Riwayat Nikah Pengaruhi Harapan Hidup Pascastroke

Selasa, 20 Desember 2016 - 06:06 WIB
Riwayat Nikah Pengaruhi...
Riwayat Nikah Pengaruhi Harapan Hidup Pascastroke
A A A
JAKARTA - Sebuah penelitian terbaru menunjukkan kondisi pernikahan dan riwayat pernikahan tidak hanya mempengaruhi kesehatan jiwa atau kondisi mental, juga mempengaruhi angka harapan hidup pascaterserang stroke.

Dilansie Reuters, Matthew Dupre dari Duke Clinical Research Institute, Durham, Carolina Utara, melakukan penelitian kepada 2.351 responden dewasa yang pernah mengalami stroke dari 1992 hingga 2010. Respon yang dipilih dengan usia rata-rata di atas 50 tahun.
Dupre lalu membandingkan kondisi dan riwayat pernikahan responden dengan risiko kematian dalam waktu 5 tahun pascaterserang stroke.

"Penelitian-penelitian sebelumnya sudah menunjukkan adanya asosiasi stres dari pernikahan dengan risiko mengalami serangan jantung dan stroke. Penelitian kami melihat apakah kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap kesehatan pascapulih," kata Dupre.

Sekitar 1.362 responden meninggal saat penelitian berlangsung. Sisa responden lain, diketahui mereka tidak pernah menikah, pernah bercerai lalu menikah lagi, bercerai dan tidak menikah. Hasilnya,mereka sangat rentan meninggal dalam waktu 5 tahun pascaterserang stroke.
Hasil penelitian ini menunjukkan, semakin banyak perceraian yang dialami, risiko kematian pun makin besar. Namun risiko paling besar dialami oleh mereka yang tidak pernah menikah yakni, 71% lebih besar meninggal pascapulih dari serangan stroke.

Sedangkan mereka yang sudah pernah bercerai lalu menikah lagi atau bercerai, namun tidak menikah lagi memiliki risiko kematian lebih tinggi 23%.

Berdasarkan hasil penelitian, Dupre mengatakan keutuhan keluarga sangat penting, khususnya saat menghadapi masa-masa sulit pascaterserang stroke.

"Penelitian kami membuktikan bahwa pernikahan memang berpengaruh terhadap kondisi kesehatan pascastroke. Di sisi lain, menikah kembali setelah bercerai diketahui tidak mengurangi risiko kematian dan memiliki risiko yang sama dengan tidak menikah lagi," pungkasnya.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
7 jam yang lalu
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
8 jam yang lalu
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
10 jam yang lalu
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
10 jam yang lalu
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
11 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Ilmuwan Larang...
Ini Alasan Ilmuwan Larang Rebus Kepiting dalam Keadaan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved