk sumber daya manusia. Gubernur Sumut Erry Nuradi menyebut apa yang dilakukan Akpar Medan itu cerminan pelaku Pariwisata Indonesia yang harus dijaga.

Apalagi, Pariwisata akan mejadi penopang utama ekonomi bangsa Indonesia. Dikatakan Erry, berdasarkan data WTO, di perkirakan pada tahun 2020 Indonesia termasuk tujuan wisatawan mancanegara akan mengalami peningkatan pengunjung berkisar 6 hingga 8 persen, hal ini harus diantisipasi oleh kesiapan para lulusan pendidikan bidang wisata termasuk Akpar Medan.

“Untuk itulah mahasiswa Akpar Medan diharapkan menjadi ujung tombak untuk ikut mengembangkan pariwisata di daerah ini. Teruslah berkarya,” ujarnya.

Erry juga mengakui sampai saat ini masih banyak objek wisata daerah Sumatera Utara yang perlu dikembangkan dan dipromosikan keindahaannya.Karena itu pendidikan kepariwisataan memiliki prospek yang bagus ke depan. ”Tentunya kami berharap pendidikan kepariwisataan harus menunjang program pemerintah untuk menjamin kelancaran pelayanan serta penyelenggaraan Pariwisata,” jelas Erry.
(nfl)
Berita Terkait
Siap-Siap! WITF 2025...
Siap-Siap! WITF 2025 Kembali dengan Skala Lebih Besar, Lebih Baik
Wonderful Indonesia...
Wonderful Indonesia Gourmet
Dukung Wonderful Indonesia...
Dukung Wonderful Indonesia Lewat Kompetisi Design Challenge
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Resmikan Wonderful Indonesia Outlook
Elok! ke Borobudur Wajib...
Elok! ke Borobudur Wajib Kunjungi Desa Wisata Candirejo dan Karangrejo
Kemenparekraf Beri Penghargaan...
Kemenparekraf Beri Penghargaan ke 50 Mitra Co-Branding Wonderful Indonesia
Berita Terkini
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
7 jam yang lalu
Sah! Nathalie Holscher...
Sah! Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli, Jawaban Doa Umrah
7 jam yang lalu
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
9 jam yang lalu
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
9 jam yang lalu
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
9 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 31: Bunda Latifah Terus Mendesak Mining Untuk Segera Mencari Jaka
9 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved