Syuting ke Lebanon, Rio Dewanto Kangen Atiqah Hasiholan
Jum'at, 16 Desember 2016 - 04:09 WIB
Syuting ke Lebanon, Rio Dewanto Kangen Atiqah Hasiholan
A
A
A
JAKARTA - Menjalani syuting film di Lebanon, Rio Dewanto mengaku kerap kangen dengan istrinya, Atiqah Hasiholan. Dia memang tidak bisa jauh dari orang yang dicintainya itu. Namun, bintang film Filosofi Kopi ini harus bersabar, paling tidak selama pengambilan gambar yang berlangsung selama satu bulan.
"Saya saja merasakan kalau syuting satu bulan itu membuat kangen sama keluarga," kata Rio di Jakarta, Kamis (15/12/2016).
Terlebih Lebanon ini merupakan Negara konflik sehingga dia khawatir istrinya itu mencemaskan keberadaannya. Beruntung selama syuting, Tentara Indonesia ikut menjaga dan membantu sehingga proses pembuatan film berjalan lancar.
"Ada dari TNI yang buat kita enggak terlalu khawatir secara keamanan, kita diperhatiin banget," terang dia.
Namun, secara keseluruhan, aktor yang populer lewat film Pintu Terlarang ini sangat senang bisa berakting sebagai tentara. Rio bisa mewujudkan impian mendiang kakeknya yang menginginkan dirinya sebagai tentara.
"Ada segi emosional ketika saya menjadi tentara, kebetulan almarhum kakek saya purnawirawan jendral, walaupun enggak bisa jadi TNI atau tentara, tapi saya bisa berakting jadi tentara," ujarnya.
"Saya saja merasakan kalau syuting satu bulan itu membuat kangen sama keluarga," kata Rio di Jakarta, Kamis (15/12/2016).
Terlebih Lebanon ini merupakan Negara konflik sehingga dia khawatir istrinya itu mencemaskan keberadaannya. Beruntung selama syuting, Tentara Indonesia ikut menjaga dan membantu sehingga proses pembuatan film berjalan lancar.
"Ada dari TNI yang buat kita enggak terlalu khawatir secara keamanan, kita diperhatiin banget," terang dia.
Namun, secara keseluruhan, aktor yang populer lewat film Pintu Terlarang ini sangat senang bisa berakting sebagai tentara. Rio bisa mewujudkan impian mendiang kakeknya yang menginginkan dirinya sebagai tentara.
"Ada segi emosional ketika saya menjadi tentara, kebetulan almarhum kakek saya purnawirawan jendral, walaupun enggak bisa jadi TNI atau tentara, tapi saya bisa berakting jadi tentara," ujarnya.
(tdy)