5 Tradisi Unik Perayaan Hari Idul Adha di Indonesia

Jum'at, 01 September 2017 - 06:19 WIB
5 Tradisi Unik Perayaan...
5 Tradisi Unik Perayaan Hari Idul Adha di Indonesia
A A A
JAKARTA - Hari Raya Idul Adha adalah hari besar keagamaan yang selalu dinantikan oleh umat muslim. Waktu yang bertepatan dengan datangnya “musim haji” ini menjadi momen menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap sesama.

Caranya dengan menyembelih dan membagikan hewan kurban berupa sapi, kambing, atau domba kepada orang-orang yang tidak mampu. Mengutip Traveloka, berikut tradisi unik Hari Raya Idul Adha di Indonesia.

1. Apitan di Semarang
Sebagai rasa syukur atas rezeki berupa hasil bumi yang diberikan, masyarakat Semarang selalu melakukan apitan. Tradisi ini ditandai dengan pembacaan doa untuk keselamatan warga dan dilanjutkan dengan melakukan arak-arakan. Nantinya, warga akan berebut mengambil iring-iringan berupa hasil pertanian, seperti padi, jagung, terung, cabai, tomat, dan sejenisnya. Masyarakat setempat percaya bahwa hasil bumi yang mereka peroleh akan membawa berkah.

2. Manten sapi di Pasuruan
Manten sapi adalah tradisi yang dilakukan masyarakat Pasuruan untuk menghormati hewan kurban yang akan disembelih. Menariknya, sapi-sapi warga yang hendak dijadikan kurban akan didandani secantik mungkin layaknya pengantin. Hewan tersebut juga akan diberikan kalung bunga tujuh rupa, lalu dibalut dengan kain kafan, serban, dan sajadah. Selain untuk membungkus jenazah sebelum dimakamkan, kain kafan juga menjadi tanda kesucian orang yang berkurban.

Semua sapi yang sudah didandani akan diarak oleh ratusan warga menuju masjid setempat untuk diserahkan kepada panitia kurban. Setelah sapi disembelih, ibu-ibu akan turut meriahkan tradisi ini dengan membawa bumbu masak dan peralatan dapur untuk acara makan bersama.

3. Mepe kasur di Banyuwangi
Masyarakat Using di Banyuwangi juga menyambut hari raya dengan tradisi unik. Tradisi yang dikenal dengan istilah mepe kasur atau menjemur kasur ini selalu diadakan setiap mendekati Idul Adha. Menariknya, proses menjemur kasur harus dilakukan secara serentak sejak pagi hari di depan rumah masing-masing. Sesekali, mereka akan membalik kasur menggunakan alat tebah atau sapu lidi agar kembali bersih.

Mepe kasur menjadi cara masyarakat setempat menghormati datangnya bulan Zulhijah. Warga juga percaya bawa tradisi menjemur kasur menjadi cara untuk menolak bala, sekaligus menjauhkan segala hal-hal buruk dari rumah.

4. Grebeg gunungan di Yogyakarta
Di Yogyakarta, tradisi unik grebegan dilakukan setiap hari besar agama Islam. Bila ada grebeg Syawal saat Idul Fitri, maka ada juga tradisi grebeg gunungan menjelang Idul Adha. Saat grebeg gunungan, tiga buah gunungan (pareden) berisi berbagai makanan dan hasil bumi akan diarak dari keraton menuju masjid untuk upacara pembacaan doa.

Acara puncaknya adalah pada saat warga memperebutkan ketiga gunungan dengan penuh semangat. Mereka percaya bahwa makanan yang berhasil diambil dari gunungan bisa mendatangkan rezeki.

5. Kaul negeri dan abda’u di Maluku Tengah
Masyarakat Negeri Tulehu di Maluku Tengah selalu merayakan kaul negeri dan abda’u setelah melaksanakan salat Idul Adha. Tradisi ini merupakan acara adat menggendong tiga kambing menggunakan kain, layaknya menggendong anak kecil, oleh para pemuka adat dan agama. Kambing tersebut kemudian diarak keliling desa sambil diiringi alunan takbir dan selawat menuju masjid. Nantinya, ketiga kambing tersebut akan disembelih dan dagingnya dibagikan kepada fakir miskin.

Sementara itu, abda’u merupakan tradisi merebut bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh ribuan pemuda di Desa Tulehu, Ambon. Tradisi ini menjadi sebuah bentuk ketulusan menerima Islam sebagai agama yang harus dijaga. Selain itu, abda’udiselenggarakan untuk mempererat hubungan persaudaraan antarpemuda.

Menarik sekali bukan, tradisi-tradisi yang diadakan sejumlah masyarakat daerah saat Idul Adha? Jika kamu ingin menyaksikan secara langsung, datanglah ke daerah-daerah tersebut. Jangan lupa juga ajak anggota keluargamu untuk menambah pengalaman dan pengetahuan baru.

Jika berencana liburan dalam waktu dekat, pastikan untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi menjelang libur panjang Idul Adha. Misalnya, harga tiket ke sejumlah kota tujuan tempat wisata yang mendadak melambung tinggi dan tempat penginapan seperti hotel maupun vila yang selalu habis dipesan wisatawan.
(nfl)
Berita Terkait
Tradisi Ziarah Kubur...
Tradisi Ziarah Kubur Usai Shalat Idul Adha
Usai Jadi Khotib Sholat...
Usai Jadi Khotib Sholat Idul Adha, Rhoma Irama Ziarah ke Makam Sepuh Mampang
Liburan Idul Adha Pantai...
Liburan Idul Adha Pantai Indah Kemangi Dipadati Wisatawan Lokal
Akhir Pekan Idul Adha,...
Akhir Pekan Idul Adha, Wisata Kota Tua Sepi Pengunjung
Cuti Bersama Iduladha...
Cuti Bersama Iduladha 1444 H, Arus Mudik dan Wisata di Tol Cipularang Macet Panjang
Ziarah Kubur Dilarang,...
Ziarah Kubur Dilarang, Pengunjung Tempat Wisata Dibatasi 30%
Berita Terkini
Konser Tehillim 2026:...
Konser Tehillim 2026: Angel Pieters Ungkap Pesan Mendalam di Balik Lagu Liliana Tanoesoedibjo
25 menit yang lalu
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
32 menit yang lalu
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
1 jam yang lalu
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Ciptakan 12 Lagu Rohani Baru untuk Konser Tehillim dari Perjalanan Kuliah S2 Teologi
1 jam yang lalu
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
2 jam yang lalu
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
3 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved