Perempuan Bertubuh Kurus Rawan Alami Menopause Dini

Jum'at, 27 Oktober 2017 - 02:30 WIB
Perempuan Bertubuh Kurus...
Perempuan Bertubuh Kurus Rawan Alami Menopause Dini
A A A
JAKARTA - Penelitian tentang hubungan berat badan dan menopause baru-baru ini mendapatkan fakta baru. Perempuan yang memiliki berat badan minim atau kurus cukup rawan mengalami menopause dini.

Diberitakan The Sun, Ilmuwan dari Universitas Massachussetts, Dr Kathleen Szegda mengatakan bahwa perempuan yang memiliki berat badan kurang pada masa awal atau pertengahan dewasa, mungkin akan berisiko tinggi mengalami menopause dini.

“Sampai dengan 10% perempuan mengalami menopause dini dan dikaitkan dengan risiko lebih tinggi penyakit Kardiovaskular, dan kondisi kesehatan lainnya seperti penurunan kognitif, osteoporosis dan kematian dini. Sehingga temuan ini memiliki implikasi penting bagi perempuan dan dokter mereka. Perempuan kelas tinggi mungkin ingin mempertimbangkan untuk mendiskusikan implikasi potensial dari temuan ini dengan dokter mereka," papar dia.

Seorang perempuan dianggap berada dalam masa menopause setelah menstruasi mereka berhenti selama 12 bulan, yang sekaligus menandakan akhir masa reproduksinya. Hal ini biasanya terjadi antara usia 45—55 tahun.

Perempuan yang mengalami menopause dini, akan berhenti menstruasi sebelum mereka berusia 45 tahun. Perempuan yang turut serta dalam penelitian ini memberikan informasi tentang riwayat medis dan perilaku terkait kesehatan seperti merokok dan berolahraga.

Di siai lain, bobot kurus didefinisikan memiliki Indeks Massa Tubuh (BMI) kurang dari 18,5. Perempuan yang termasuk dalam kategori ini, pada usia berapapun memiliki 30% peningkatan menopause dini dibandingkan perempuan dengan BMI antara 18,5—22,4.

Anak perempuan yang memiliki BMI kurang dari 17,5 saat mereka berusia 18 tahun, 50% lebih mungkin mengalami menopause dini. Temuan ini dipublikasikan dalam terbitan terakhir jurnal Human Reproduction.

"Penyebab menopause dini tidak dipahami secara jelas. Temuan kami menunjukkan bahwa kekurangan berat badan mungkin memiliki dampak pada waktu menopause. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana meningkatkan risiko menopause dini," ujar dia.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Berita Terkini
Spesial Prambanan Jazz...
Spesial Prambanan Jazz 2026: Nikmati Konser Syahdu Plus Diskon Hotel dan Kuliner dari BRImo
7 jam yang lalu
3 Drama Korea Adaptasi...
3 Drama Korea Adaptasi Webtoon Ini Viral Sepanjang 2026, Wajib Masuk Daftar Tontonan
8 jam yang lalu
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
11 jam yang lalu
Mewahnya Pernikahan...
Mewahnya Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Ada Penampilan Spesial Paul McCartney
12 jam yang lalu
Bernadya Kenang Masa...
Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga
15 jam yang lalu
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved