Bahaya Bakteri Dalam Mulut

Jum'at, 17 November 2017 - 17:03 WIB
Bahaya Bakteri Dalam...
Bahaya Bakteri Dalam Mulut
A A A
JAKARTA - Dalam bentuk apapun bakteri berbahaya pada tubuh karena bisa menyebabkan implikasi serius. Studi baru menemukan bakteri yang berada di mulut bisa menyebabkan radang usus karena mengaktifkan sel kekebalan untuk memicu peradangan di usus.

Jika Anda telah menderita penyakit usus inflamasi apapun, Anda perlu memeriksanya lebih awal dan mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Menurut penelitian, bakteri Klebsiella pneumoniae menjajah dalam usus dari keseimbangan mikroba, sel kekebalan yang disebut T helper 1 (TH1) menjadi terlalu aktif dalam usus, mengakibatkan radang usus yang menyebabkan onset penyakit radang usus.

Bakteri mulut misalnya. Rata-rata, manusia menelan 1,5 liter air liur yang mengandung bakteri setiap hari yang mungkin memiliki efek berbahaya pada kesehatan.

"Kami melihat bahwa mikroba oral relatif diperkaya dengan mikrobiologi usus pasien dengan beberapa penyakit seperti penyakit radang usus besar, infeksi HIV, dan kanker usus besar dibandingkan dengan individu sehat," kata Masahira Hattori, Profesor di Universitas Waseda di Tokyo.

Selama penelitian, tim peneliti memberikan sampel air liur dari individu penyakit kandung dan peradangan yang sehat pada tikus bebas kuman.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science ini mengungkap, setelah enam sampai delapan minggu, kandungan mikroba dari kotoran tikus dianalisis dan menunjukkan sekitar 20 jenis bakteri mulut hadir pada tikus ini.

Namun, para periset menyarankan penggunaan antibiotik jangka panjang dan jangka panjang karena Klebsiella pneumoniae bisa bertahan di usus.

Studi lain, yang dipimpin peneliti dari Universitas Sun Yat-sen di Guangzhou, China menyarankan agar mengobati penyakit gusi secara signifikan dapat menurunkan tekanan darah.

"Studi ini menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa intervensi periodontal intensif saja dapat mengurangi tingkat tekanan darah, menghambat peradangan dan memperbaiki fungsi endotel," kata pemimpin penulis Jun Tao, kepala departemen Hipertensi dan Penyakit Vaskular di universitas tersebut.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
11 menit yang lalu
Perluas Lini Produk,...
Perluas Lini Produk, SOME BY MI Luncurkan Cica Anti Hair Loss Hair Serum
21 menit yang lalu
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
30 menit yang lalu
Soroti Kasus Penyekapan...
Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Veronica Tan Ingatkan Bahaya Hubungan Toxic
57 menit yang lalu
Sarwendah Laporkan Ruben...
Sarwendah Laporkan Ruben Onsu ke KPAI Terkait Pengasuhan dan Nafkah Anak
1 jam yang lalu
Juara MasterChef Indonesia...
Juara MasterChef Indonesia Ini Pernah Kesurupan, Pengakuan Stephanie Mayerson Ini Bikin Bulu Kuduk Merinding
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved