Waspadai, Trauma Psikologis Picu Tindakan Mutilasi

Kamis, 06 Oktober 2016 - 01:22 WIB
Waspadai, Trauma Psikologis...
Waspadai, Trauma Psikologis Picu Tindakan Mutilasi
A A A
JAKARTA - Kasus pembunuhan dan mutilasi yang terjadi belakangan ini, seperti yang dilakukan Mutmainah atau Iin kepada anaknya yang masih bayi menjadi perhatian publik. Para ilmuwan menilai ada hubungan kesehatan mental dengan trauma psikologis. Dilansir Independent, para ilmuwan telah meneliti apa yang ada di benak pembunuh mutilasi dan pembunuh berantai. Para pelaku bisa melakukan tidak criminal itu karena ada hubungan antara masalah kesehatan mental dari autisme yang berhubungan dengan trauma psikologis.

Penelitian yang dilakukan di University of Glasgowini menemukan adanya hubungan yang kompleks antara masalah perkembangan saraf dan faktor psikososial.Ditemukan sekitar 28% dari pembunuh menderita gangguan spektrum autisme (ASD) dan 21% menderita cedera kepala yang terjadi di masa lalu. Tak hanya itu, sebanyak 55% pembunuh pernah mengalami peristiwa traumatis yang menyebabkan stres psikologis.

Namun pemimpin studi Dr Clare Allelydari Institute of Health and Wellbeing at the university mengatakan bukan berarti individu dengan ASD atau trauma kepala akan menjadi pembunuh berantai atau melakukan kejahatan serius. Sebaliknya, ada subkelompok individu yang bisa melakukan kejahatan serius ketika stres psikososial.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Violent and Aggressive Behaviourinimenunjukkan adanya hubungan antara gangguan perkembangan saraf seperti, ASD atau trauma kepala dan gangguan psikososial, misalnya terpapar kekerasan fisik atau seksual selama masa kanak-kanak. Tindakan ekstrem bisa didasari dengan tumbuh kembang yang salah.

"Kami akan merekomendasikan bahwa di masa depan, semua pembunuh berantai atau pelakumutilasiyang ditangkap harus benar-benar dinilai dengan menggunakan alat standar untuk menyelidiki gangguan perkembangan saraf," kata Allely.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Indonesia Kembangkan...
Indonesia Kembangkan Vaksin Berteknologi mRNA untuk Antisipasi Penyakit DBD
1 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 17: Mila Kembali Menempati Rumahnya Bersama Adit, Elin dan Hasna Berusaha Membangkitkan Semangatnya
1 jam yang lalu
Padi Reborn Bawa Konser...
Padi Reborn Bawa Konser 'Dua Delapan' ke Layar Lebar, Siap Manjakan Sobat Padi
2 jam yang lalu
Sinopsis, Fakta Menarik,...
Sinopsis, Fakta Menarik, dan Link Nonton The Croods di VISION+
3 jam yang lalu
Fangfang Ungkap Vicky...
Fangfang Ungkap Vicky Prasetyo Sudah Akui Anak dalam Kandungannya
3 jam yang lalu
Heboh! Wanita Ini Mengaku...
Heboh! Wanita Ini Mengaku Istri Siri Vicky Prasetyo dan Ditelantarkan saat Hamil
3 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved