Waspadai Serangan Jantung Saat Liburan

Rabu, 04 Januari 2017 - 01:14 WIB
Waspadai Serangan Jantung...
Waspadai Serangan Jantung Saat Liburan
A A A
JAKARTA - Secara umum, gejala serangan jantung mudah dikenali yaitu, nyeri dada, nafas pendek-pendek. Namun pada serangan jantung yang diam-diam, gejalanya hanya mirip flu, gangguan pencernaan, atau seperti ada otot yang tertarik di dada atau punggung.

Ahli jantung dari Pusat Jantung dan Pembuluh Darah Houston Methodist DeBakey, Amerika Serikat, dr Karla Kurrelmeyer mengatakan gejala-gejala tersebut harus segera diperiksa untuk mencegah kerusakan jantung.

“Saat stres, tubuh mengeluarkan hormon stres yang mengguncang jantung. Terjadi perubahan pada otot-otot jantung yang menyebabkan bilik kiri tidak berfungsi baik. Padahal, bagian ini merupakan pompa utama jantung,” kata dr Karla seperti dilansir Healthday.

Silent heart attack muncul ketika perempuan stres berat untuk waktu yang singkat, dan stress disertai kejadian traumatis seperti kematian, kecelakaan dan lain-lain yang biasanya dialami di usia 50 -70-an tahun.

Lonjakan tekanan darah juga sering terjadi selama liburan. Bagi mereka yang punya riwayat hipertensi sangat penting untuk selalu memonitor tekanan darah, khususnya ketika stres. Dr Karla menuturkan banyak perempuan yang masuk UGD dengan keluhan nyeri dada dan jantung berdebar, bahkan bisa terjadi stroke.

“Kenali tanda dan gejala lain serangan jantung yang sering tersamar seperti kelelahan ekstrim, cemas, nafas pendek-pendek, rasa tertekan atau berat di bawah tulang dada atau punggung tengah, berkeringat, mual, muntah, pusing, rasa penuh/begah, gangguan pencernaan, sesak di tenggorokan, detak jantung cepat atau tidak beraturan,” papar dr Karla.

Nah, untuk mereka yang menjalani liburan, disarankan untuk meluangkan waktu bagi diri sendiri dan melakukan hal-hal yang menyenangkan. Tujuannya meredakan stres.

“Misalnya jalan kaki, yoga, atau meditasi. Kuncinya, santai. Liburan harus menjadi saat menyenangkan bersama keluarga dan teman, bukan bersama dokter di UGD,” jelas dr Karla.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
5 jam yang lalu
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
6 jam yang lalu
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
6 jam yang lalu
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
6 jam yang lalu
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
6 jam yang lalu
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
8 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved