Awas! ASI Donor Bisa Mengandung Virus Mematikan

Senin, 06 November 2017 - 11:00 WIB
Awas! ASI Donor Bisa...
Awas! ASI Donor Bisa Mengandung Virus Mematikan
A A A
JAKARTA - ASI merupakan makanan alami terbaik bagi bayi. Kesadaran ibu di Indonesia memberikan ASI eksklusif selama enam bulan mulai meningkat berkat kampanye yang sangat masif dari berbagai pihak.

Namun pada kenyataannya, ada beberapa kasus ibu tidak dapat memberikan ASI kepada anaknya. Donor ASI pun menjadi solusi. Tawaran donor ASI pun berdatangan dari berbagai ibu yang telah berlimpah ASI-nya.

Tawaran ini disambut baik para ibu yang memang tidak memiliki kecukupan ASI, bahkan tidak bisa memberikan ASI sama sekali. Media sosial menjadi penghubung praktik donor ASI.

Tanpa dibekali pengetahuan yang mumpuni, kegiatan donor ASI bagaikan menjadi anjuran bagi mereka yang tidak bisa memberikan ASI. Segenap tenaga medis, baik dokter maupun perawat, mendukung langkah ini demi menyukseskan ASI eksklusif.

Ketua Satgas ASI IDAI dr Elizabeth Yohmi SpA IBCLC mengatakan, ASI terbaik adalah ASI dari ibu ke anaknya sendiri karena tubuh ibu memproduksi ASI dengan komposisi menyesuaikan kondisi bayinya, apakah lahir matur atau prematur.

Indikasi donor ASI di antaranya jika bayi lahir prematur dan ibu belum siap memproduksi ASI, kemudian bayi yang memiliki sindroma kelainan penyerapan usus, yang tidak dapat diberikan susu formula, serta bayi dengan alergi protein susu sapi yang berat.

Namun, dia menegaskan agar tidak sembarangan mendonor atau menerima donor ASI. Sebab, hal ini justru bisa mendatangkan penyakit bagi si kecil. Karena itu, skrining atau pemeriksaan lebih lanjut sangat dianjurkan guna mengetahui apakah ASI layak didonorkan.

Tidak main-main, ini berkaitan dengan penularan HIV. Data terbaru HIV di Indonesia menunjukkan tren kenaikan. Kasus HIV tertinggi ketiga adalah pada kelompok ibu rumah tangga.

Umumnya ibu rumah tangga ini tertular dari suami dan belum tentu dia menyadari terinfeksi HIV. Bisa dibayangkan jika mereka menjadi pendonor ASI, tentu akan menularkannya kepada bayi-bayi lain. (Sri Noviarni)
(nfl)
Berita Terkait
Zwitsal Bersama Alfamart...
Zwitsal Bersama Alfamart Jaga Kesehatan Kulit 3.000 Bayi Indonesia Melalui ‘4 Langkah AKSI’
Pemulung Temukan Bayi...
Pemulung Temukan Bayi Baru Dillahirkan di Dalam Gorong-gorong
BoBohopanna Luncurkan...
BoBohopanna Luncurkan Lini Baru 'Pannadaily', Outfit Harian buat Si Kecil
Salahnya Apa? Bayi Baru...
Salahnya Apa? Bayi Baru Lahir Ini Dibuang di Kali Cengkareng
Merangkak Naik, Pasar...
Merangkak Naik, Pasar Popok Bayi Diramal Tembus Rp938 Triliun
Sadis! Bayi Prematur...
Sadis! Bayi Prematur dengan Tali Pusar Menempel Dibuang ke Kali Cipinang
Berita Terkini
Desta Bagikan Kabar...
Desta Bagikan Kabar usai Operasi Mata, Begini Kondisinya Sekarang
1 jam yang lalu
KIKO dan LOLA Siap Sapa...
KIKO dan LOLA Siap Sapa Penggemar di Pollux Mall Cikarang, Gratis!
1 jam yang lalu
Mediasi Ruben Onsu dan...
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Masih Buntu, Sidang Ditunda hingga 6 Agustus
2 jam yang lalu
Viral! Shakira Sapa...
Viral! Shakira Sapa Penggemar Pakai Bahasa Korea usai Bertemu BTS
2 jam yang lalu
Tak Ada Persiapan Khusus,...
Tak Ada Persiapan Khusus, Ruben Onsu Datang Santai ke Sidang Mediasi
3 jam yang lalu
MNCTV Buka Audisi KDI...
MNCTV Buka Audisi KDI 2026 dan DMD Panggung Rezeki di Klaten, Kesempatan Wujudkan Mimpi Jadi Bintang Dangdut
3 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved