Bunda, Jangan Sepelekan Masalah Kulit Bayi

Jum'at, 29 September 2017 - 12:19 WIB
Bunda, Jangan Sepelekan...
Bunda, Jangan Sepelekan Masalah Kulit Bayi
A A A
JAKARTA - Jangan sepelekan perawatan kulit bayi, mengingat kulit bayi terbilang sensitif. Salah-salah malah timbul ruam di kulit bayi yang membuatnya merasa tidak nyaman.

Seperti pengakuan presenter Dian Ayu. Ibu dari dua anak ini mengungkapkan, sang putra Btara Langit Anandayu, tergolong memiliki kulit yang kering dan sensitif sejak lahir. “Jadi kami sangat bergantung pada produk perawatan kulit yang tergolong cukup mahal,” beber Dian.

Ruam atau bintik merah di kulit bayi memang hal yang biasa terjadi. Ini berarti kulit sensitif bayi sedang beradaptasi dengan lingkungan baru.
Kebanyakan ruam dan bintik merah tersebut tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya. Meski begitu, ketika terjadi ruam, bayi tentunya merasa tidak nyaman dan rewel.

Pemakaian popok, makanan, bakteri pada pakaian, air yang kurang bersih, termasuk penggunaan sabun, sampo, lotion maupun deterjen merupakan beberapa penyebab munculnya permasalahan kulit sensitif. Masalah kulit sensitif wajar dialami bayi karena bayi memiliki kulit yang lebih tipis dan rentan dibandingkan orang dewasa, baik dalam hal struktur, komposisi maupun fungsinya.

“Ketebalan kulit bayi yang hanya dua pertiga dari kulit orang dewasa memiliki pelindung alami yang lebih sedikit. Hal ini menyebabkan kulitnya kehilangan kelembapan dua kali lebih cepat dan menjadi mudah kering,” sebut dr Mirawati Setyorini SpKK FINSDV.

Bahkan, berdasarkan evaluasi klinis, 63% bayi memiliki kulit kering dan berisiko menjadi kulit sensitif. Maka dari itu, diperlukan perawatan kulit yang efektif dan tepat bagi bayi. “Produk bayi yang diperkaya dengan pelembap dapat mencegah kulit kering dan kulit sensitif,” imbuh dr Mirawati.

Salah satu cara untuk menjaga kulit sensitif bayi adalah dengan memperhatikan kebersihan kulitnya dan memastikan kelembapannya terjaga. Berdasarkan riset, kulit bayi yang diberi pelembap secara rutin selama 32 minggu memiliki risiko dermatitis atopik lebih rendah.

Ritual mandi dengan menggunakan rangkaian perawatan dari produk khusus kulit sensitif, direkomendasikan untuk menjaga kelembapan kulit kering dan sensitif bayi. Dalam kesempatan itu, dr Mirawati menyarankan para orang tua untuk mencuci dahulu baju baru, jangan langsung dipakaikan pada anak.

Hal ini guna menghindari bahan kimia yang bisa menempel di kulit bayi. Selain itu, pastikan untuk menyiram kembali tubuh bayi seusai dimandikan di dalam bak. Sesudahnya, tepuk-tepuk tubuh bayi dengan handuk lembut, bukannya digosok-gosokkan.

Bagi bayi yang punya masalah kulit sensitif, sebaiknya tidak disarankan mandi terlalu lama. Cukup 10-15 menit saja, sementara kalau berendam tidak lebih dari lima menit. Lebih jauh, mengacu pada data dari World Health Organization 2015, terdapat sekitar 70.000 bayi di Indonesia yang kehilangan nyawanya sebelum menginjak umur 28 hari.

Padahal, banyak nyawa yang bisa diselamatkan dengan melakukan perawatan kulit yang tepat seperti ritual mandi dan pijat bayi. Ritual mandi dan pijat bayi, bersamaan dengan sentuhan ibu, membantu meningkatkan sirkulasi peredaran darah yang sehat dan memperkuat kekebalan tubuh bayi.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
38 menit yang lalu
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
11 jam yang lalu
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
11 jam yang lalu
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
13 jam yang lalu
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
13 jam yang lalu
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
13 jam yang lalu
Infografis
Roket Milik Elon Musk...
Roket Milik Elon Musk Kembali Bikin Masalah bagi Penduduk Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved