Ini Cara Merawat Bayi Prematur

Senin, 13 Maret 2017 - 12:02 WIB
Ini Cara Merawat Bayi...
Ini Cara Merawat Bayi Prematur
A A A
JAKARTA - Bayi yang lahir prematur tentunya harus mendapatkan perhatian khusus. Maklum, si bayi yang keluar sebelum waktunya memiliki berat badan rendah (BBR). Organ-organ tubuhnya pun belum sempurna terbentuk.

Bahkan di banyak kasus, kelahiran bayi prematur ini berujung pada kematian. Ini semua terjadi karena adanya penganganan medis yang kurang tepat dan cepat. Setiap bayi yang lahir di bawah usia kehamilan 37 minggu masuk dalam kategori bayi prematur. Dari kelahiran 4,5 juta bayi per tahun di Indonesia, angka kelahiran bayi prematur mencapai 675.500 kasus per tahun.

Bayi yang lahir prematur kemungkinan besar mengalami kecacatan fisik dan gangguan kognitif. Bayi prematur akan rentan mengalami hipotermia, perdarahan di otak, dan gangguan retina mata yang bisa berakibat pada kebutaan. Oleh karena itu, dibutuhkan keterampilan, bahkan kesabaran untuk merawat bayi prematur karena pada umumnya, bayi prematur membutuhkan perawatan yang rumit dan kompleks. Selain itu, sering kali bayi prematur juga membutuhkan sarana perawatan medis yang lengkap dan teknologi canggih.

Lalu bagaimana merawat bayi lahir prematur? Satu hal yang harus diperhatikan pada bayi prematur adalah menurunkan komplikasi neonatal, kehidupan pertama bayi pada usia 28 hari. Dalam neonatal, bayi harus menyesuaikan diri dengan keadaan di luar rahim.

Pada masa ini, perubahan paling besar terjadi pada jam ke-24 sampai 72 pertama setelah bayi lahir. Pada saat itu, seluruh organ tubuh mengalami penyesuaian. Dan yang paling penting terjadi pada sistem pernapasan, ginjal, dan hepar.

Bayi prematur yang kurang asupan nutrisi berisiko mengalami lemah mental. Tingkat kecerdasannya pun rendah. "Penanganan dan pemberian nutrisi yang baik pada bayi prematur akan membuat bayi prematur sehat dan cerdas. Jangan sampai prematur menjadi ancaman masa depan generasi bangsa," ujar Dr. dr. Rinawati Rohsiswanto, SpA (K).

Sebelum dipulangkan ke rumah, bayi harus memenuhi berbagai persyaratan seperti berat badan minimal 1800 g, mampu minum secara aktif, mampu mengontrol suhu tubuhnya, tidak membutuhkan terapi oksigen, berat badannya stabil, secara klinis stabil dan orangtua telah mendapatkan pelatihan perawatan bayi prematur di rumah. (Ardi/MDR)
(bbk)
Berita Terkait
Hari Prematur Sedunia...
Hari Prematur Sedunia 2024, Pentingnya Jaga Kualitas Hidup Bayi Prematur
Kenali Risiko Kelahiran...
Kenali Risiko Kelahiran Prematur pada Bayi dan Cara Penanganan yang Tepat
Lebih Kecil dari Tangan...
Lebih Kecil dari Tangan Ibunya, Bayi Prematur Ini Dimasukkan Kantong Sandwich
Bangkalan Gempar, Seorang...
Bangkalan Gempar, Seorang Wanita Melahirkan 4 Bayi Kembar, Semuanya Meninggal
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Bayi, Cegah Infeksi Virus RSV Harus Jadi Prioritas Pemerintah
Nutrisi dan Stimulasi...
Nutrisi dan Stimulasi yang Tepat Bantu Anak Lahir Prematur Berprestasi
Berita Terkini
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
3 jam yang lalu
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
4 jam yang lalu
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
5 jam yang lalu
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
5 jam yang lalu
Sinopsis Terikat Janji...
Sinopsis 'Terikat Janji' 4 Juni 2026: Identitas Aslinya Runtuh, Sena Rela Pikul Kesalahan Sendiri demi Lindungi Davina
7 jam yang lalu
ARMY Siap-Siap! Tiket...
ARMY Siap-Siap! Tiket Konser Comeback BTS di Jakarta Mulai Dijual Juni Ini
8 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved