Schools Meals Program Mendukung Peningkatan Kesehatan dan Nutrisi

Sabtu, 26 Agustus 2017 - 03:30 WIB
Schools Meals Program...
Schools Meals Program Mendukung Peningkatan Kesehatan dan Nutrisi
A A A
JAKARTA - Angka kecukupan gizi di Indonesia saat ini masih terbilang kurang, khususnya gizi pada anak, pemenuhan nutrisi dan cukupnya gizi pada anak merupakan hal yang sangat penting. Pemenuhan gizi bisa menghindarkan anak dari kondisi stunting (bertubuh pendek) atau serangan dari beragam penyakit.

Dilandasi hal tersebut, Cargill Indonesia mengimplementasikan program bagi peningkatan kesehatan dan nutrisi untuk masyarakat dengan menggelar Schools Meals Program yang merupakan kegiatan peningkatan gizi untuk siswa sekolah dasar. Ini merupakan program kerjasama Cargill dan World Food Program (WFP) dan didukung oleh Kementerian Pendidikan Republik Indonesia. Melalui program ini, Cargill akan menyediakan 76,000 paket sarapan sehat bagi 800 anak sekolah di 3 provinsi (Banten, Jawa Timur dan NTT) di sekitar lokasi Cargill selama 12 bulan.

"Kegiatan ini mulai berjalan dari bulan Maret tahun ini kita berharap akan terus sampai Februari tahun depan. Latar belakang dimulainya program ini adalah pada tahun 2016 pemerintah mempunyai program melalui Kementerian Pendidikan memberikan makanan sehat kepada anak-anak sekolah, kemudian kami melihat hal tersebut dan bekerjasama dengan WFP. Program ini sangat sesuai dengan komitmen Cargill di bidang nutrisi dan bidang pendidikan," ujar Corporate Affairs Director Cargill Indonesia, Arief Susanto dalam kunjungan School Meals Program di SD Citawa Serang, Banten, Kamis (24/8/2017).

Tidak hanya peningkatan gizi, Cargill juga mengembangkan potensi pemuda Indonesia dengan Cargill Global Scholars yang bertujuan untuk membangun fondasi bagi para pemimpin masa depan dengan menyeleksi talenta baru yang siap menghadapi tantangan dan kesempatan yang menarik.

Direktur Human Resources, Cargill Indonesia, Chika Hutauruk mengatakan Penerima beasiswa angkatan kedua tahun ini baru saja mendapatkan seminar panjang selama seminggu di Amsterdam, Belanda, Eropa, dimana mereka berpartisipasi didalam berbagai kegiatan yang memperkaya mereka dengan pengetahuan kepemimpinan, pemikiran global, keanekaragaman, kerja sama tim.

"Dan juga kesempatan untuk mulai membangun jaringan kerja internasional dengan sesama penerima beasiswa dari 5 negara, yang kami percaya akan berguna saat mereka menjadi pemimpin dan pengambil keputusan dimasa depan," kata Chika.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Berita Terkini
INDOFEST 2026 Digelar,...
INDOFEST 2026 Digelar, Taffware Tawarkan Diskon Perlengkapan Outdoor Besar-besaran
39 menit yang lalu
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
7 jam yang lalu
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
8 jam yang lalu
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
8 jam yang lalu
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
8 jam yang lalu
Sinopsis Terikat Janji...
Sinopsis 'Terikat Janji' 4 Juni 2026: Identitas Aslinya Runtuh, Sena Rela Pikul Kesalahan Sendiri demi Lindungi Davina
11 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved