Waspadai Serangan Penyakit Ginjal Kronik

Jum'at, 05 Mei 2017 - 23:09 WIB
Waspadai Serangan Penyakit...
Waspadai Serangan Penyakit Ginjal Kronik
A A A
JAKARTA - Penyakit Ginjal Kronik (PGK) kerap dijuluki the silent disease. Pasalnya penyakit ini lebih sering diketahui pasien ketika telah mencapai stadium 3-4. Jadi, pasien merasa heran saat disuruh menjalani perawatan cuci darah.

Kerusakan ginjal awalnya memang tidak bergejala. Hal ini membuat pasien tidak lantas mengobatinya. Nyatanya gangguan ginjal dapat mengakibatkan penurunan fungsi ginjal, dan pada tahap lanjut membutuhkan cuci darah (hemodialisis).

“Jumlah pasien yang menjalani hemodialisis akibat hipertensi dan diabetes mencapai 60%,” kata dr Dhameizar Sp PD-KGH.

Dikatakan PGK apabila ginjal sudah mengalami kerusakan selama lebih dari tiga bulan. Jika sudah terkena, maka tidak ada lagi istilah sembuh. Kerusakan akan terus berjalan dari stadium satu hingga stadium lima (akhir).

Sekira 10% dari populasi dunia menderita PGK dan diprediksi meningkat hingga 17% pada dekade selanjutnya. WHO mengakui penyakit ini sebagai masalah kesehatan serius. Di Tanah Air, prevalensi PGK terus meningkat setiap tahun.

Berdasarkan data Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), sampai 2012 pasien yang mengalami PGK mencapai 100 ribu pasien. Hipertensi dan diabetes diketahui menjadi pemicunya.

Lebih jauh Dharmeizar mengatakan, masih ada faktor lain yang bisa memicu PGK pada seseorang, namun hipertensi dan diabetes dapat menjadi gejala klinis penyakit ginjal. Tak hanya itu, adanya batu ginjal dalam saluran kemih turut memicu penyakit tersebut.

”Jangan sampai orang yang berisiko kena PGK, yakni yang memiliki diabetes, batu ginjal, atau hipertensi masuk ke dalam tahap awal. Kalau sudah masuk stadium 1, maka sudah tidak bisa disembuhkan dan pengobatan sifatnya hanya bisa memperlambat prosesnya,” papar dr Dharmeizar.

Dampak penyakit ginjal ini sangat besar pengaruhnya terhadap sosial ekonomi penderita dan negara mengingat biaya mahal yang dikeluarkan penanganan penyakit ini, terutama untuk biaya cuci darah atau transplantasi ginjal.

Terlebih saat ini biaya pengobatan pasien PGK telah ditanggung oleh negara melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Karena itu, jika penyakit ini dapat dicegah dari awal, tentu biaya tersebut dapat digunakan untuk penyediaan fasilitas kesehatan lain. Misalnya membangun puskesmas dan melengkapi obatobatan dan vaksinasi.

”Kami berharap dengan diadakannya edukasi mengenai penyakit ginjal, penderita dan negara dapat terhindar dari dampak besar akibat penyakit tersebut,” harap dr Dharmeizar.

Masyarakat yang hidup di negara dengan akses pelayanan kesehatan yang rendah menghadapi risiko terbesar terhadap dampak penyakit ginjal karena biaya yang dibutuhkan untuk terapi penyakit tersebut sangat tinggi. Ginjal merupakan bagian organ tubuh yang memiliki banyak peran.

Selain berfungsi sebagai penyaring racun dan zat sisa dalam darah, ginjal juga menjaga keseimbangan volume dan komposisi cairan tubuh, mengatur keseimbangan asam-basa, dan mengatur tekanan darah. Begitu pentingnya peranan ginjal, maka sudah sewajarnya Anda memperhatikan kesehatan ginjal. Sri noviarni
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
51 menit yang lalu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
1 jam yang lalu
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
2 jam yang lalu
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
2 jam yang lalu
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
3 jam yang lalu
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST...
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST 2026 Targetkan 60.000 Pengunjung dan Transaksi Rp60 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved