Kisah Pasukan Garuda di Negara Konflik

Rabu, 14 Desember 2016 - 01:06 WIB
Kisah Pasukan Garuda...
Kisah Pasukan Garuda di Negara Konflik
A A A
JAKARTA - Indonesia berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia. Namun, tidak banyak masyarakat yang tahu kegiatan yang dilakukan pasukan TNI di dunia internasional dalam menjaga perdamaian dunia ini. Lewat film I Leave My Heart in Lebanon, Rumah produksi TeBe Silalahi Pictures menggambarkan Kontingen Garuda XXIII (Pasukan Garuda) yang bertugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon.

Dalam misinya di sana, aparat yang tergabung dalam Kontingen Garuda XXIII (Pasukan Garuda) itu tidak hanya mencegah konflik dua negara yang sedang berselisih, juga memberikan bantuan sosial kepada warga setempat.

"Ide ini dari saya. Ceritanya dari pengalaman saya saat menjadi Kontingen Garuda di Mesir pada tahun 1973," kata Produser I Leave My Heart in Lebanon Letjen TNI (Purn) Dr (HC) Tiopan Bernhard Silalahi.

Kapten Satria yang diperankan Rio Dewanto menjadi tokoh utama, di mana perannya itu menjalani tugas rutin yang diselingi berbagai kejadian serangan yang mengancam nyawa. Salah satunya mengatasi perang antara tentara Israel dengan tentara Lebanon.

Selain Rio Dewanto, artis yang terlibat antara lain, Revalina S Temat, Baim Wong, Deddy Mizwar, Boris Bokir, Yama Carlos, Tri Yudiman, dan aktris Lebanon, Jowy Khoury.

Dalam kisahnya, film I Leave My Heart in Lebanon tak hanya menggambarkan tugas TNI di daerah konflik saja, film yang diarahkan sutradara sutradara Benni Setiawan ini juga menceritakan kisah keluarga aparat yang harus merelakan orang yang disayangi itu berangkat menjadi pasukan perdamaian.

Seperti Satria yang dihadapkan dengan kisah percintaan rumit, di mana tunangannya harus menunggu satu tahun lebih untuk menikah lantaran Satria harus mengharumkan Indonesia di mata internasional.

Selain itu. film yang akan tayang di bioskop mulai 15 Desember 2016 ini juga memperlihatkan penampilan khusus sejumlah personel TNI dengan persenjataan lengkap.

"Kami mengalami kendala hambatan karena tentara di sana (Lebanon) melarang syuting di beberapa daerah, tapi semua bisa dibuat dengan baik. Film untuk memotivasi bahwa Kontingen Garuda menjadi yang terbaik di sana, seperti Lebanon dan Afrika," terang TB Silalahi.
(tdy)
Berita Terkait
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar?...
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar? Saksikan The One Episode 7 di Vision+
Episode 3 Series The...
Episode 3 Series The One: Harapan Baru Untuk Tim SMBG, Nasya Marcella Malah Ngamuk
Gokil! Steve Pattinama...
Gokil! Steve Pattinama Nyusruk di Bawah Terik Pulau Bali, Simak Keseruannya!
The Banishing, Kisah...
The Banishing, Kisah Rumah Paling Berhantu di Inggris
Polisi Jadwalkan Periksa...
Polisi Jadwalkan Periksa Pemeran Film Porno pada Jumat Mendatang
Versi Baru Kisah Klasik...
Versi Baru Kisah Klasik Freaky Friday Siap Beredar
Berita Terkini
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
15 menit yang lalu
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
1 jam yang lalu
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
1 jam yang lalu
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
1 jam yang lalu
Sinopsis Terikat Janji...
Sinopsis 'Terikat Janji' 4 Juni 2026: Identitas Aslinya Runtuh, Sena Rela Pikul Kesalahan Sendiri demi Lindungi Davina
4 jam yang lalu
ARMY Siap-Siap! Tiket...
ARMY Siap-Siap! Tiket Konser Comeback BTS di Jakarta Mulai Dijual Juni Ini
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved