Mengenal Ankylosing Spondylitis yang Diderita Sulami
Minggu, 22 Januari 2017 - 20:35 WIB
Mengenal Ankylosing Spondylitis yang Diderita Sulami
A
A
A
JAKARTA - Wanita asal Sragen, Jawa Tengah, Sulami, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, wanita 35 tahun tersebut tengah menderita penyakit langka, yakni ankylosing spondylitis yang membuat seluruh tubuhnya kaku seperti kayu.
Ankylosing spondylitis membuat Sulami tidak bisa menggerakkan tubuhnya bahkan duduk. Penyakit yang telah dideritanya selama 10 tahun ini hanya bisa membuatnya terbaring dan berjalan sedikit demi sedikit dengan bantuan tongkat kayu.
Lantas apa ankylosing spondylitis itu?
Dilansir dari WebMd, ankylosing spondylitis atau rematik sistemik merupakan salah satu bentuk peradangan kronis pada tulang belakang hingga sendi-sendi tulang dari waktu ke waktu. Kondisi ini memicu beberapa vertebra di tulang belakang kering. Akibatnya, tulang belakang menjadi kurang fleksibel dan mengakibatkan postur tubuh membungkuk ke depan.
Jika rusuk yang terpengaruh, penderita akan sulit untuk bernapas secara dalam-dalam. Penyakit ini menyerang 0,1—0,5% dari populasi orang dewasa. Meskipun dapat terjadi pada semua usia, ankylosing spondylitis umumnya menyerang pria di usia remaja pada usia 20an. Sementara pada wanita, kondisi ini kerap menyerang beberapa suku asli Amerika.
Selain membuat tubuh menjadi kaku seperti kayu, ankylosing spondylitis juga menyebabkan kondisi serius lainnya, seperti kardiovaskular, radang mata, patah tulang belakang, infeksi dada, hingga penyakit ginjal.
Ankylosing spondylitis membuat Sulami tidak bisa menggerakkan tubuhnya bahkan duduk. Penyakit yang telah dideritanya selama 10 tahun ini hanya bisa membuatnya terbaring dan berjalan sedikit demi sedikit dengan bantuan tongkat kayu.
Lantas apa ankylosing spondylitis itu?
Dilansir dari WebMd, ankylosing spondylitis atau rematik sistemik merupakan salah satu bentuk peradangan kronis pada tulang belakang hingga sendi-sendi tulang dari waktu ke waktu. Kondisi ini memicu beberapa vertebra di tulang belakang kering. Akibatnya, tulang belakang menjadi kurang fleksibel dan mengakibatkan postur tubuh membungkuk ke depan.
Jika rusuk yang terpengaruh, penderita akan sulit untuk bernapas secara dalam-dalam. Penyakit ini menyerang 0,1—0,5% dari populasi orang dewasa. Meskipun dapat terjadi pada semua usia, ankylosing spondylitis umumnya menyerang pria di usia remaja pada usia 20an. Sementara pada wanita, kondisi ini kerap menyerang beberapa suku asli Amerika.
Selain membuat tubuh menjadi kaku seperti kayu, ankylosing spondylitis juga menyebabkan kondisi serius lainnya, seperti kardiovaskular, radang mata, patah tulang belakang, infeksi dada, hingga penyakit ginjal.
(alv)