Manfaat Vitamin D untuk Luka Bakar

Rabu, 08 November 2017 - 22:32 WIB
Manfaat Vitamin D untuk...
Manfaat Vitamin D untuk Luka Bakar
A A A
JAKARTA - Matahari merupakan salah satu sumber vitamin D yang paling terkenal. Manfaatnya tak hanya membantu menguatkan tulang. Sebuah studi menemukan suplemen vitamin D juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka bakar yang parah, serta mencegah infeksi dan jaringan parut.

Dua peneliti, Janet Lord dan Khaled Al-Tarrah dari Universitas Birmingham di Inggris melakukan penelitian untuk menemukan bagaimana vitamin D membantu pemulihan luka bakar. Para peneliti menilai ada kemajuan pemulihan lebih dari setahun pada pasien dengan luka bakar yang parah.

Studi ini menemukan bahwa pasien dengan tingkat vitamin D yang lebih tinggi memiliki prognosis yang lebih baik dengan penyembuhan luka yang lebih baik, komplikasi yang lebih sedikit dan jaringan parut yang lebih sedikit.

Vitamin D diketahui memiliki tindakan antibakteri yang dapat membantu memerangi infeksi. “Oleh karena itu membantu penyembuhan luka pada pasien luka bakar” kata periset.

Pasien luka bakar cenderung memiliki kadar vitamin D yang lebih rendah. Untuk itu, mereka yang terkena luka bakar bisa mengkonsumsi suplemen vitamin.

"Menambahkan vitamin D merupakan cara yang sederhana, aman dan hemat biaya untuk memperbaiki hasil pasien luka bakar, dengan biaya minimal untuk NHS," kata Lord.

"Tingkat vitamin D yang rendah dikaitkan dengan hasil buruk pada pasien luka bakar termasuk infeksi yang mengancam jiwa, kematian dan penyembuhan luka yang tertunda," tambahnya.

Sementara, sumber vitamin D lainnya bisa melalui jamur atau mengkonsumsi telur. Mengkonsumsi jamur secara teratur dalam bentuk matang, dipanggang atau digoreng bermanfaat untuk menyemnbuhkan luka bakat.

Telur pun menjadi sumber vitamin D. Ada beberapa orang yang hanya makan putih telur dan membuang kuning telurnya. Namun, untuk mendapatkan nutrisi maksimal, kuning telur kaya akan vitamin D.

Demikian dengan susu kedelai. Tak hanya mengandung vitamin D, juga vitamin C, protein dan zat besi yang baik. Susu kedelai sebenarnya diturunkan dengan merendam kedelai kering dan menggilingnya bersama air. Mengkonsumsi susu kedelai secara teratur dapat membantu dalam menyediakan tubuh dengan jumlah vitamin D.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Menembus Lima Abad Sejarah...
Menembus Lima Abad Sejarah Jakarta dari Kamar House of Tugu di Kota Tua
21 menit yang lalu
Bongkar: Debi Ceper...
Bongkar: Debi Ceper Beberkan Alasan Tetap Bertahan di Dunia Hiburan
55 menit yang lalu
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
1 jam yang lalu
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
1 jam yang lalu
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
2 jam yang lalu
Belum Move On, Aji Darmaji...
Belum Move On, Aji Darmaji Tak Kuat Lihat Rumah Lama dengan Mpok Alpa di Ciganjur
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved