Presiden Jokowi Berikan Award Primaduta pada Kerupuk Papatonk

Senin, 17 Oktober 2016 - 11:57 WIB
Presiden Jokowi Berikan...
Presiden Jokowi Berikan Award Primaduta pada Kerupuk Papatonk
A A A
JAKARTA - Papatonk, merek kerupuk udang yang diproduksi PT United Harvest Indonesia sukses ganda. Pertama, sukses memperoleh penghargaan Primaduta yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 12-16 Oktober 2016 saat pembukaan Resmi Trade Expo Indonesia (TXI) ke-31 tahun 2016 di JIExpo, Jakarta. Kedua, sebagai produk Indonesia, dia sukses membangun pasar di China dengan volume 20 juta bungkus kerupuk setiap tahun.

Yang membanggakan, desain bungkus kerupuk dengan nama “Papatonk” --Indonesian Premium Shrimp Crackers—itu selalu menggunakan logo Wonderful Indonesia. Kemasan atau bungkus camilan kriuk-kriuk dengan tulisan “Shrimp Crackers” ini beraneka warna. Dasarnya hitam, atasnya ada yang kuning, merah muda, orange, hijau dan biru, dengan gambar kerupuk di mangkuk.

Desain terbarunya, menampilkan wajah bintang film pria dan wanita yang sedang produksi film dengan mengambil lokasi syuting di Bali, Indonesia. Suprapto, salah satu pendiri Papatonk itu cukup pintar menggunakan bungkus kerupuk udang itu sebagai meda promosi yang efektif. Produk kerupuk udang yang gurih ini berhasil menembus pasar China sekaligus mempromosikan Wonderful Indonesia di bungkus premiumnya.

“Konsumen kerupuk udang Papatonk ini ada dua. Yakni, mereka yang pernah datang dan merasakan sensasi makan kerupuk di Indonesia. Dan, mereka yang tertarik untuk datang ke Indonesia,” aku Suprapto.

Kerupuk adalah makanan khas Indonesia yang hampir bisa ditemui di semua restoran. Digigit kriuk, rasanya gurih, ada unsur udang, dan jika mencobanya, terancam tidak bisa berhenti sampai si kerupuk habis.

Direktur Papatonk Indonesia, Umar mengucapkan terima kasih atas penghargaan Primaduta yang sangat membanggakan dari Presiden Joko Widodo. Ini akan menjadi penyemangat untuk melakukan berbagai inovasi untuk mendukung kegiatan Wonderful Indonesia di China, baik dalam bentuk promosi offline maupun online. “Kami juga mendukung Kemenpar untuk mendatangkan 20 juta wisman ke Indonesia,” kata Umar.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Wilayah Asia Pasifik Vinsensius Jemadu yang punya ide menempelkan logo Wonderful Indonesia ke bungkus kerupuk itu sempat galau. Apakah menaruh logo di bungkus makanan ringan itu tidak menurunkan brand value Wonderful Indonesia di pasar China? Karena produknya bukan tergolong barang luxury seperti jam tangan Rolex, mobil Mercedez-benz, Porsche, Ferari, BMW, Rolls-Royce, I-Phone 7, dan lainnya. Tetapi ini kerupuk, yang jika dibiarkan sehari di ruang terbuka langsung melempem. Kata-kata “melempem” itu sendiri bisa berpotensi mengganggu brand.

Namun, saat itu Menpar Arief Yahya langsung mengiyakan, begitu melihat kemasannya premium, desain warna-warninya cukup keren. Dan jumlah yang dipasarkan dalam setahun cukup besar, 20 juga. Bahkan angka itu bisa lebih, setelah melihat reaksi pasar positif. “Terbukti, Papatonk meledak di pasar China, tidak sia-sia kami menempel logo Wonderful Indonesia di bungkusnya,” kata Vinsensius Jemadu.

"Papatonk rupanya bisa menjadi media promosi yang cukup nendang. Produk itu dijual di hampir semua supermarket di kota-kota besar di China. Produknya, kerupuk udang adalah khas snack Indonesia. Logo yang menempel juga pas, Wonderful Indonesia. Sejalan dengan diplomasi kuliner yang sedang digenjot Pak Menpar Arief Yahya untuk China yang menjadi pasar utama kita saat ini,” jelas Vinsen.

Krupuk adalah camilan khas pengundang selera saat makan besar di kebanyakan orang Indonesia. Baik kalangan tradisional maupun modern, kerupuk sudah menjadi makanan harian di tanah air. Ketika dikemas dengan bungkus yang mewah, makanan ini pun berubah image menjadi snack yang mahal dan menawan di China. Krupuk udang sukses menembus pasar China, dan diharapkan bisa terus memperbesar volume eksportnya.

Dengan begitu, produksi budidaya udang di tanah air bisa semakin besar dan terus meningkat. Ekonomi masyarakat juga naik. Sekaligus, promosi Wonderful Indonesia semakin mengakar di Negeri Tirai Bambu itu. Design kemasannya juga terus berinovasi. Saat ini menampilkan 10 Bali Baru dan beberapa destinasi yang siap branding, seperti candi Borobudur, Wakatobi, Belitung, Raja Ampat dan lain-lain.
(nfl)
Berita Terkait
Siap-Siap! WITF 2025...
Siap-Siap! WITF 2025 Kembali dengan Skala Lebih Besar, Lebih Baik
Wonderful Indonesia...
Wonderful Indonesia Gourmet
Dukung Wonderful Indonesia...
Dukung Wonderful Indonesia Lewat Kompetisi Design Challenge
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Resmikan Wonderful Indonesia Outlook
Elok! ke Borobudur Wajib...
Elok! ke Borobudur Wajib Kunjungi Desa Wisata Candirejo dan Karangrejo
Kemenparekraf Beri Penghargaan...
Kemenparekraf Beri Penghargaan ke 50 Mitra Co-Branding Wonderful Indonesia
Berita Terkini
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
42 menit yang lalu
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
12 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 72: Ketegangan Memuncak! Sena Nekat Terjun ke Operasi Penyergapan di Tengah Demam Tinggi!
13 jam yang lalu
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
13 jam yang lalu
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
15 jam yang lalu
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
15 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved