Kenali Gejala Penyakit Tulang Rapuh pada Anak

Jum'at, 14 April 2017 - 11:11 WIB
Kenali Gejala Penyakit...
Kenali Gejala Penyakit Tulang Rapuh pada Anak
A A A
BANDUNG - Penyakit osteogenesis imperfecta dapat mengakibatkan tulang rapuh dan mudah patah. Hal itu seperti yang terjadi pada warga Bandung bernama Muhammad Fahri (11).

Lebih dari dua puluh tulang di tubuh Fahri patah secara bertahap, dimulai saat usia empat tahun dan hingga kini Fahri masih harus menjalani pengobatan.

Direkrut Medis Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Nucki Nursjamsi mengatakan penyakit osteogenesis imperfecta 'diwariskan' secara genetik dan tidak bisa disembuhkan.

"Belum ada obat yang bisa menghilangkan penyakit ini. Yang ada itu obat yang sifatnya membantu proses pertumbuhan tulang agar lebih baik dari sebelumnya," kata Nucki di RSHS.

Dijelaskannya, penyakit tersebut terbilang langka. RSHS sendiri menangani sekira sembilan pasien berbagai usia sejak 2011. Pengobatan pasien pun berlangsung secara berkala hingga kini.

Masyarakat pun diminta waspada. Nucki kemudian menjelaskan ciri-ciri atau gejala orang yang mengidap osteogenesis imperfecta ini. Pertama, bagian putih pada mata terlihat agak kebiruan, wajah pengidapnya terlihat seperti 'segitiga terbalik' alias runcing pada bagian dagu.

Sedangkan bagian atas kepala lebih besar dan tidak proporsional dibandingkan dengan dagu. Gigi pengidapnya juga berwarna lebih mengarah pada abu-abu dan cenderung tipis.

"Itu identifikasi secara fisik dan bisa jadi salah satu seleksi untuk melihat gejala osteogenesis imperfecta," terang Nucki.

Jika menemukan gejala seperti itu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter sehingga efek negatif dari penyakit osteogenesis imperfecta ini bisa diminimalisir dengan penanganan medis secara berkala.

Minimal, kata dia, tulang di tubuh pengidapnya bisa dicegah agar tidak mudah patah. Selain dengan obat 'penguat' tulang, pengidapnya juga harus menjalani terapi, salah satunya dengan hyrdotherapy atau terapi dalam air.

Dokter dari Divisi Endokrin SMF Ilmu Kesehatan Anak RSHS Faisal menjelaskan perlu banyak tim dokter atau tim ahli untuk menangani pasien osteogenesis imperfecta. "Kita bisa menangani. Bukan untuk menyembuhkan, tapi untuk meningkatkan kualitas hidup anak (pengidapnya)," ujar dia.

"Artinya, osteogenesis imperfecta ini tidak bisa sembuh, tapi dengan pengobatan yang baik diharapkan bisa mengurangi frekuensi patahnya tulang bisa diminalisir. Kedua, kalaupun patah tulang, diharapkan bisa disambung dengan baik supaya tidak bengkok," jelas Faisal.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
5 menit yang lalu
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
21 menit yang lalu
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
1 jam yang lalu
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
2 jam yang lalu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
3 jam yang lalu
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
4 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved