5 Bahaya Kesehatan Mengonsumsi Sushi secara Berlebihan

Senin, 17 Juli 2017 - 04:30 WIB
5 Bahaya Kesehatan Mengonsumsi...
5 Bahaya Kesehatan Mengonsumsi Sushi secara Berlebihan
A A A
JAKARTA - Waspadalah jika Anda mengonsumsi sushi! Pasalnya, meski terasa lezat namun makanan khas Jepang ini belum tentu menyehatkan. Bahkan, ahli gizi dari Leeds Metropolitan University, Louise Sutton mengungkapkan bahaya mengonsumsi sushi.

Apa saja bahayanya? Berikut ulasannya seperti dilansir dari Daily Mail.

1. Cacing pita
Sushi
Penelitian yang diadakan oleh the American College of Gastroentsrology menemukan jumlah kasus yang meningkat saat mengonsumsi makanan laut mentah pada sushi. Saat tertelan, larva cacing pita akan masuk ke dalam jalur jaringan perut dan usus sehingga memicu sakit perut secara tiba-tiba, kembung dan diare.

National Health Service mengatakan, ikan mentah Inggris harus dibekukan dalam suhu minus 20 derajat celcius selama 24 jam. Cara ini dipercaya bisa membunuh larva cacing pita. Namun tak hanya pada ikan, cacing pita juga bisa menular melalui kucing dan anjing.

2. Merkuri
Sushi
Ikan tuna pada hidangan susi di berbagai restoran dan supermarket di Amerika Serikat diketahui mengandung kadar merkuri yang lebih tinggi dari yang ditetapkan oleh lembaga pemantau kesehatan pangan. Hal ini diungkapkan melalui penelitian dari British Journal Biology Letters.

Zat berbahaya tersebut bisa menyebabkan gangguan syaraf, termasuk kerusakan otak, tuli hingga kebutaan. Karena itu, beberapa jenis ikan mentah, khususnya ikan tuna tidak dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil selama masa kehamilan.

3. Bakteri

Sushi
Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang paling sering ditemukan dalam sushi. Hal ini disebabkan bakteri tersebut juga ditemukan dalam nasi lengket yang biasa digunakan sebagai komposisi utama dari sushi dibandingkan ikan mentah.

Di mana jika nasi tidak didinginkan setelah dimasak. bakteri pun akan muncul di permukaan. Selain itu, nasi lengket yang ditinggalkan dalam suhu ruangan juga akan memicu risiko racun lebih banyak. Sebaiknya sushi dikonsumsi langsung setelah dibuat.

4. Garam

Sushi
Kecap asin yang digunakan sebagai pelengkap saat mengonsumsi sushi mengandung garam dalam jumlah tinggi. Satu sachet kecap mengandung satu gram garam sedangkan jumlah maksimum asupan garam per hari adalah enam gram. Agar tetap sehat dan terhindar dari darah tinggi atau hipertensi sebaiknya hindari konsumsi kecap asin.

5. Kolesterol

Sushi
Telur ikan yang digunakan sebagai pelengkap saat mengonsumsi sushi memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. Agar terhindar dari penyakit degeneratif, sebaiknya telur ikan berwarna orange ini tidak dikonsumsi secara berlebihan.
(alv)
Berita Terkait
Fuji Sushi Bawa Pengalaman...
Fuji Sushi Bawa Pengalaman Kuliner Otentik dengan Tuna Cutting Show di Jakarta
PAUL Rayakan 10 Tahun...
PAUL Rayakan 10 Tahun Perjalanan Suguhkan Kuliner Autentik Prancis di Indonesia
Tak Terapkan Protokol...
Tak Terapkan Protokol Kesehatan, Restoran Sushi Tei Didenda Rp10 Juta
Menyantap Sushi ala...
Menyantap Sushi ala Kaki Lima di Denpasar dengan Rasa Bintang Lima
Terorisme Sushi Gegerkan...
'Terorisme Sushi' Gegerkan Jepang
Kolaborasi Sushi Tei...
Kolaborasi Sushi Tei dengan UMKM Hadirkan Menu Baru untuk Gerakkan Perekonomian
Berita Terkini
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
8 jam yang lalu
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
8 jam yang lalu
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
9 jam yang lalu
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
9 jam yang lalu
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
10 jam yang lalu
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
10 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved