Tantangan Orang Tua Hadapi Masa Pubertas Anak

Rabu, 03 Mei 2017 - 20:01 WIB
Tantangan Orang Tua...
Tantangan Orang Tua Hadapi Masa Pubertas Anak
A A A
JAKARTA - Masa remaja merupakan tantangan tersendiri bagi para orang tua. Butuh pendekatan khusus untuk menanganinya, mengingat salah penanganan di masa ini berdampak pada masa depan mereka kelak.

Kenakalan pada remaja seringkali dipengaruhi oleh hubungan dengan orang tua. Umumnya, hubungan tersebut tidak berjalan mulus, sebab seorang remaja tengah dalam masa tidak kenal dengan identitas diri mereka sendiri.

Mereka banyak mencoba hal baru, seperti merokok misalnya. Suatu kebersamaan dengan teman ini bisa negatif dan menimbulkan perselisihan bahkan perkelahian.

“Intinya remaja masih labil dan tidak paham sepenuhnya konsekuensi perbuatan meraka. Pada akhirnya di mata orang tua remaja sulit diatur dan nakal. Perbuatannya seringkali menyusahkan orang lain,” kata Dr Aditya Suryansyah SpA dari Klinik Remaja RSAB Harapan Kita.

Spesialis anak yang mendalami bidang endokrin ini menjelaskan masa pubertas tak sebatas masalah emosi semata, urusan perubahan fisik juga dapat menjadi persoalan tersendiri pada remaja. Fluktuasi hormon misalnya, sering menyebabkan gangguan seperti bau badan dan jerawat.

Belum lagi pertumbuhan gigi yang tidak rata. Hal yang kelihatannya sepele ini bagi remaja bisa berdampak besar bahkan sampai tidak mau sekolah karena persoalan fisik dan tidak percaya diri.

Sementara itu terkait gangguan hormonal, seringkali ditemukan remaja dengan gangguan pertumbuhan yang ditandai dengan tubuh pendek, mikropenis, atau obesitas. Tidak Sekolah berarti proses belajar menjadi terganggu.

Dibenarkan oleh Psikolog Ade Dian Komala M Psi dari Klinik remaja RSAB Harapan Kita, masa remaja adalah masa yang penuh badai tekanan karena perubahan fisik emosi, sosial dan sebagainya yang dirasakan oleh remaja sendiri. Perlu diketahui, yang disebut remaja adalah fase terakhir dari masa anak-anak.

Anak-anak adalah mereka yang berusia sejak lahir hingga usia 18 tahun. Setelah melalui fase anak-anak, dan mulai memasuki masa remaja, maka orang tua harus memperhatikan tanda awal pubertas yang berbeda-beda pada setiap anak.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Menjelang 75 Tahun,...
Menjelang 75 Tahun, Kak Seto Beberkan 7 Kunci Hidup Sehat dan Bahagia untuk Lansia
3 menit yang lalu
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
1 jam yang lalu
Wamenkes Dante Ingatkan...
Wamenkes Dante Ingatkan Ancaman Aging Population, Lansia Indonesia Capai 12 Persen
2 jam yang lalu
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
4 jam yang lalu
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
5 jam yang lalu
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
5 jam yang lalu
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved