5 Gejala Penyakit Ankylosing Spondylitis yang Perlu Diketahui

Minggu, 22 Januari 2017 - 22:30 WIB
5 Gejala Penyakit Ankylosing...
5 Gejala Penyakit Ankylosing Spondylitis yang Perlu Diketahui
A A A
JAKARTA - Ankylosing spondylitis atau rematik sistematik merupakan salah satu bentuk peradangan kronis pada tulang belakang hingga sendi-sendi tulang. Penyakit langka ini menyerang 0,1—0,5% dari populasi orang dewasa.

Kondisi yang membuat tubuh penderitanya kaku seperti kayu ini juga dialami oleh Sulami, wanita asal Sragen, Jawa Tengah. Sejak 10 tahun, wanita berusia 35 tahun tersebut menderita ankylosing spondylitis yang membuatnya hanya bisa berbaring dan berjalan sedikit demi sedikit dengan bantuan tongkat kayu.

Penyakit ini diketahui memiliki beberapa gejala. Berikut ulasannya seperti dilansir dari WebMd.

1. Nyeri dan kekakuan

Nyeri konstan dan kekakuan pada punggung bawah, pantat, dan pinggul yang terus selama lebih dari tiga bulan. Penyakit ini dimulai sekitar sacroiliac sendi, dimana sakrum (bagian utama terendah dari tulang belakang) bergabung dengan tulang ilium panggul di daerah punggung bawah.

2. Fusi tulang

Ankylosing spondylitis bisa menyebabkan pertumbuhan berlebih dari tulang, yang dapat menyebabkan kelainan menyatunya tulang (fusi tulang). Kondisi ini mempengaruhi tulang leher, punggung, atau pinggul hingga mengganggu kemampuan seseorang untuk melakukan kegiatan rutin.

Selain itu, fusi pada tulang rusuk ke tulang belakang atau dada menyebakan terbatasnya kemampuan seseorang untuk memperluas dadanya saat mengambil napas dalam-dalam.

3. Nyeri pada ligamen dan tendon
Penderita ankylosing spondylitis juga mempengaruhi beberapa ligamen dan tendon yang menempel pada tulang. Tendonitis atau peradangan pada tendon menyebabkan rasa sakit dan kekakuan di daerah belakang atau di bawah tumit, seperti tendon achilles di bagian belakang pergelangan kaki.

4. Demam, kelelahan dan hilangnya nafsu makan
Pada sejumlah kasus penderita ankylosing spondylitis juga mengalami demam, kelelahan hingga hilangnya nafsu makan.

5. Peradangan mata
Gejala biasanya muncul pada awal masa dewasa. Peradangan juga dapat terjadi di bagian lain dari tubuh, seperti peradangan mata (kemerahan dan nyeri).
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Berita Terkini
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.23: Pengorbanan Elio Demi Menyelamatkan Arumi Harus Dibayar Mahal
5 jam yang lalu
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
6 jam yang lalu
Elma Agustin Buka Suara...
Elma Agustin Buka Suara Soal Tak Diajak Reuni Princess, Singgung Cara Komunikasi
6 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 34: Suasana Kampung Sindang Barang Mendadak Tegang
7 jam yang lalu
Malam Ini, MNCTV Siap...
Malam Ini, MNCTV Siap Menggoyang Warga Klaten dan Sekitarnya di Road To Kilau Raya
7 jam yang lalu
BTS Pecahkan Rekor Spotify,...
BTS Pecahkan Rekor Spotify, Jadi Artis Pertama dengan 6 Video Musik di Top 10 Global
8 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved