Go Digital Kemenpar Panen Pujian

Rabu, 12 Oktober 2016 - 11:51 WIB
Go Digital Kemenpar...
Go Digital Kemenpar Panen Pujian
A A A
MADRID - Selain melaporkan 3 rekomendasi UNWTO yang sudah dikalibrasi di tanah air, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya juga menyampaikan 3 stratagi besar yang sedang diimplementasi. Yakni Go Digital, Homestay dan melanjutkan Sustainable Tourism Observatory (STO) menuju Sustainable Tourism Certificatios (STC). Tiga langkah itulah yang dilempar di depan Sekjen UNWTO Taleb Rifai bersama 9 Board of Executive Director-nya yang sudah kaya pengalaman dari ratusan negara yang pernah mencobanya.

Inilah prinsip dasar Menpar Arief Yahya yang khas. "Jangan pernah merasa kita paling jago dan paling pintar sendiri. Buka wawasan, benchmarking, terus diuji oleh ahlinya agar on track. Jika ingin menjadi pemain global, kelas internasional, membuat lompatan mendunia, pergunakan standar global," jelas Arief Yahya.

Bagi Arief, visi tanpa aksi itu hanya fantasi. aksi tanpa visi itu hanya sensasi. Dia tahu, Lembaga PBB di bidang pariwisata UNWTO punya segudang data, hasil riset, pengalaman, contoh terobosan di banyak negara yang sudah sukses di tourism. Soal Go Digital, mereka tidak terlalu banyak menghabiskan energi untuk diskusi.

"Mr Arief Yahya mantan CEO Telkom, backgroundnya IT, dunianya sudah digital. Anda tahu lebih banyak dan detail. Go digital tidak bisa ditolak," kata Mr. Xu Jing, Executive Secretary of the General Assembly and the Executive Council and Regional Director for Asia and the Pacific yang berasal dari China.

Di China sendiri, 68% traveller sudah menggunakan digital online dalam searching mencari destinasi untuk liburan mereka. Karena itu dari sisi marketing, Kemenpar memanfaatkan big name seperti Trip Advisor, Google, Baidu, Ctrip, CCTV, Xinhua, dan lainnya yang menguasai market potensial.

Dari sisi selling, Arief Yahya mempresentasikan ITX-Indonesia Travel X-change, digital market place yang mempertemukan supplay and demand ke dalam satu platform. Dari look, book, sampai pay, tersedia dalam layanan ITX yang sejak diluncurkan di Rakornas Kemenpar Go Digital Be The Best 15-16 September 2016 lalu diluncurkan sudah mendapatkan 5 ribu indutri. "Baik Airlines, Acomodations, maupun Attractions seperti restoran, tempat hiburan, dan lainnya," katanya.

Go Digital ini juga memfasilitasi industri pariwisata yang 90% masih masuk kategori UMKM, unit usaha kecil dan menengah. Kemenpar atau pemerintah yang menyediakan platformnya atau plaza online-nya, industri yang mengisi etalase-nya dengan berbagai produk dan paket wisatanya.

Plaza itulah yang akan dipromosikan besar-besaran di semua target market dan originasi potensial. ITX itu nantinya akan seperti TripAdvisor, Booking.Com, CTrip, dan online service lainnya.

Mengapa di selling harus membangun platform sendiri? Menpar Arief sempat belajar dari Australia, yang memiliki platform yang sama, dengan nama TXA - Tourism X-Change Australia.

Dalam sebuah business meetinh yang mirip pengusaha, janjian dan ngobrol di Qantas Chairmans Lounge, Bandara Kingsford Smith, Sydney dengan Menteri Pariwisata Australia

Minister for Tourism and International Education and Minister Assisting the Minister for Trade and Investment Australia, Senator the Honorary Richard Colbeck.

"Bedanya TXA Australia pemain bisnisnya besar-besar. ITX Indonesia lebih banyak pengusaha small and medium yang harus disupport. Di Indonesia itu ada 55 juta UMKM, dan uniknya 3% pengusaha yang besar-besar itu sudah menguasai 70 persen perekonomian negeri. Karena itu ITX hadir agar ada ada sharing economy," kata dia.

Langkah pertama Go Digital diapresiasi oleh hampir semua petinggi UNWTO yang dipimpin Taleb Rifai itu. Ke-9 board of directornya juga menganggukkan kepala.

Mereka itu adalah Mr. Márcio Favilla (Brazil)-Executive Director for Operational Programmes and Institutional Relations, Mr. Zhu Shanzhong (China)-Executive Director for Technical Cooperation and Services, Mr. Carlos Vogeler (Spanyol) Executive Director for Member Relations, Mr. Xu Jing (China)-Executive Secretary of the General Assembly and the Executive Council and Regional Director for Asia and the Pacific, Mr. John Kesler - Director of Tourism Market Trends Programme, Mr. Dirk Glaesser (Jerman) Director of Sustainable Development of Tourism, Mr. Marcel Leijzer (Belanda) Programme Manager of Tecnical Cooperation, Mr. Harry Hwang (Korea)-Deputy Director of Regional Programme for Asia and The Pacific, dan Ms. Christine Brew - Senior Programme Assistant of Regional Programme for Asia.

Sedangkan delegasi Kemenpar RI yang mendampingi Menpar Arief Yahya adalah Yuli Mumpuni Widarso, Dubes RI untuk Spanyol yang juga perwakilan RI di UNWTO, Don Kardono, Stafsus Menpar Bidang Media, Giri Adnyani, Sesdep Pemasaran Mancanegara Kemenpar, Nia Niacaya, Asdep Pengembangan Pemasaran Wilayah Eropa Timur Tengah, Afrika dan Amerika, Ronald Pantun Mariso, Setmenpar dan Kurniawan, Staf KBRI Madrid.
(nfl)
Berita Terkait
Siap-Siap! WITF 2025...
Siap-Siap! WITF 2025 Kembali dengan Skala Lebih Besar, Lebih Baik
Wonderful Indonesia...
Wonderful Indonesia Gourmet
Dukung Wonderful Indonesia...
Dukung Wonderful Indonesia Lewat Kompetisi Design Challenge
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Resmikan Wonderful Indonesia Outlook
Elok! ke Borobudur Wajib...
Elok! ke Borobudur Wajib Kunjungi Desa Wisata Candirejo dan Karangrejo
Kemenparekraf Beri Penghargaan...
Kemenparekraf Beri Penghargaan ke 50 Mitra Co-Branding Wonderful Indonesia
Berita Terkini
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
20 menit yang lalu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
47 menit yang lalu
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
1 jam yang lalu
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
2 jam yang lalu
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
2 jam yang lalu
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST...
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST 2026 Targetkan 60.000 Pengunjung dan Transaksi Rp60 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
Cara Membuat KTP Digital...
Cara Membuat KTP Digital dari HP, dan Persyaratannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved